GarudaXpose.com | Lumajang — Sinergi antarlini aparat keamanan kembali ditunjukkan dalam menjaga kelestarian tradisi lokal masyarakat. Aparat gabungan TNI dan Polri turun tangan mengamankan jalannya pertunjukan kesenian tradisional Ujung yang berlangsung di Lapangan Dusun Bulak Wareng, Desa Sememu, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (6/9/2026).
Pengamanan ketat tersebut dilakukan secara bergotong royong oleh Bhabinkamtibmas Polsek Pasirian, Aipda Siono, bersama Babinsa Koramil Pasirian, Sertu Imam. Kehadiran personel di lapangan bertujuan memantau pergerakan massa sekaligus memastikan agenda kebudayaan warga tersebut berjalan tertib, aman, dan kondusif dari awal hingga akhir.
Kapolsek Pasirian, Iptu Loni Roi Madhona, menegaskan bahwa tindakan preventif ini merupakan bentuk nyata pelayanan negara dalam mengawal kegiatan masyarakat yang melibatkan pengumpulan massa dalam jumlah besar.
”Kami hadir untuk memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman dan lancar. Anggota mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan demi menjaga ketertiban umum,” ujar Iptu Loni.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia memaparkan bahwa stabilitas wilayah tidak hanya bergantung pada tindakan aparat, melainkan hasil dari kolaborasi aktif antara masyarakat, TNI, dan Polri. Dalam pengamanan tersebut, petugas turut memberikan imbauan humanis agar para penonton tidak terprovokasi aksi yang berpotensi memicu bentrokan selama laga kesenian Ujung berlangsung.
Hingga seluruh rangkaian acara selesai, situasi di wilayah Desa Sememu dilaporkan sepenuhnya kondusif, tanpa adanya insiden yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Keberhasilan ini menjadi potret penguatan sinergitas TNI-Polri dalam mengawal stabilitas keamanan berbasis pendekatan sosial-budaya di daerah.












