TASYAKURAN & PELEPASAN SANTRI ANGKATAN II SMP TAHFIDZ AL-KARIM BOARDING SCHOOL, LAHIRKAN GENERASI CERDAS DAN HAFIZ AL-QUR’AN

- Penulis

Minggu, 7 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com I Bangkinang- SMP Tahfidz Al-Karim Boarding School yang berlokasi di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, menggelar acara istimewa tasyakuran sekaligus pelepasan santri Angkatan II kelas IX, Sabtu (06/06). Momen penuh makna ini dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas, H. Panguhum Nasution, S.Sos, yang turut merayakan keberhasilan para santri, termasuk putrinya sendiri yang menorehkan prestasi gemilang.

Acara yang berlangsung khidmat namun penuh kehangatan ini menjadi bukti nyata keberhasilan lembaga pendidikan dalam menggabungkan ilmu umum dan ilmu agama, melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, namun juga memiliki kedekatan istimewa dengan Al-Qur’an.

Dalam sambutannya, H. Panguhum Nasution, S.Sos, mengungkapkan rasa bangga dan syukur yang mendalam. Ia menyampaikan bahwa cukup banyak putra-putri terbaik dari Kabupaten Padang Lawas yang menempuh pendidikan di SMP Tahfidz Al-Karim Boarding School, sebuah langkah yang dinilainya sangat tepat untuk membentuk karakter dan keilmuan generasi penerus bangsa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami merasa sangat bangga dan bersyukur melihat banyak putra-putri Padang Lawas menimba ilmu di lembaga yang luar biasa ini. Di antaranya ada putri saya, Rizkiyah Tamaro Nasution, yang hari ini membawa kebanggaan besar bagi keluarga dan daerah, karena berhasil meraih predikat Juara Umum Hafalan Tertinggi dengan capaian 20 Juz Al-Qur’an,” ujar H. Panguhum dengan nada haru dan bangga disambut tepuk tangan hadirin.

Lebih lanjut, pejabat tinggi di lingkungan Pemkab Padang Lawas ini juga menyampaikan pesan yang memotivasi seluruh santri. Ia menegaskan bahwa prestasi bukanlah segalanya, dan keberhasilan memiliki banyak makna. Kepada para santri yang belum berkesempatan menyabet penghargaan, ia berpesan untuk tidak berkecil hati atau merasa tertinggal.

“Kepada seluruh adik-adik santri yang belum mendapatkan penghargaan hari ini, jangan pernah berkecil hati. Pintu prestasi itu selalu terbuka lebar, dan masih banyak kesempatan emas yang menanti di masa depan. Yang terpenting adalah semangat belajar yang tak pernah padam dan niat tulus untuk berbakti pada agama dan negara,” tegasnya.

Di akhir sambutan, H. Panguhum Nasution menyampaikan harapan besar akan terjalinnya kerja sama yang semakin erat dan saling menguatkan antara Pemerintah Kabupaten Padang Lawas dengan manajemen SMP Tahfidz Al-Karim Boarding School. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi generasi muda Padang Lawas untuk mendapatkan pendidikan berkualitas berbasis tahfidz.

“Semoga di masa mendatang, semakin banyak putra-putri terbaik Kabupaten Padang Lawas yang bergabung dan menuntut ilmu di sini. Mari kita dukung bersama lahirnya generasi hafiz dan hafizah yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu membawa perubahan positif bagi daerah dan bangsa,” pungkasnya.

Acara tasyakuran dan pelepasan ini ditutup dengan doa bersama serta penyerahan hadiah dan penghargaan bagi para santri berprestasi, menjadi kenangan manis sekaligus awal perjalanan baru bagi para lulusan Angkatan II SMP Tahfidz Al-Karim Boarding School.

Arman Effendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kampung Baru FC Tahan Imbang Batas Tapanuli FC, Laga Sarat Gengsi Berakhir Lewat Adu Penalti di Torusan Cup IV 2026
Terlindungi: Ijazah Ditahan Sekolah karena Tunggakan SPP, Alumni MA di Puger Terkatung-katung
“Rupiah Bukan Mainan Cukong Singapura: Prabowo Menolak Indonesia Didikte Spekulan Asing”
PMR Bukan Organisasi Sekolah Biasa Tapi Lebih Dari Itu, Berikut Disampaikan
Bakar Sampah Plastik di Lahan Perhutani, Ancam Hutan dan Terancam Sanksi Pidana
Dugaan Mandeknya Gugus Tugas Reforma Agraria di Mandailing Natal Jadi Sorotan Warga
Rupiah Melemah: Pasar Sedang Mengadili Penegak Hukum Indonesia
Sejarah Pembangunan Jalan Desa Prapat Hanya 2,3Km Terbangun itupun sudah hancur dan terkelupas dari Total 5 Km, Warga Keluhkan Akses Jalan Rusak yang Hambat Potensi Wisata dan Hasil Bumi

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:05 WIB

Kampung Baru FC Tahan Imbang Batas Tapanuli FC, Laga Sarat Gengsi Berakhir Lewat Adu Penalti di Torusan Cup IV 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:27 WIB

Terlindungi: Ijazah Ditahan Sekolah karena Tunggakan SPP, Alumni MA di Puger Terkatung-katung

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:27 WIB

“Rupiah Bukan Mainan Cukong Singapura: Prabowo Menolak Indonesia Didikte Spekulan Asing”

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:25 WIB

TASYAKURAN & PELEPASAN SANTRI ANGKATAN II SMP TAHFIDZ AL-KARIM BOARDING SCHOOL, LAHIRKAN GENERASI CERDAS DAN HAFIZ AL-QUR’AN

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:48 WIB

PMR Bukan Organisasi Sekolah Biasa Tapi Lebih Dari Itu, Berikut Disampaikan

Berita Terbaru