Garudaxpose.com |Banyuwangi – Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Kabupaten Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam membina dan mengembangkan olahraga selancar ombak dengan menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) dan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Surfing 2026 di kawasan wisata Pantai Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.
Kejuaraan yang berada di bawah naungan Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) ini diikuti sekitar 80 atlet selancar dari berbagai daerah. Mereka bersaing menampilkan kemampuan terbaik dalam menaklukkan ombak Pulau Merah yang dikenal sebagai salah satu lokasi surfing terbaik di Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum Gandrung Surfing, Poniran, yang akrab disapa Pak Rake, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet muda agar mampu berprestasi hingga tingkat nasional bahkan internasional.
“Melalui kejuaraan ini kami ingin melahirkan bibit-bibit atlet surfing Banyuwangi yang mampu membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan keindahan Pantai Pulau Merah sebagai destinasi sport tourism,” ungkap Pak Rake.
Sementara itu, Ketua PSOI Kabupaten Banyuwangi, Zaenal Arifin, menjelaskan bahwa pelaksanaan Kejurkab dan Kejurprov merupakan bagian dari program pembinaan olahraga prestasi sekaligus upaya memperkuat eksistensi surfing sebagai cabang olahraga yang terus berkembang di Banyuwangi. Ia juga berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik menekuni olahraga selancar.
Kejuaraan berlangsung dalam suasana kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam menghadapi karakter ombak Pulau Merah yang menjadi daya tarik utama bagi peselancar.
Selain menjadi ajang pencarian prestasi, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat sekitar. Kehadiran atlet, ofisial, keluarga peserta, dan wisatawan turut meningkatkan aktivitas pelaku UMKM, penginapan, kuliner, hingga jasa wisata di kawasan Pantai Pulau Merah.
PSOI Kabupaten Banyuwangi berharap kejuaraan ini dapat menjadi agenda rutin yang mampu mencetak atlet-atlet surfing berprestasi sekaligus memperkuat posisi Banyuwangi sebagai salah satu pusat olahraga selancar di Indonesia.
Dukungan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, komunitas surfing, pelaku wisata, hingga masyarakat, dinilai menjadi kunci sukses terselenggaranya kejuaraan dan pengembangan olahraga surfing di masa mendatang.(kevin)














