Serunya Arung Jeram Pekalen Rafting Probolinggo Ditengah Derasnya Banjir

- Penulis

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com|Probolinggo  – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Probolinggo dalam beberapa pekan terakhir tidak menyurutkan minat wisatawan untuk menikmati wisata petualangan. Di tengah laporan banjir yang sempat melanda delapan kecamatan, destinasi arung jeram justru menunjukkan aktivitas yang relatif stabil.

Salah satu lokasi yang tetap ramai dikunjungi adalah Pekalen Rafting yang berada di Desa Pesawahan, Kecamatan Tiris. Pantauan di lapangan pada Selasa (20/1/2026) siang menunjukkan aktivitas wisata di kawasan tersebut berjalan normal dan tetap bergeliat.

Sekitar pukul 14.00 WIB, dua unit bus besar yang membawa rombongan wisatawan tiba di area basecamp Pekalen Rafting. Mereka bergabung dengan wisatawan lokal yang telah bersiap untuk mengarungi jeram Sungai Pekalen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi pecinta olahraga arus deras, musim hujan justru menjadi momentum yang dinantikan. Aris, kru operator Pekalen Rafting, menyebutkan bahwa karakter sungai pada musim hujan menawarkan sensasi berbeda dibandingkan musim kemarau.

“Pada musim hujan, debit air relatif stabil dengan arus yang lebih deras. Tantangan dan keseruannya tentu meningkat,” ujar Aris, Rabu (21/1/2026).

Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah, tetap menjadikan Probolinggo sebagai tujuan wisata petualangan, meskipun cuaca cenderung ekstrem.

Namun demikian, pengelolaan wisata arung jeram di tengah potensi banjir kiriman memerlukan penerapan standar keselamatan yang ketat. Manajemen Pekalen Rafting mengklaim telah menyiapkan sistem mitigasi berlapis untuk meminimalkan risiko akibat perubahan debit air sungai secara mendadak.

Langkah pengamanan yang diterapkan meliputi pemantauan debit air berbasis teknologi melalui pemasangan CCTV di sejumlah titik strategis sungai, analisis kondisi cuaca di wilayah hulu, hingga penerapan prosedur pembatalan kegiatan apabila indikator keselamatan tidak terpenuhi.

Selain itu, setiap perahu wisata dilengkapi dengan dua kru safety guard berpengalaman untuk memastikan keselamatan peserta selama pengarungan.

“Kami memasang CCTV di beberapa titik sungai. Jika kondisi cuaca tidak memungkinkan dan debit air berpotensi berbahaya, maka kegiatan tidak akan kami paksakan. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama,” tegas Aris.

Hingga saat ini, pihak pengelola menilai kombinasi antara tantangan arus deras dan penerapan protokol keselamatan yang disiplin menjadi kunci utama tetap terjaganya daya tarik wisata arung jeram di Kabupaten Probolinggo, meski di tengah tantangan cuaca ekstrem.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hasil Musyawarah Lintas Sektor, Pembuang Sampah di Jalur Kawah Ijen Terancam Diproses Hukum
Bikin Nyaman Wisatawan, Polsek Pronojiwo Kawal Wisata Tumpak Sewu Lumajang Hingga Dasar Sungai
Ada WNA Menginap? Pemilik Penginapan Diminta Aktif Laporkan Keberadaannya
Puncak RRI Fest 2026 Angkat Kearifan Lokal dan Perkuat Kolaborasi
Info Buleleng, Gubernur Koster Pimpin Pembongkaran Bangunan Vila di Areal Hutan Desa Pejarakan
Daya Tarik Air Terjun Kapas Biru Pronojiwo Mulai Pikat Wisatawan Mancanegara
Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke “TUMPAK SEWU” Tembus 600 hingga 700 Orang Per Hari, Dongkrak Pajak Daerah Tembus Rp240 Juta Per Bulan
Polisi dan TNI Pantau Wisatawan di Dasar Tumpak Sewu, Antisipasi Pungli

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:55 WIB

Hasil Musyawarah Lintas Sektor, Pembuang Sampah di Jalur Kawah Ijen Terancam Diproses Hukum

Minggu, 27 September 2026 - 05:39 WIB

Bikin Nyaman Wisatawan, Polsek Pronojiwo Kawal Wisata Tumpak Sewu Lumajang Hingga Dasar Sungai

Sabtu, 26 September 2026 - 08:09 WIB

Ada WNA Menginap? Pemilik Penginapan Diminta Aktif Laporkan Keberadaannya

Selasa, 15 September 2026 - 05:46 WIB

Puncak RRI Fest 2026 Angkat Kearifan Lokal dan Perkuat Kolaborasi

Sabtu, 12 September 2026 - 06:38 WIB

Info Buleleng, Gubernur Koster Pimpin Pembongkaran Bangunan Vila di Areal Hutan Desa Pejarakan

Berita Terbaru