Garudaxpose.com | Probolinggo – Peran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat terus diperluas melalui pendekatan yang mengedepankan komunikasi. Tidak hanya berbicara soal keamanan lingkungan, polisi juga membuka ruang dialog dengan masyarakat untuk mengetahui berbagai persoalan yang muncul dalam aktivitas sehari-hari.
Pendekatan tersebut dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kedung Galeng Polsek Wonoasih, Aipda Rizal Ardi S, saat menyambangi para petani di Jalan Sunan Drajad RT 01/RW 05, Kelurahan Kedung Galeng, Kecamatan Wonoasih, Minggu (13/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB itu diisi dengan dialog langsung bersama petani. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi kepolisian untuk mendengarkan kondisi masyarakat sekaligus menyampaikan sejumlah imbauan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu perhatian dalam dialog tersebut adalah sektor pertanian. Para petani diajak untuk ikut berperan dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah.
Komunikasi dengan petani dinilai penting karena masyarakat yang bekerja di sektor pertanian bersentuhan langsung dengan berbagai kondisi di lapangan. Persoalan yang mereka temui pun dapat diketahui lebih awal ketika terdapat ruang komunikasi yang terbuka.
Kapolsek Wonoasih Kompol Lukman H mengatakan, kegiatan sambang menjadi sarana bagi Bhabinkamtibmas untuk mengetahui kondisi masyarakat secara langsung.
“Kalau ada kendala atau masukan terkait pertanian, kami berharap petani bisa menyampaikannya kepada Bhabinkamtibmas. Nantinya informasi tersebut akan kami teruskan kepada penyuluh pertanian agar dapat ditindaklanjuti,” kata Lukman.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa komunikasi yang dibangun kepolisian tidak berhenti pada penyampaian pesan. Aspirasi yang disampaikan masyarakat juga dapat menjadi bahan koordinasi dengan pihak terkait, khususnya apabila menyangkut persoalan pertanian.
Dengan demikian, Bhabinkamtibmas memiliki peran sebagai penghubung komunikasi antara masyarakat di wilayah binaan dengan unsur terkait. Pola tersebut diharapkan membuat persoalan yang muncul tidak berhenti sebagai keluhan, tetapi dapat diteruskan untuk mendapatkan perhatian.
Di sisi lain, kegiatan sambang tetap menjadi bagian dari tugas kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas. Kehadiran anggota di tengah masyarakat sekaligus menjadi upaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan warga.
Kompol Lukman menilai keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan dalam menciptakan lingkungan yang aman. Polisi dan masyarakat perlu membangun kerja sama agar potensi gangguan keamanan dapat dicegah bersama.
“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Apabila terjadi gangguan kamtibmas atau membutuhkan bantuan polisi, masyarakat bisa segera menghubungi Bhabinkamtibmas atau layanan Polisi 110,” ujarnya.
Ajakan tersebut disampaikan agar masyarakat mengetahui bahwa kepolisian dapat dihubungi ketika terjadi persoalan yang membutuhkan penanganan. Saluran komunikasi yang tersedia juga diharapkan dimanfaatkan secara tepat oleh warga.
Bagi petani, pertemuan dengan Bhabinkamtibmas menjadi ruang untuk menyampaikan kondisi yang mereka rasakan. Sementara bagi kepolisian, dialog tersebut menjadi kesempatan untuk menyerap informasi langsung dari masyarakat.
Pendekatan secara langsung seperti ini dinilai dapat memperkuat hubungan kemitraan antara polisi dan warga. Interaksi yang rutin juga memungkinkan komunikasi berjalan lebih terbuka tanpa harus menunggu munculnya persoalan.
Dukungan terhadap ketahanan pangan menjadi bagian lain dari pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Petani didorong untuk terus berkontribusi melalui aktivitas pertanian yang dijalankan di wilayahnya.
Polsek Wonoasih pun terus mendorong agar kegiatan sambang tidak sekadar bersifat formal. Kehadiran Bhabinkamtibmas diharapkan benar-benar memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkomunikasi dan menyampaikan aspirasi.
Sinergi dengan penyuluh pertanian juga menjadi bagian penting ketika ditemukan persoalan yang membutuhkan penanganan dari sisi teknis. Kepolisian dapat meneruskan informasi yang diperoleh dari masyarakat kepada pihak yang berkompeten.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat kolaborasi lintas unsur dalam mendukung masyarakat. Keamanan lingkungan dan keberlangsungan aktivitas warga menjadi dua hal yang terus dijaga melalui komunikasi dan koordinasi.
Melalui kegiatan sambang ini, kedekatan antara Bhabinkamtibmas dan petani di Kelurahan Kedung Galeng diharapkan semakin terbangun. Masyarakat juga diharapkan tidak ragu menyampaikan informasi, baik terkait kondisi pertanian maupun persoalan kamtibmas.
Polsek Wonoasih memastikan komunikasi dengan masyarakat akan terus dilakukan. Kehadiran polisi di tengah warga diharapkan mampu memperkuat rasa aman sekaligus mendukung berbagai program pemerintah, termasuk ketahanan pangan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib dan kondusif. (Septyan)














