Kasiman, Linmas Desa Cikande Harap Perhatian Pemerintah Setelah Jadi Korban Penganiayaan

- Penulis

Rabu, 22 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Kabupaten Tangerang – Peristiwa penganiayaan yang dialami anggota Linmas Desa Cikande, Kasiman alias Ketum, meninggalkan trauma mendalam bagi dirinya dan keluarga. Kejadian tragis ini terjadi tiga minggu yang lalu. Rabu (22/10/25).

Kasiman, yang dikenal sebagai Linmas sekaligus Ketua Pemuda di lingkungan tempat tinggalnya, menjadi korban kekerasan brutal. Tubuhnya mengalami luka serius akibat diserang menggunakan gergaji mesin (senso) oleh pelaku berinisial M, yang sempat melarikan diri namun akhirnya berhasil ditangkap kembali oleh aparat Polsek Cisoka.

Dalam keterangannya kepada awak media, Kasiman mengungkapkan bahwa hingga kini dirinya belum menerima bantuan biaya pengobatan baik dari pihak keluarga pelaku maupun dari pemerintah setempat. Padahal, aksi penyerangan tersebut terjadi saat ia tengah menjalankan tugas menjaga keamanan lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

> “Saya hanya menjalankan tugas sebagai Linmas, tapi setelah kejadian ini, belum ada bantuan atau perhatian dari pihak manapun,” ujar Kasiman dengan nada sedih.

 

Kasiman berharap agar pemerintah desa dan kecamatan memberikan perhatian terhadap nasibnya, terutama terkait biaya perawatan dan pemulihan pascakejadian.

Sementara itu, Rizki, Kasi Trantib Kecamatan Jayanti, saat dikonfirmasi awak media menyampaikan rasa prihatin atas insiden yang menimpa Kasiman. Ia juga mengingatkan pentingnya Linmas bertindak sesuai prosedur.

> “Kami turut prihatin atas musibah yang dialami Kasiman. Setiap tindakan Linmas harus sesuai SOP dan selalu berkoordinasi dengan pihak keamanan, pemerintah desa, serta kepolisian untuk menghindari hal-hal berbahaya,” jelas Rizki.

 

Rizki menambahkan, pihak Kecamatan Jayanti sebenarnya telah mengadakan pendidikan dan pelatihan (Diklat) Linmas agar bertindak sesuai SOP. Namun, ia menyayangkan karena Linmas dari Desa Cikande dan Desa Jayanti tidak pernah hadir dalam kegiatan tersebut.

> “Informasi ini akan kami sampaikan kepada pimpinan untuk evaluasi ke depan,” pungkasnya.

 

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konferensi Pers, Polres Probolinggo Kota Ungkap Kasus Pelemparan Bondet di Malioboro Mayangan
Satreskrim Polres Lumajang Amankan Dua Tersangka Curanmor yang Beraksi di Depan Toko Kosmetik
Komitmen Polsek Tigaraksa Tindak Tegas Peredaran Obat Ilegal, Dua Pelaku Diamankan
Kabupaten Tangerang Kembali Darurat Hexymer dan Tramadol, Ketua MUI Cisoka Desak APH Tindak Tegas
Polisi Ungkap Misteri Mayat di Pantai Permata, Pria Asal Mayangan Jadi Tersangka Pembunuhan dan Pencurian
GAGAL CURI MOTOR DI SAWAH, PELAKU CURANMOR DI BANJARHARJO DIAMUK MASSA
Curanmor Lintas Kabupaten Terungkap Pelaku Beraksi di 9 TKP, Ditangkap Saat Curi Motor di Sawah
Kurir Sabu Ditangkap di Genteng, BNNK Banyuwangi Sita 40,01 Gram Narkotika

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:24 WIB

Konferensi Pers, Polres Probolinggo Kota Ungkap Kasus Pelemparan Bondet di Malioboro Mayangan

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:20 WIB

Satreskrim Polres Lumajang Amankan Dua Tersangka Curanmor yang Beraksi di Depan Toko Kosmetik

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:31 WIB

Komitmen Polsek Tigaraksa Tindak Tegas Peredaran Obat Ilegal, Dua Pelaku Diamankan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:15 WIB

Kabupaten Tangerang Kembali Darurat Hexymer dan Tramadol, Ketua MUI Cisoka Desak APH Tindak Tegas

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:47 WIB

Polisi Ungkap Misteri Mayat di Pantai Permata, Pria Asal Mayangan Jadi Tersangka Pembunuhan dan Pencurian

Berita Terbaru