Polres Lumajang Cek SPBE dan Agen LPG, Stok Dipastikan Aman di Tengah Isu Kelangkaan

- Penulis

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Lumajang – Menyikapi maraknya isu kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di wilayah Kabupaten Lumajang, jajaran Polres Lumajang melalui Unit Tipidter Satreskrim melakukan pengecekan langsung ke sejumlah SPBE dan agen LPG, Kamis (9/4/2026).

Pengecekan dilakukan di SPBE PT Sinar Agung Putra Abadi di Jalan Lintas Timur, Kelurahan Jogotrunan, Kecamatan Lumajang, serta SPBE PT Sentosa Gasindo Raya di Jalan Lintas Timur, Desa Selokgondang, Kecamatan Sukodono. Selain itu, petugas juga mendatangi Agen LPG PT Energi Putra Hari di Jalan PB Sudirman, Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Pras Ardinata menyampaikan bahwa hasil pengecekan menunjukkan stok LPG 3 kilogram di tingkat SPBE masih dalam kondisi aman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Petugas telah berkoordinasi dengan pihak SPBE dan memastikan proses pengisian berjalan lancar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, distribusi LPG dari SPBE rata-rata mencapai 23 hingga 25 truk per hari, dengan jumlah tabung yang didistribusikan sekitar 15.000 hingga 17.000 tabung setiap harinya.

Untuk stok akhir, SPBE PT Sinar Agung Putra Abadi tercatat memiliki cadangan sekitar 50.000 kilogram, sementara SPBE PT Sentosa Gasindo Raya memiliki stok sekitar 37.000 kilogram. Keduanya dinyatakan dalam kondisi aman.

Sementara itu, di tingkat agen, terdapat sedikit kendala berupa keterlambatan pasokan di Agen LPG PT Energi Putra Hari. Hal tersebut disebabkan antrean pengisian di SPBE serta tingginya permintaan dari pangkalan.

Meski demikian, secara umum distribusi dari agen ke pangkalan disebut tetap berjalan lancar.

AKP Pras Ardinata menegaskan bahwa berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak SPBE, isu kelangkaan LPG 3 kilogram bukan disebabkan oleh distribusi dari distributor.

“Stok di SPBE masih aman dan agen setiap hari tetap melakukan pengambilan gas,” tegasnya.

Pihak kepolisian menduga kelangkaan yang dirasakan masyarakat lebih disebabkan oleh meningkatnya konsumsi serta pembelian berlebih oleh konsumen.

“Kemungkinan terjadi karena pemakaian yang meningkat dan pembelian lebih dari satu tabung per orang,” jelasnya.

Polres Lumajang mengimbau masyarakat untuk membeli LPG subsidi sesuai kebutuhan agar distribusi tetap merata dan tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Innalillahi, Pejuang Wahidiyah Lumajang KH. Moch. Tohir Wafat, Pengamal Berduka
FORJI Lumajang Ucapkan Selamat HUT ke-1 ORMAS LASKAR SAKERA: Di Bawah Kepemimpinan H. Nur Samsi, SAKERA Makin Hebat dan Jaya
Polres Lumajang Bersama Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Hutan Pinus di Pronojiwo, Luas Terdampak 6 Hektare
Perampokan Berdarah di Jember Kota, Pemilik Toko Emas Murni Dibacok Dua Pelaku
FORJI Lumajang: Santri Berdaya, Indonesia Jaya, Momentum HSN 2026 Perkokoh NKRI
Ketua Umum PW KPMDB BREGAS Desak Pemerintah Ambil Langkah Taktis Atasi Krisis Hutan Kalimantan
Kecelakaan Lalu Lintas melibatkan Dua Dump Truk Terjadi di Badan Jalan Candipuro Lumajang, Laka Material Diselesaikan Mediasi di Polsek
AKSI CEPAT POLRES LUMAJANG BERSAMA TIM GABUNGAN BERHASIL JINAKKAN API DI BLOK BANTENGAN

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 03:29 WIB

Innalillahi, Pejuang Wahidiyah Lumajang KH. Moch. Tohir Wafat, Pengamal Berduka

Senin, 26 Oktober 2026 - 00:37 WIB

FORJI Lumajang Ucapkan Selamat HUT ke-1 ORMAS LASKAR SAKERA: Di Bawah Kepemimpinan H. Nur Samsi, SAKERA Makin Hebat dan Jaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:12 WIB

Polres Lumajang Bersama Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Hutan Pinus di Pronojiwo, Luas Terdampak 6 Hektare

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Perampokan Berdarah di Jember Kota, Pemilik Toko Emas Murni Dibacok Dua Pelaku

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:06 WIB

FORJI Lumajang: Santri Berdaya, Indonesia Jaya, Momentum HSN 2026 Perkokoh NKRI

Berita Terbaru