Pejalan Kaki Tewas Dihantam Kendaraan Misterius di Pantura Brebes, Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo doc: Agus

BREBES,GarudaXpose.com//–Nasib tragis menimpa seorang pejalan kaki wanita di Jalur Pantura Desa Bulakparen, Kecamatan Bulakamba, Brebes, Selasa 2/6/2026 dini hari. Korban tewas seketika setelah dihantam kendaraan yang langsung kabur usai kejadian.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Dari data Satlantas Polres Brebes, kendaraan yang belum diketahui identitas maupun nomor polisinya itu melaju dari arah barat ke timur. Saat di lokasi, pengemudi diduga tak melihat korban yang tengah menyeberang dari utara ke selatan. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tak terhindarkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Benturan keras membuat korban meninggal di tempat kejadian. Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui dan berstatus anonim. Jenazah saat ini disemayamkan di Kamar Jenazah RSUD Brebes untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh tim Dindukcapil.

Ironisnya, usai menabrak korban, pengemudi tidak berhenti untuk memberi pertolongan maupun melapor ke pihak berwenang. Pengemudi justru tancap gas meninggalkan lokasi kejadian.

Kasus tabrak lari ini kini dalam penanganan Satlantas Polres Brebes. Sejumlah langkah sudah dilakukan petugas, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan para saksi, hingga mengamankan barang bukti yang ditemukan di lokasi.

Kasatlantas Polres Brebes AKP Ahmad Zaenurrozaq membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, pihaknya masih bekerja keras mengungkap identitas kendaraan dan pengemudi yang terlibat. “Korban saat ini sedang diidentifikasi oleh Dindukcapil untuk mengetahui identitasnya,” ujarnya, Selasa pagi.

Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalur Pantura Brebes yang dikenal padat dan rawan kecelakaan. “Kami minta masyarakat patuhi aturan lalu lintas. Jangan kebut-kebutan dan selalu fokus saat berkendara agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Salah Perhitungan Saat Menyalip, Pemotor Asal Situbondo Tewas dalam Kecelakaan di Gending
Warga Kampung Sempur Jayanti Digegerkan Penemuan Jenazah Pria di Dalam Rumah
Satgas RI-PNG Yonif 645 Perkenalkan Anggota Pos dan Laksanakan Karya Bakti di Gereja Distrik Apalapsili
Komitmen Polsek Tigaraksa Tindak Tegas Peredaran Obat Ilegal, Dua Pelaku Diamankan
BPBD Lakukan Evakuasi Cepat, Jenazah Nelayan Asal Jember Terdampar di Pantai Savana Pandanwangi
Pemeriksaan Ketat Lapas Banyuwangi Bongkar Modua Penyelundupan Sabu di Area Sensitif Pengunjung Wanita
Diduga Langgar Aturan Mendahului, Bus AKAS Asri Alami Kecelakaan Beruntun dengan Dua Dump Truck di Probolinggo
Balap Liar di Simpang Lima Banyuwangi Dibubarkan Polisi, Empat Motor Spek Balap Disita
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 14:44 WIB

Diduga Salah Perhitungan Saat Menyalip, Pemotor Asal Situbondo Tewas dalam Kecelakaan di Gending

Senin, 20 Juli 2026 - 09:08 WIB

Warga Kampung Sempur Jayanti Digegerkan Penemuan Jenazah Pria di Dalam Rumah

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:47 WIB

Satgas RI-PNG Yonif 645 Perkenalkan Anggota Pos dan Laksanakan Karya Bakti di Gereja Distrik Apalapsili

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:31 WIB

Komitmen Polsek Tigaraksa Tindak Tegas Peredaran Obat Ilegal, Dua Pelaku Diamankan

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:17 WIB

BPBD Lakukan Evakuasi Cepat, Jenazah Nelayan Asal Jember Terdampar di Pantai Savana Pandanwangi

Berita Terbaru