Oleh : H. Syahrir Nasution S.E, M.M Wakil Ketua HIKMA SUMUT & PEMERHATI KEBIJAKAN PUBLIK.
Medan (Sumut)– Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS) ditegaskan bukanlah wadah untuk kepentingan politik praktis maupun tempat berlindung bagi individu yang tidak memiliki integritas terhadap bangsa dan negara. Sebagai sebuah paguyuban keluarga besar marga Nasution, IKANAS dinilai harus tetap berpegang pada nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur dan menjaga marwah organisasi sebagai perekat persaudaraan.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk keprihatinan terhadap upaya-upaya yang dinilai berpotensi menyeret organisasi kekerabatan ke dalam kepentingan politik yang bersifat pragmatis. Menurut sejumlah tokoh masyarakat Nasution, keberadaan IKANAS sejak awal dibangun sebagai wadah silaturahmi, pelestarian budaya, serta penguatan nilai-nilai moral dan sosial di tengah masyarakat.
“IKANAS bukan rumah politik praktis dan pragmatis. Organisasi ini diisi oleh orang-orang yang menjunjung tinggi integritas, religiusitas, prinsip hidup, dan etika sebagaimana diwariskan oleh para leluhur marga Nasution,” ujar salah seorang tokoh keluarga besar Nasution.
Mereka menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut merupakan warisan yang harus terus dijaga dan menjadi pedoman bagi seluruh anggota keluarga besar Nasution dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Lebih lanjut, para tokoh keluarga mengingatkan pentingnya menjaga kemurnian nilai-nilai yang diajarkan oleh leluhur, termasuk yang dikenal dalam sejarah sebagai Ompung-Ompung Si Baroar Sutan Diaru. Sosok tersebut diyakini meninggalkan ajaran mengenai kehormatan, kejujuran, tanggung jawab, dan kesetiaan terhadap nilai-nilai kebenaran.
Karena itu, apabila terdapat individu yang mengatasnamakan marga atau organisasi namun bertindak bertentangan dengan nilai-nilai tersebut, maka menurut mereka perlu dilakukan penelusuran dan klarifikasi secara terbuka agar tidak mencoreng nama baik keluarga besar Nasution.
“Nama besar marga bukanlah tameng untuk membenarkan tindakan yang bertentangan dengan etika, hukum, maupun kepentingan bangsa dan negara. Justru setiap anggota keluarga besar Nasution harus menjadi teladan dalam menjaga integritas dan kehormatan,” tegasnya.
Pandangan tersebut sejalan dengan prinsip yang pernah disampaikan salah satu tokoh pendiri bangsa, Sutan Sjahrir, yang menyatakan bahwa “Integrity is the highest quality of leadership” atau integritas merupakan kualitas tertinggi dalam kepemimpinan seseorang.
Bagi keluarga besar Nasution, integritas bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Kepemimpinan yang berintegritas diyakini menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat serta menjaga kehormatan organisasi dan keluarga besar
Oleh karena itu, IKANAS diharapkan tetap berdiri sebagai rumah persaudaraan yang menjunjung tinggi nilai adat, agama, moral, dan kebangsaan, serta tidak dijadikan alat untuk kepentingan kelompok tertentu yang dapat merusak persatuan dan tujuan luhur organisasi.
“Menjaga nama baik marga berarti menjaga kehormatan leluhur. Menjaga integritas berarti menjaga masa depan bangsa.”
(M.SN)
Post Views: 5
Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow