Wagub Emil : 920 Dapur MBG Sudah Beroperasi, 2100 Masih Progres

- Penulis

Rabu, 1 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

garudaxpose | Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mengatakan bahwa dirinya telah bertemu Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang menyebut ada sekitar 920 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah beroperasi, sedangkan 2100 sedang dipantau progresnya.
 
“Apabila progresnya lambat maka dilakukan roll back, dan pemprov Jatim akan terus mengawal program MBG tersebut,” kata Wagub Emil.
 
Emil menegaskan, MBG merupakan program strategis yang sangat besar.

“Jadi kami semua bekerja, gubernur bekerja,  jadi ada masukan apa peran Pemprov, apa dukungan anggaran? hari ini Kepala Dinas Kesehatan mengikuti rapat virtual dengan Kemendagri dan seluruh kepala dinas kesehatan untuk membahas bagaimana positioning pemerintah daerah,” Tukasnya.

“Tapi kalau banyak pintu komunikasi khawatirnya simpang siur informasinya. Jadi kami bekerja dengan BGN, tapi mohon dimaklumi kalau informasi tentang MBG satu pintu,” Lanjut Emil.
 
Sementara itu anggota DPRD Jatim, Aufa Zhafiri mengatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program pusat yang dibiayai sepenuhnya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, Fraksi Partai Gerindra berpandangan bahwa Pemerintah Provinsi tidak boleh hanya berdiam diri.
 
“Pada postur anggaran 2025, kami mencatat adanya alokasi sekitar Rp800 miliar untuk menyongsong program ini, meskipun akhirnya dikembalikan ke kas daerah. Tetapi berdasarkan data faktual yang kami miliki, terdapat beberapa dapur MBG di daerah-daerah lain yang justru sudah mendapat dukungan dari Pemprov,” ujar Aufa.
 
Menurutnya, dari perspektif sosiologis, program ini memiliki multiplier effect yang sangat besar, membuka lapangan kerja baru, mengurangi pengangguran, menggerakkan ekonomi di desa-desa, hingga memperkuat relasi sosial masyarakat pada level akar rumput.

Dengan perputaran uang diperkirakan mencapai Rp4 triliun per bulan atau hampir Rp50 triliun per tahun 2026, yang nilainya dua kali lebih besar dari PAD Jawa Timur.
 
“Maka jelas manfaatnya sangat nyata. Pertanyaan kami, mengapa dalam RAPBD 2026 tidak tampak dukungan Pemprov untuk menyiapkan infrastruktur sosial, ekonomi, maupun dukungan kelembagaan bagi program tersebut?” Tanyanya. (Septyan)

Sumber : Dinas Kominfo Provinsi Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Santri, Kakanwil Kamenag Banten Silaturhami Ke Abuya Muhtadi
Penguatan Moderasi Beragama dan Ekoteologi, Kakanwil Kemenag Banten Tekankan Konsep 4K
Heboh! Oknum Kepsek SMP di Tapteng Diduga Terlibat Pelecehan Seksual, Disdik Angkat Bicara
Info Giat Wagub Bali Terkait HUT Laskar Bali Shanti dan Giat IWO Tanam Mangrove
Moderasi Beragama Dan Ekoteologi Jadi Bekal PPPK, Kamenag Layani Masyarakat
Hadir di UKW PWI, Polres Probolinggo Dorong Wartawan Makin Kompeten dan Beretika
Peduli Lingkungan dan Mitigasi Bencana, Rumah Zakat Probolinggo Bersama Destana Mangunharjo Bersihkan TPU Sumber Arum
Suraji, Korban Keenam Karhutla Bromo, Dimakamkan di Kampung Halaman di Lumbang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Hari Santri, Kakanwil Kamenag Banten Silaturhami Ke Abuya Muhtadi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Penguatan Moderasi Beragama dan Ekoteologi, Kakanwil Kemenag Banten Tekankan Konsep 4K

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:51 WIB

Heboh! Oknum Kepsek SMP di Tapteng Diduga Terlibat Pelecehan Seksual, Disdik Angkat Bicara

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:04 WIB

Info Giat Wagub Bali Terkait HUT Laskar Bali Shanti dan Giat IWO Tanam Mangrove

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Moderasi Beragama Dan Ekoteologi Jadi Bekal PPPK, Kamenag Layani Masyarakat

Berita Terbaru