Duka Sumber Arum: Warga Meninggal, Dentuman Sound Horeg Kembali Jadi Sorotan

- Penulis

Minggu, 6 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | BANYUWANGI — Kabar duka menyelimuti Desa Sumber Arum, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi. Istri dari Bapak Eddy Subiantoro meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di RSUD Genteng, Sabtu dini hari, 5 September 2026.

 

Informasi yang diterima GarudaXpose.com, almarhumah sebelumnya mengalami kondisi darurat dan kemudian mendapatkan penanganan medis di RSUD Genteng.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Berdasarkan konfirmasi yang diperoleh GarudaXpose.com kepada pihak RSUD Genteng, pasien tersebut memang masuk dalam kondisi mengalami serangan jantung dan telah mendapatkan penanganan medis.

 

Namun, pihak keluarga menyampaikan bahwa sebelum kondisi kesehatan almarhumah memburuk, terdapat kejadian rombongan sound system atau sound horeg dengan dentuman keras melintas di depan rumah. Keluarga menduga suara dengan volume ekstrem tersebut memperburuk kondisi almarhumah yang kemudian mengalami serangan jantung.

 

Dugaan Dampak Dentuman Keras Jadi Sorotan

 

Peristiwa ini kembali memunculkan keprihatinan masyarakat mengenai aktivitas penggunaan sound system berdaya besar dengan volume suara ekstrem yang melintas di kawasan permukiman.

 

Dentuman suara keras tidak hanya menimbulkan gangguan kenyamanan, tetapi juga dikhawatirkan dapat memberikan dampak serius terhadap kelompok masyarakat tertentu, terutama warga lanjut usia serta mereka yang memiliki kondisi kesehatan rentan.

 

GarudaXpose.com menegaskan, berdasarkan konfirmasi pihak RSUD Genteng, pasien memang mengalami serangan jantung. Sementara dugaan adanya hubungan antara dentuman sound horeg dengan memburuknya kondisi kesehatan almarhumah merupakan keterangan dan dugaan dari pihak keluarga yang memerlukan kajian serta pembuktian lebih lanjut oleh pihak yang berwenang dan tenaga ahli.

 

Harapan Ada Evaluasi Serius

 

Tragedi ini menjadi perhatian serius dan diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pihak, baik penyelenggara kegiatan, pemilik sound system, pemerintah daerah maupun aparat terkait.

 

Kebebasan menyelenggarakan hiburan di tengah masyarakat tentu harus tetap memperhatikan hak warga lainnya untuk mendapatkan rasa aman, nyaman dan lingkungan yang sehat.

 

Pengaturan batas volume, waktu operasional, jalur kegiatan serta pengawasan terhadap penggunaan sound system berdaya besar dinilai penting agar tidak menimbulkan gangguan maupun risiko bagi masyarakat.

 

Keluarga berharap kejadian ini mendapatkan perhatian serius sehingga peristiwa serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

 

GarudaXpose.com masih membuka ruang klarifikasi dan akan terus menghimpun keterangan dari keluarga, pihak RSUD Genteng, pemerintah serta pihak-pihak terkait lainnya untuk memperoleh gambaran lengkap mengenai peristiwa tersebut.

 

Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, husnul khotimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan.

 

GARUDAXPOSE.COM — Tajam, Faktual, Terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Innalillahi, Pejuang Wahidiyah Lumajang KH. Moch. Tohir Wafat, Pengamal Berduka
FORJI Lumajang Ucapkan Selamat HUT ke-1 ORMAS LASKAR SAKERA: Di Bawah Kepemimpinan H. Nur Samsi, SAKERA Makin Hebat dan Jaya
Polres Lumajang Bersama Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Hutan Pinus di Pronojiwo, Luas Terdampak 6 Hektare
Perampokan Berdarah di Jember Kota, Pemilik Toko Emas Murni Dibacok Dua Pelaku
FORJI Lumajang: Santri Berdaya, Indonesia Jaya, Momentum HSN 2026 Perkokoh NKRI
Ketua Umum PW KPMDB BREGAS Desak Pemerintah Ambil Langkah Taktis Atasi Krisis Hutan Kalimantan
Kecelakaan Lalu Lintas melibatkan Dua Dump Truk Terjadi di Badan Jalan Candipuro Lumajang, Laka Material Diselesaikan Mediasi di Polsek
AKSI CEPAT POLRES LUMAJANG BERSAMA TIM GABUNGAN BERHASIL JINAKKAN API DI BLOK BANTENGAN

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 03:29 WIB

Innalillahi, Pejuang Wahidiyah Lumajang KH. Moch. Tohir Wafat, Pengamal Berduka

Senin, 26 Oktober 2026 - 00:37 WIB

FORJI Lumajang Ucapkan Selamat HUT ke-1 ORMAS LASKAR SAKERA: Di Bawah Kepemimpinan H. Nur Samsi, SAKERA Makin Hebat dan Jaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:12 WIB

Polres Lumajang Bersama Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Hutan Pinus di Pronojiwo, Luas Terdampak 6 Hektare

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Perampokan Berdarah di Jember Kota, Pemilik Toko Emas Murni Dibacok Dua Pelaku

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:06 WIB

FORJI Lumajang: Santri Berdaya, Indonesia Jaya, Momentum HSN 2026 Perkokoh NKRI

Berita Terbaru