Seorang Pelajar MTsN 1 Lumajang menjadi Korban Peluru Nyasar

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GarudaXpose.com I Lumajang, Suasana jam istirahat di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Lumajang mendadak mencekam, Rabu (4/2/2025). Seorang pelajar berinisial NS menjadi korban peluru nyasar saat berada di lingkungan sekolah.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, ketika korban tengah berbincang bersama sejumlah temannya di koridor depan tangga lantai dua sekolah. Tiba-tiba terdengar suara letusan keras menyerupai tembakan dari arah yang belum diketahui sumbernya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sesaat setelah suara tersebut terdengar, korban merasakan nyeri hebat di paha kiri. Luka yang dialami diketahui merupakan luka tembak, disertai keluarnya darah dari bagian tubuh korban.

Mengetahui kejadian itu, pihak guru langsung memberikan pertolongan pertama sebelum membawa korban ke Puskesmas Lumajang. Karena kondisi luka cukup serius, korban kemudian dirujuk ke RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Korban diketahui merupakan pelajar asal Dusun Krajan II, Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif akibat luka tembak yang dialaminya.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, terdapat proyektil peluru yang masih bersarang di paha kiri korban.

“Korban mengalami luka tembak di paha kiri. Saat ini masih menjalani penanganan medis dan rencananya akan dilakukan tindakan operasi untuk mengangkat proyektil peluru,” ujar Ipda Suprapto.

Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap asal peluru nyasar tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan sumber tembakan serta jenis senjata yang digunakan.

“Kami masih mendalami dari mana asal peluru dan senjata yang digunakan. Penyelidikan terus berjalan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Lumajang Ikuti Retreat KPPD untuk Penguatan Kapasitas Pimpinan Daerah
Bukan Luka Kecelakaan, Pelajar di Jember Diduga Dianiaya Usai Tabrakan
Lilin Penerangan Proyek Diduga Picu Kebakaran, Warung Warga di Balaraja Hangus
Jagat Maya Heboh! Video Penolakan Cafe JDEYO di Cisoka Banjir Dukungan, Warga Soroti Legalitas dan Dampak Lingkungan
Bupati Hadiri Pemusnahan BB Perkara Tindak Pidana Umum yang Digelar Kejaksaan Negeri Lumajang
*Kontroversi Lahan Bengkok & Kawasan Pangan di Jepara Dialihfungsikan Jadi Gardu Induk PLN, Warga Tolak Keras*
Kobaran Api Lahap Kapal Ikan di Pelabuhan Mayangan Probolinggo
Banjir Kiriman Mulai Menggenangi Permukiman Warga Ciberum, Jayanti

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 01:36 WIB

Ketua DPRD Lumajang Ikuti Retreat KPPD untuk Penguatan Kapasitas Pimpinan Daerah

Kamis, 23 April 2026 - 12:34 WIB

Bukan Luka Kecelakaan, Pelajar di Jember Diduga Dianiaya Usai Tabrakan

Kamis, 23 April 2026 - 02:13 WIB

Lilin Penerangan Proyek Diduga Picu Kebakaran, Warung Warga di Balaraja Hangus

Rabu, 22 April 2026 - 16:18 WIB

Jagat Maya Heboh! Video Penolakan Cafe JDEYO di Cisoka Banjir Dukungan, Warga Soroti Legalitas dan Dampak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 - 08:19 WIB

Bupati Hadiri Pemusnahan BB Perkara Tindak Pidana Umum yang Digelar Kejaksaan Negeri Lumajang

Berita Terbaru