GARUDAXPOSE.COM | LUMAJANG — Sinergitas Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali ditunjukkan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di daerah. Personel gabungan menggelar pengamanan ketat terhadap kegiatan cek sound warga yang berlangsung di Desa Sukosari, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (14/9/2026) malam.
Langkah pengamanan diawali dengan apel kesiapan pasukan sekitar pukul 19.00 WIB di halaman kediaman Kepala Desa Sukosari.
Apel gabungan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kunir, Iptu Muljoko, S.H., guna memetakan ploting personel serta memastikan seluruh titik rawan keramaian terjaga dengan optimal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebanyak 33 personel gabungan diterjunkan dalam operasi pengamanan wilayah ini.
Kekuatan tersebut terdiri dari 13 personel Polsek Kunir, 14 personel Koramil Kunir, serta 6 personel BKO dari Polres Lumajang.
Dalam perencanaannya, aparat mengedepankan pendekatan yang humanis namun tetap persuasif dan sigap mengantisipasi potensi potensi gangguan keamanan.
”Kami bersama unsur TNI berkomitmen penuh menjaga agar setiap kegiatan masyarakat dapat berjalan tertib. Personel telah ditempatkan di titik-titik strategis untuk memastikan situasi di lapangan tetap terkendali,” ujar Iptu Muljoko.
Pendekatan secara edukatif dan komunikasi aktif dengan tokoh masyarakat setempat menjadi fokus utama petugas di lapangan.
Upaya preventif ini terbukti efektif menjaga ketertiban umum hingga akhir acara.
Seluruh rangkaian kegiatan cek sound masyarakat di Desa Sukosari berlangsung aman, lancar, dan kondusif.
Kehadiran aparat TNI-Polri di tengah masyarakat tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menjaga ketenteraman di wilayah hukum Polda Jawa Timur.












