Wisman Makin Banyak Datang ke Tumpak Sewu, Cerita Perjalanan Wisman Jadi Promosi Organik

- Penulis

Rabu, 12 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Lumajang – Satu perjalanan ke Air Terjun Tumpak Sewu bisa membawa cerita tentang Lumajang jauh melampaui kawasan wisata. Foto, video, dan pengalaman yang dibagikan wisatawan mancanegara melalui media sosial ikut mengenalkan pesona destinasi tersebut kepada calon wisatawan di berbagai negara.

Pengelola Tumpak Sewu, Dwi Rumanto, mengatakan kunjungan wisatawan mancanegara dalam beberapa waktu terakhir meningkat sekitar 30–40 persen. Dalam kondisi normal, wisatawan asing yang berkunjung berada di kisaran 100–200 orang per hari.

“Kunjungan wisatawan melonjak antara 30–40 persen, utamanya yang dari luar negeri,” ujar Dwi, Rabu (12/8/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, wisatawan mancanegara yang datang juga semakin beragam. Jika sebelumnya kunjungan lebih banyak berasal dari China, kini wisatawan dari sejumlah negara Eropa dan Malaysia juga semakin terlihat.

“Itu yang banyak dari Eropa, China, dan Malaysia,” katanya.

Bagi Dwi, setiap wisatawan yang datang membawa lebih dari sekadar pengalaman berkunjung. Ketika mereka mengabadikan panorama Tumpak Sewu dan membagikannya melalui media sosial, pengalaman tersebut secara tidak langsung menjadi cerita yang memperkenalkan destinasi kepada orang lain.

Promosi semacam itu tumbuh dari pengalaman langsung wisatawan. Mereka membagikan apa yang dilihat dan dirasakan selama perjalanan, sehingga informasi tentang Tumpak Sewu dapat menjangkau jejaring yang lebih luas tanpa harus selalu melalui promosi formal.

“Harapannya tidak hanya sekarang, tapi ke depan lebih banyak lagi yang datang. Dengan adanya mereka secara tidak langsung membantu promosi kita di luar negeri melalui media sosial mereka,” ungkap Dwi.

Cerita perjalanan wisatawan juga memberi peluang bagi masyarakat sekitar untuk ikut memperoleh manfaat dari aktivitas pariwisata. Kehadiran wisatawan dapat menghidupkan berbagai layanan pendukung, mulai dari jasa pemandu, transportasi, kuliner, hingga usaha masyarakat di sekitar kawasan wisata.

Karena itu, pengalaman wisatawan selama berada di Tumpak Sewu menjadi bagian penting yang perlu terus dijaga. Pelayanan yang baik, lingkungan yang terawat, serta keterlibatan masyarakat dapat membantu menciptakan kesan positif bagi setiap pengunjung.

Kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara menjadi salah satu perkembangan yang dicatat pengelola Tumpak Sewu. Di saat yang sama, cerita yang dibawa pulang para wisatawan membuka ruang promosi yang tumbuh secara organik dari pengalaman mereka sendiri.

Dari satu perjalanan, cerita tentang keindahan Tumpak Sewu dapat berpindah dari satu layar ke layar lainnya dan memperkenalkan Lumajang kepada lebih banyak orang di luar daerah, bahkan di berbagai negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tao Toba Jou Jou 2026: Budaya, Pariwisata dan UMKM Bersatu, Transaksi Capai Rp6,05 Miliar
Asesor UNESCO Apresiasi Komitmen Banyuwangi Menjaga Standar Pengelolaan Geopark Ijen
Gubernur Koster Tegaskan Hotel, Villa, Restaurant, Mall harus Gunakan PLTS Atap
Geopark Ijen Jalani Revalidasi UNESCO Global Geopark, Banyuwangi Tunjukkan Komitmen Jaga Warisan Dunia
Efek BEC, KAI Layani 12 Ribu Lebih Pelanggan Tujuan Banyuwangi
PSOI Banyuwangi Sukses Gelar Kejurkab dan Kejurprov Surfing 2026 di Pantai Pulau Merah, Diikuti 80 Peserta
Akamsi Lumajang Temukan Mahakarya Bersejarah di Aliran Sungai Wisata Selokambang
BEC 2026 “Perang Bayu” Memukau Ribuan Penonton, Pariwisata Banyuwangi Makin Bergairah

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Wisman Makin Banyak Datang ke Tumpak Sewu, Cerita Perjalanan Wisman Jadi Promosi Organik

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:40 WIB

Tao Toba Jou Jou 2026: Budaya, Pariwisata dan UMKM Bersatu, Transaksi Capai Rp6,05 Miliar

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:23 WIB

Asesor UNESCO Apresiasi Komitmen Banyuwangi Menjaga Standar Pengelolaan Geopark Ijen

Kamis, 6 Agustus 2026 - 02:36 WIB

Gubernur Koster Tegaskan Hotel, Villa, Restaurant, Mall harus Gunakan PLTS Atap

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:12 WIB

Geopark Ijen Jalani Revalidasi UNESCO Global Geopark, Banyuwangi Tunjukkan Komitmen Jaga Warisan Dunia

Berita Terbaru