Segoro Topeng Kaliwungu Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Daerah Berbasis Pariwisata

- Penulis

Sabtu, 6 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang mendorong pengembangan Segoro Topeng Kaliwungu 2026 tidak hanya sebagai agenda seni budaya, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi daerah yang mampu menghubungkan sektor pariwisata dengan berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.

Pendekatan tersebut menempatkan kegiatan budaya sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan wisatawan, tetapi juga pada penguatan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan berbagai sektor usaha yang saling mendukung.

Hal tersebut disampaikan dalam talkshow bersama RRI Jember yang digelar secara daring, Kamis (4/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, menegaskan bahwa pengembangan pariwisata di Lumajang saat ini diarahkan pada penguatan manfaat ekonomi yang lebih luas, bukan sekadar peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.

Menurutnya, sektor pariwisata memiliki daya ungkit yang besar karena melibatkan banyak pelaku usaha dan aktivitas ekonomi yang saling terhubung, mulai dari UMKM, transportasi lokal, penyedia akomodasi, pelaku ekonomi kreatif, hingga pemasok berbagai produk lokal.

“Pariwisata tidak bisa dipandang sebagai sektor yang berdiri sendiri. Di dalamnya terdapat keterkaitan dengan UMKM, ekonomi kreatif, transportasi, perdagangan, hingga berbagai usaha masyarakat yang saling mendukung,” ujarnya.

Karena itu, setiap agenda pariwisata, termasuk Segoro Topeng Kaliwungu, tidak hanya ditujukan untuk menarik wisatawan, tetapi juga menjadi sarana untuk menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai sektor.

Menurut Patria, pengembangan pariwisata saat ini tidak lagi berfokus pada masing-masing destinasi secara terpisah, melainkan mendorong keterhubungan antarobjek wisata, pelaku usaha, dan komunitas masyarakat agar manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan lebih luas.

Dengan pendekatan tersebut, destinasi wisata, pelaku UMKM, sektor ekonomi kreatif, dan berbagai layanan pendukung lainnya dapat tumbuh secara bersama-sama dalam satu ekosistem yang saling menguatkan.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pariwisata tidak hanya diukur dari banyaknya wisatawan yang datang, tetapi juga dari sejauh mana aktivitas pariwisata mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal.

“Yang kita dorong bukan sekadar ramai pengunjung, tetapi bagaimana dampaknya bisa menggerakkan ekonomi masyarakat secara nyata,” tegasnya.

Melalui pendekatan tersebut, Segoro Topeng Kaliwungu diharapkan tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi lokal yang mampu memperkuat sektor pariwisata, UMKM, ekonomi kreatif, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diresmikan, Destinasi Wisata Air Alami di Desa Tamansari Siap Menjadi Daya Tarik Baru Banyuwangi
Hasil Musyawarah Lintas Sektor, Pembuang Sampah di Jalur Kawah Ijen Terancam Diproses Hukum
Bikin Nyaman Wisatawan, Polsek Pronojiwo Kawal Wisata Tumpak Sewu Lumajang Hingga Dasar Sungai
Ada WNA Menginap? Pemilik Penginapan Diminta Aktif Laporkan Keberadaannya
Puncak RRI Fest 2026 Angkat Kearifan Lokal dan Perkuat Kolaborasi
Info Buleleng, Gubernur Koster Pimpin Pembongkaran Bangunan Vila di Areal Hutan Desa Pejarakan
Daya Tarik Air Terjun Kapas Biru Pronojiwo Mulai Pikat Wisatawan Mancanegara
Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke “TUMPAK SEWU” Tembus 600 hingga 700 Orang Per Hari, Dongkrak Pajak Daerah Tembus Rp240 Juta Per Bulan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Diresmikan, Destinasi Wisata Air Alami di Desa Tamansari Siap Menjadi Daya Tarik Baru Banyuwangi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:55 WIB

Hasil Musyawarah Lintas Sektor, Pembuang Sampah di Jalur Kawah Ijen Terancam Diproses Hukum

Minggu, 27 September 2026 - 05:39 WIB

Bikin Nyaman Wisatawan, Polsek Pronojiwo Kawal Wisata Tumpak Sewu Lumajang Hingga Dasar Sungai

Sabtu, 26 September 2026 - 08:09 WIB

Ada WNA Menginap? Pemilik Penginapan Diminta Aktif Laporkan Keberadaannya

Selasa, 15 September 2026 - 05:46 WIB

Puncak RRI Fest 2026 Angkat Kearifan Lokal dan Perkuat Kolaborasi

Berita Terbaru