Perkuat Kualitas Pembangunan, Pemkab Banyuwangi Gandeng IAI Kembangkan Arsitektur Berbasis Lokal dan Berkelanjutan

- Penulis

Minggu, 13 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUDAXPOSE.COM | BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi memperkuat kolaborasi dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jawa Timur untuk mendorong pembangunan daerah yang semakin berkualitas, berkelanjutan, sekaligus tetap berakar pada identitas lokal.

 

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang Sinergi Pembangunan dan Pengembangan Potensi Daerah yang ditandatangani langsung Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Ketua IAI Jawa Timur Fafan Tri Afandy di Banyuwangi, Jumat (11/9/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kerja sama ini ke depan akan menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat kualitas pembangunan infrastruktur dan tata ruang di Banyuwangi. Termasuk mendorong keterlibatan tenaga arsitek dalam pengembangan ruang publik, bangunan pemerintahan, fasilitas pelayanan masyarakat, hingga pengembangan kawasan pariwisata.

 

Bupati Ipuk mengatakan, pemkab terus berupaya menjaga agar pembangunan tidak sekadar mengejar aspek fisik, namun juga memperhatikan kenyamanan masyarakat, keberlanjutan lingkungan, serta karakter daerah.

 

“Arsitektur tidak hanya soal kemegahan, tetapi harus berpihak kepada masyarakat. Dengan kolaborasi bersama IAI, kami ingin terus memastikan ruang publik, taman kota, hingga tata ruang wilayah melibatkan arsitek agar pembangunan lebih nyaman, berkelanjutan, dan menyejahterakan masyarakat,” ungkapnya.

 

Menurut Ipuk, Banyuwangi telah menjalankan konsep pembangunan hijau selama lebih dari 14 tahun. Banyak bangunan publik di Banyuwangi melibatkan arsitek.

 

“Kita ingin pembangunan daerah tetap berkarakter dan tidak kehilangan jati diri, namun pada saat yang sama memenuhi standar kualitas dan keberlanjutan,” kata Ipuk.

 

Ketua IAI Jawa Timur Fafan Tri Afandy mengatakan kerja sama tersebut menjadi peluang untuk semakin memperkuat ekosistem arsitektur di Banyuwangi, sekaligus meningkatkan kualitas pembangunan daerah.

 

“IAI bersama Pemkab Banyuwangi telah lama menjalin kolaborasi yang cukup intens. Kami melihat loncatan perkembangan bidang arsitektur yang cukup pesat di Banyuwangi hingga menjadikannya barometer arsitektur di Indonesia, khususnya di wilayah timur,” kata Fafan.

 

Menurut Fafan, perkembangan tersebut tidak lepas dari konsistensi Banyuwangi dalam mengembangkan arsitektur yang mengangkat identitas lokal sekaligus mengedepankan prinsip keberlanjutan.

 

Salah satu tonggaknya adalah keberhasilan Banyuwangi meraih Aga Khan Award for Architecture melalui Bandara Internasional Banyuwangi. Penghargaan tersebut merupakan salah satu penghargaan arsitektur paling bergengsi di dunia.

 

Kolaborasi dengan IAI juga diharapkan semakin memperkuat kapasitas sumber daya manusia bidang arsitektur di Banyuwangi.

 

“Dari awal hanya terdapat tiga hingga empat arsitek, kini Banyuwangi memiliki 10–16 arsitek teregistrasi, 33 konsultan perencana, serta sekitar 80 sarjana arsitektur yang kembali ke daerah,” ujarnya.

 

Melalui kerja sama ini, IAI Jawa Timur juga berkomitmen memberikan dukungan pengembangan kapasitas para arsitek dan tenaga profesional di Banyuwangi.

 

“Saat ini telah terbentuk Komisariat Wilayah IAI Banyuwangi sebagai wadah resmi bagi para arsitek lokal untuk berpraktik, berkolaborasi, dan mengembangkan kompetensi,” ujar Fafan.

 

Selain itu, IAI Jatim Komisariat Banyuwangi juga terus mengembangkan ruang diskusi publik mengenai arsitektur. Salah satunya melalui rangkaian acara Gesah dan Pameran Arsitektur yang berlangsung pada 11–13 September 2026. (Kevin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semangat Indonesia Asri, Anggota DPRD Gerindra Dapil 6 Muhaimin Sadirun Gelar Jumat Bersih dan Bagi Sarapan di Desa Pebatan Wanasari
Semangat Indonesia Asri, Anggota DPRD Gerindra Dapil 6 Muhaemin Sadirun Gelar Jumat Bersih dan Bagi Sarapan di Desa Pebatan Wanasari
Mango Carnival of Indonesia 2026 Resmi Ditutup, Wali Kota Aminuddin Dorong Mangga Probolinggo Tembus Pasar Lebih Luas
Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang mengikuti Workshop Integritas Bersama KPK untuk membangun Budaya Anti Korupsi
Kantah Kabupaten Tangerang Salurkan UGK Untuk Pembangunan KSCS, Dukung Manfaat Air Baku bagi Masyarakat
Perkuat Budaya Antikorupsi, Kantah Kabupaten Tangerang Ikuti Workshop Integritas Bersama KPK
Polisi Jogo Sekolah: Langkah Preventif Polres Jember Siapkan Pelajar Menuju Generasi Emas 2045
13 Sanggar Dug-Dug Tampil Kolosal, Gema Tabuhan Meriahkan Mango Carnival 2026 di Stadion Bayuangga

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:21 WIB

Semangat Indonesia Asri, Anggota DPRD Gerindra Dapil 6 Muhaimin Sadirun Gelar Jumat Bersih dan Bagi Sarapan di Desa Pebatan Wanasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:57 WIB

Mango Carnival of Indonesia 2026 Resmi Ditutup, Wali Kota Aminuddin Dorong Mangga Probolinggo Tembus Pasar Lebih Luas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 04:54 WIB

Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang mengikuti Workshop Integritas Bersama KPK untuk membangun Budaya Anti Korupsi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 04:51 WIB

Kantah Kabupaten Tangerang Salurkan UGK Untuk Pembangunan KSCS, Dukung Manfaat Air Baku bagi Masyarakat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 04:48 WIB

Perkuat Budaya Antikorupsi, Kantah Kabupaten Tangerang Ikuti Workshop Integritas Bersama KPK

Berita Terbaru