Pemkot Gelar Rakor Guna Pastikan MBG di Probolinggo Aman

- Penulis

Rabu, 1 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Probolinggo – Pemerintah Kota Probolinggo, terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya menjaga kualitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Probolinggo. Giat rakor Tim Pengawasan Terpadu MBG ini dilaksanakan di Command Center, Kantor Wali Kota Probolinggo, Selasa (30/09/2025) pagi.

Giat rakor ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Ina Dwi lestari, Perwakilan Polres Probolinggo Kota dan Kodim 0820, Pj. Sekda Rey Suwigtyo, para asisten dan staf ahli, kepala perangkat daerah, camat, serta kepala puskesmas di wilayah Kota Probolinggo.

Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin itu, membahas terkait teknis pelaksanaan, evaluasi serta langkah antisipasi dan pencegahan terjadinya keracunan yang sempat terjadi di daerah Bengkulu dan Lampung, sehingga Mendagri Tito Karnavian menginstruksikan pemerintah daerah dapat menekankan pentingnya langkah cepat dan kordinasi lintas sektor untuk mencegah masalah serupa terjadi, termasuk di Kota Probolinggo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya kepada Tim Pengawasan Terpadu MBG, Wali Kota dr. Aminnudin mengatakan bahwa, rakor ini menjadi tindak lanjut arahan dari pemerintah pusat dalam memastikan program MBG di setiap daerah berjalan aman, higienis dan memenuhi standar gizi.

Wali Kota juga meminta kepada Dinas Kesehatan menyusun rencana kerja secara terintegrasi, mulai dari penguatan data penerima manfaat MBG, pengelolaan makanan hingga proses pendistribusiannya dilakukan sesuai SOP yang berlaku. Selain itu pihaknya juga menginstruksikan DLH untuk membantu pengecekan soal kualitas air yang di gunakan di setiap SPPG di wilayah Kota Probolinggo untuk meminimalisir hal yang tidak di inginkan terjadi.

“Untuk memastikan kualitas, kebersihan, keamanan dan kelayakan makanan tersebut sebelum dikonsumsi kepada penerima manfaat MBG, tolong untuk Dinas Kesehatan kami dibantu untuk melakukan sampling pada setiap SPPG untuk mitigasi hal serupa terjadi sebelum didistribusikan.” ucapnya.

Langkah ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk mengantisipasi potensi keracunan makanan. Wali Kota Aminnudin pun memastikan sistem di setiap SPPG sudah baik dan tetap terus berproses walau secara umum sudah dinilai baik.

Ia mengatakan, pihaknya juga menunggu peraturan teknis Perpers terbaru dari pemerintah pusat sebelum melangkah lebih jauh.

“Alhamdulillah sejauh ini di Kota Probolinggo berjalan dengan lancar dan aman, sembari kita menunggu arahan dari Perpers yang akan keluar, saya minta semua pihak dapat menjalankan tugas dan perannya sebaik mungkin, dan kiranya semua dapat berhati-hati dan memastikan seluruh proses MBG terhadap peserta didik aman,” tegasnya.

Harapannya, melalui rakor bersama Tim Pengawas Terpadu MBG di Kota Probolinggo itu, dapat memastikan output atau serangkaian program MBG di Kota Probolinggo benar-benar aman dan tidak menimbulkan dampak yang negatif.

Ia juga menginginkan program MBG tersebut juga dapat bermanfaat dari segi pengurangan angka pengangguran, perputaran ekonomi serta turut serta menurunkan kasus stungting. (Septyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Periksa Dua Mantan Pejabat Dinsos dan Belasan Petugas PKH Brebes Soal Dugaan Korupsi Bansos Covid-19
Di Alun-Alun Brebes, Gus Bill Mengubah Bawang Merah Jadi Bahasa Hati
Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang
Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan UMKM di Kota Tangerang, DPRD Usulkan Dua Raperda Inisiatif 
DPD Gerindra Sumut Buka Suara soal Pemakzulan Masinton, Sikap DPC Tapteng Disebut Tanpa Koordinasi
Refleksi Dies Natalis ke-13 LSM PMPR Indonesia: Dadan Nugraha Meneguhkan Esensi Gerakan Sosial dan Integritas Kebijakan Publik
DIDUGA ADA JUAL BELI AIR IRIGASI DI SKUNDER KALIPAHIT, WARGA TEGALDLIMO PERSOALKAN PUNGUTAN Rp50 RIBU
Melalui 110 Warga Melaporkan Kejadian Diduga Pencurian Sepeda Motor Di Perum Metro Munjul Solear, Gerak Cepat Jajaran Kepolisian Polsek Cisoka Datangi TKP

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:28 WIB

KPK Periksa Dua Mantan Pejabat Dinsos dan Belasan Petugas PKH Brebes Soal Dugaan Korupsi Bansos Covid-19

Rabu, 9 September 2026 - 15:36 WIB

Di Alun-Alun Brebes, Gus Bill Mengubah Bawang Merah Jadi Bahasa Hati

Rabu, 9 September 2026 - 10:55 WIB

Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang

Rabu, 9 September 2026 - 10:03 WIB

Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan UMKM di Kota Tangerang, DPRD Usulkan Dua Raperda Inisiatif 

Rabu, 9 September 2026 - 07:29 WIB

DPD Gerindra Sumut Buka Suara soal Pemakzulan Masinton, Sikap DPC Tapteng Disebut Tanpa Koordinasi

Berita Terbaru