KPK Periksa Dua Mantan Pejabat Dinsos dan Belasan Petugas PKH Brebes Soal Dugaan Korupsi Bansos Covid-19

- Penulis

Rabu, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan:Pemeriksaan Maraton 90 Menit Digelar di Mapolres Brebes, Fokus Dalami Penyaluran Bantuan Beras Era Pandemi

BREBES,GarudaXpose.com//- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah saksi terkait dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Brebes. Pemeriksaan tersebut digelar di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Brebes, Rabu (9/9).

Dalam agenda pemeriksaan tersebut, penyidik KPK menghadirkan dua mantan pejabat di Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Brebes hingga jajaran petugas Program Keluarga Harapan (PKH).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua mantan pejabat Dinsos yang dipanggil adalah Masfuri yang menjabat sebagai Kepala Dinsos Brebes pada tahun 2020, dan Hasan Basri yang pada tahun 2020 menjabat sebagai Kepala Bidang Bantuan Sosial (Kabid Bansos) Dinsos Brebes.

Tidak hanya unsur Dinsos, KPK juga menghadirkan koordinator hingga pendamping PKH wilayah Brebes. Mereka yang diperiksa masing-masing adalah Fatah El Zaman selaku Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH tahun 2020, serta koordinator PKH tingkat kecamatan tahun 2020 yakni Hendrik Maulana dan Agus Dwi P. Selain itu, sebanyak 12 orang pendamping PKH turut hadir memenuhi panggilan pemeriksaan.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Mantan Kepala Dinsos Brebes, Masfuri, membenarkan adanya pemeriksaan oleh KPK tersebut. Ia mengungkapkan bahwa materi pemeriksaan hanya seputar pelaksanaan program bantuan beras Covid-19.

“Ditanya soal pelaksana program bantuan beras Covid-19. Saya mendampingi korkab PKH,” ujar Masfuri singkat.

Masfuri menambahkan, dalam pemeriksaan hari itu, KPK hanya memintai keterangan dari pihak Dinsos dan PKH. Ia mengaku tidak melihat adanya pemeriksaan terhadap pihak Perum Bulog Wilayah Jawa Tengah yang sebelumnya dikabarkan juga akan menjalani pemeriksaan di Polres Brebes.

“Cuma dari Dinsos dan PKH. Tidak melihat pemeriksaan dari pihak Bulog,” tandasnya.

Hal senada dibenarkan oleh Koordinator PKH Kabupaten Brebes, Hendrik Maulana. Ia menjelaskan bahwa proses pemeriksaan oleh penyidik KPK berlangsung cukup singkat, yakni sekitar 90 menit.

Pemeriksaan dimulai pada pukul 10.00 WIB dan berakhir pada pukul 11.30 WIB.
Yuuk
“Mulai masuk jam 10.00, terus menjelang dhuhur sekitar 11.30 sudah boleh pulang,” terang Hendrik Maulana.***

(4905)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Alun-Alun Brebes, Gus Bill Mengubah Bawang Merah Jadi Bahasa Hati
Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang
Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan UMKM di Kota Tangerang, DPRD Usulkan Dua Raperda Inisiatif 
DPD Gerindra Sumut Buka Suara soal Pemakzulan Masinton, Sikap DPC Tapteng Disebut Tanpa Koordinasi
Refleksi Dies Natalis ke-13 LSM PMPR Indonesia: Dadan Nugraha Meneguhkan Esensi Gerakan Sosial dan Integritas Kebijakan Publik
DIDUGA ADA JUAL BELI AIR IRIGASI DI SKUNDER KALIPAHIT, WARGA TEGALDLIMO PERSOALKAN PUNGUTAN Rp50 RIBU
Melalui 110 Warga Melaporkan Kejadian Diduga Pencurian Sepeda Motor Di Perum Metro Munjul Solear, Gerak Cepat Jajaran Kepolisian Polsek Cisoka Datangi TKP
Rotasi Jabatan di Kodim 0825/Banyuwangi, Sejumlah Perwira Dipercaya Emban Tugas Baru

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:28 WIB

KPK Periksa Dua Mantan Pejabat Dinsos dan Belasan Petugas PKH Brebes Soal Dugaan Korupsi Bansos Covid-19

Rabu, 9 September 2026 - 15:36 WIB

Di Alun-Alun Brebes, Gus Bill Mengubah Bawang Merah Jadi Bahasa Hati

Rabu, 9 September 2026 - 10:55 WIB

Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang

Rabu, 9 September 2026 - 10:03 WIB

Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan UMKM di Kota Tangerang, DPRD Usulkan Dua Raperda Inisiatif 

Rabu, 9 September 2026 - 07:29 WIB

DPD Gerindra Sumut Buka Suara soal Pemakzulan Masinton, Sikap DPC Tapteng Disebut Tanpa Koordinasi

Berita Terbaru