Menyikapi Pemberitaan dan Informasi yang Berkembang di Tengah Masyarakat, Ketua DPD BPPKB Provinsi Banten Sampaikan PERNYATAAN TEGAS.

- Penulis

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Banten – Menyikapi pemberitaan yang beredar di sejumlah media online terkait isu yang menyeret dan mengaitkan nama organisasi BPPKB BANTEN, dengan dugaan aktivitas yang bertentangan dengan hukum, maka bersama ini saya Tb.Abdul Fatah, SH selaku Ketua DPD BPPKB Provinsi Banten menyampaikan klarifikasi resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman maupun pembentukan opini yang tidak berdasarkan fakta yang objektif, (Senin(18/5)

 

Perlu ditegaskan bahwa organisasi tidak pernah menginstruksikan, memerintahkan, mendukung, ataupun memberikan pembenaran kepada siapa pun untuk melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum. Organisasi juga tidak pernah memberikan kewenangan kepada anggota maupun pihak lain untuk mencatut nama organisasi demi kepentingan pribadi ataupun aktivitas di luar ketentuan hukum yang berlaku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Segala bentuk tindakan yang dilakukan oleh individu tertentu merupakan tanggung jawab pribadi dan tidak dapat secara langsung digeneralisasi ataupun dikaitkan sebagai sikap maupun kebijakan organisasi secara kelembagaan tanpa adanya fakta hukum dan pembuktian yang jelas.

 

Terkait pemberitaan yang berkembang dan menyebut seolah-olah terdapat keterlibatan pihak yang dikaitkan dengan organisasi, hingga saat ini tuduhan tersebut tidak pernah dibuktikan secara objektif dan belum memiliki dasar fakta hukum yang jelas. Oleh karena itu, kami menilai pemberitaan tersebut berpotensi membentuk opini publik yang prematur dan merugikan nama baik organisasi di tengah masyarakat, tegas Fatah.

 

Ditambahkan Fatah yang juga berprofesi sebagai Advokat, bahwa Kami juga menyayangkan adanya pemberitaan yang dimuat tanpa mengedepankan proses verifikasi, konfirmasi, dan keberimbangan informasi kepada pihak organisasi sebelum berita dipublikasikan. Padahal, dalam prinsip jurnalistik yang profesional, asas cover both sides, praduga tak bersalah, serta verifikasi informasi merupakan bagian penting yang wajib dijunjung tinggi sebagaimana diatur dalam Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers.

 

Atas dasar tersebut, kami menilai terdapat dugaan bahwa pemberitaan tersebut tidak sepenuhnya memenuhi prinsip-prinsip jurnalistik yang profesional dan berimbang. Pemberitaan yang tidak didasarkan pada fakta serta konfirmasi yang utuh berpotensi menimbulkan stigma negatif dan kerugian terhadap nama baik organisasi.

 

Sebagai bentuk keseriusan dalam menjaga marwah organisasi, kami akan mengambil langkah sesuai ketentuan hukum yang berlaku, termasuk mengajukan pengaduan kepada Dewan Pers agar dilakukan penilaian dan pemeriksaan terhadap pemberitaan dimaksud apabila ditemukan adanya dugaan pelanggaran Kode Etik Jurnalistik.

 

Selain itu, kami juga mempertimbangkan langkah hukum terhadap pihak-pihak yang dengan sengaja mencatut nama organisasi serta menyebarkan informasi yang tidak benar tanpa dasar fakta yang jelas. Tindakan tersebut berpotensi memenuhi unsur pencemaran nama baik melalui media elektronik sebagaimana diatur dalam Pasal 27A jo Pasal 45 ayat (4) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

 

Saya menegaskan bahwa organisasi tetap menghormati kebebasan Pers sebagai bagian dari sistem demokrasi. Namun kebebasan tersebut harus dijalankan secara bertanggung jawab, profesional, dan tetap berada dalam koridor hukum serta etika jurnalistik. Pers memiliki peran penting sebagai sarana informasi dan kontrol sosial, sehingga setiap pemberitaan seharusnya dibangun di atas fakta, data, dan verifikasi yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan berdasarkan asumsi maupun penggiringan opini.

 

Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum terverifikasi secara utuh. Menjaga kondusivitas, persatuan, dan stabilitas sosial merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

 

Demikian rilisan Pernyataan Sikap ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral organisasi sekaligus penegasan sikap atas informasi dan pemberitaan yang berkembang di ruang publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Periksa Dua Mantan Pejabat Dinsos dan Belasan Petugas PKH Brebes Soal Dugaan Korupsi Bansos Covid-19
Di Alun-Alun Brebes, Gus Bill Mengubah Bawang Merah Jadi Bahasa Hati
Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang
Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan UMKM di Kota Tangerang, DPRD Usulkan Dua Raperda Inisiatif 
DPD Gerindra Sumut Buka Suara soal Pemakzulan Masinton, Sikap DPC Tapteng Disebut Tanpa Koordinasi
Refleksi Dies Natalis ke-13 LSM PMPR Indonesia: Dadan Nugraha Meneguhkan Esensi Gerakan Sosial dan Integritas Kebijakan Publik
DIDUGA ADA JUAL BELI AIR IRIGASI DI SKUNDER KALIPAHIT, WARGA TEGALDLIMO PERSOALKAN PUNGUTAN Rp50 RIBU
Melalui 110 Warga Melaporkan Kejadian Diduga Pencurian Sepeda Motor Di Perum Metro Munjul Solear, Gerak Cepat Jajaran Kepolisian Polsek Cisoka Datangi TKP

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:28 WIB

KPK Periksa Dua Mantan Pejabat Dinsos dan Belasan Petugas PKH Brebes Soal Dugaan Korupsi Bansos Covid-19

Rabu, 9 September 2026 - 15:36 WIB

Di Alun-Alun Brebes, Gus Bill Mengubah Bawang Merah Jadi Bahasa Hati

Rabu, 9 September 2026 - 10:55 WIB

Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang

Rabu, 9 September 2026 - 10:03 WIB

Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan UMKM di Kota Tangerang, DPRD Usulkan Dua Raperda Inisiatif 

Rabu, 9 September 2026 - 07:29 WIB

DPD Gerindra Sumut Buka Suara soal Pemakzulan Masinton, Sikap DPC Tapteng Disebut Tanpa Koordinasi

Berita Terbaru