Diluncurkan Menteri Pariwisata, Banyuwangi Titik Awal Geopark Run Series 2026

- Penulis

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | BANYUWANGI – Kementerian Pariwisata terus mendorong dan mendukung pengembangan geopark di Indonesia, termasuk Geopark Ijen. Untuk mendorong pengembangannya, Kemenpar akan menggelar Geopark Run Series, dimana Ijen Geopark Run akan menjadi titik awal event yang bakal diikuti ribuan pelari tersebut.  

 

Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat meluncurkan Geopark Run Series 2026/2027 yang dihadiri langsung Bupati Banyuwangi Ipuk Festiandani di Jakarta, Jumat (22/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Selain Banyuwangi, ajang sport tourism nasional ini juga akan digelar di Minang, Ciletuh, dan Belitong. Banyuwangi menjadi lokasi pembuka rangkaian Geopark Run Series melalui Ijen Geopark Run yang dijadwalkan pada 23 Agustus 2026. 

 

Ajang ini diproyeksikan menjadi bagian dari penguatan sektor sport tourism sekaligus promosi kawasan Geopark Ijen. Banyuwangi dipilih karena dinilai memiliki kesiapan destinasi, infrastruktur, serta pengalaman dalam menggelar event berskala nasional maupun internasional.

 

Menpar Widiyanti mengatakan, Geopark Run Series merupakan rangkaian kegiatan sport tourism berskala nasional bahkan internasional yang mengangkat potensi destinasi geopark Indonesia melalui olahraga lari.

 

“Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengembangan sport tourism di Indonesia,” ujar Widiyanti.

 

Menurut dia, konsep Geopark Run Series mengintegrasikan olahraga lari dengan promosi destinasi geopark serta pemberdayaan masyarakat sekitar melalui sektor ekonomi kreatif dan pariwisata.

 

“Sport tourism menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi besar bagi Indonesia. Selain meningkatkan kunjungan wisatawan, kegiatan ini juga memperpanjang lama tinggal wisatawan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor akomodasi, kuliner, hingga UMKM,” katanya.

 

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Banyuwangi sebagai tuan rumah dan titik awal dari Geopark Run Series.

 

“Terima kasih atas kepercayaan Menpar. Tentu ajang ini menjadi kesempatan bagi Banyuwangi untuk semakin memperkenalkan potensi sport tourism dan kekayaan alam daerah kepada khalayak luas,” ujar Ipuk.

 

Ia menambahkan, Banyuwangi memiliki pengalaman panjang dalam penyelenggaraan event olahraga berbasis wisata. Sejumlah agenda sport tourism rutin digelar di daerah tersebut, mulai balap sepeda internasional hingga lomba lari. Termasuk tahun kemarin Ijen Gren Trail Run 2025. 

 

Pengembangan sport tourism juga dilakukan di berbagai site Geopark Ijen lainnya, termasuk di TN Alas Purwo. Sejumlah event seperti Duathlon Alas Purwo, Alas Purwo Jungle Run, hingga Alas Purwo Geopark Green Run telah digelar di kawasan tersebut.

 

“Tidak hanya lari, kami juga mengembangkan sport tourism lain seperti sepeda downhill hingga ajang balap sepeda internasional Tour de Banyuwangi Ijen yang digelar di kawasan Geopark Ijen,” ujarnya.

 

Ketua Pelaksana Geopark Run Series 2026/2027, Ihsan Ramadhi Putra, menjelaskan Ijen Geopark Run di Banyuwangi menjadi seri pembuka dalam rangkaian Geopark Run Series.

 

Registrasi peserta dibuka mulai 22 Mei hingga 19 Juli 2026. Pengambilan race pack collection (RPC) dijadwalkan pada 21-22 Agustus, sedangkan race day berlangsung pada 23 Agustus 2026 di Banyuwangi.

 

Setelah dari Banyuwangi nantinya dilanjut Minang Geopark Run (Race Day 1 November), Ciletuh Geopark Run (Race Day 17 Januari 2027), dan Belitong Geopark Run (Race Day 18 April). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa
Uni Emirat Arab Tinjau Progres Pembangunan Pengolahan Sampah 3R di Banyuwangi
Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi
APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh
Sonny T. Danaparamita Gandeng APAC Cyber Security Fund, Bekali UMKM Banyuwangi Hadapi Ancaman Siber
Bupati Ipuk Ajak JMSI Banyuwangi Bangun Jurnalisme Berkualitas dan Dorong Potensi Daerah
Polemik Tanah Pengairan di Tegalsari Kian Memanas, Dua Pihak Mengaku Sudah Keluarkan Rp25 Juta ke E-BEST Law, Legalitas AJB dan SHM Masih Menggantung
Tanah Pengairan di Desa Tegalsari Diduga Diperjualbelikan Rp150 Juta, Status AJB dan SHM Belum Jelas

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:06 WIB

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Uni Emirat Arab Tinjau Progres Pembangunan Pengolahan Sampah 3R di Banyuwangi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:13 WIB

APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:00 WIB

Sonny T. Danaparamita Gandeng APAC Cyber Security Fund, Bekali UMKM Banyuwangi Hadapi Ancaman Siber

Berita Terbaru

Daerah

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa

Sabtu, 1 Agu 2026 - 21:06 WIB