Hoaks Jadi Ancaman Baru, Lumajang Perkuat Ketahanan Informasi Masyarakat

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Lumajang – Ancaman terhadap persatuan masyarakat di era digital tidak selalu hadir dalam bentuk fisik. Penyebaran hoaks, disinformasi, dan informasi yang tidak terverifikasi kini menjadi tantangan baru yang dapat memengaruhi stabilitas sosial, menurunkan kepercayaan publik, bahkan memicu perpecahan di tengah masyarakat.

Karena itu, penguatan ketahanan informasi menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang tangguh menghadapi dinamika ruang digital yang terus berkembang.

Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan IGID Camp Lumajang 2026 bertajuk “Guyub Rame Jaga Info: Dari Desa untuk Indonesia” yang digelar Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia di Aula Nagara Bhakti BKPSDM Lumajang, Rabu (10/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, Mustaqim, menegaskan bahwa transformasi digital harus dibarengi penguatan wawasan kebangsaan dan kesadaran kolektif untuk menjaga kualitas informasi yang beredar di ruang publik.

“Kita ingin ruang digital menjadi sarana untuk memperkuat persatuan, bukan justru menjadi tempat berkembangnya informasi yang menyesatkan,” ujarnya.

Menurutnya, ketahanan informasi saat ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari ketahanan bangsa. Masyarakat yang mudah terpengaruh informasi palsu berpotensi menjadi sasaran berbagai bentuk manipulasi yang dapat merugikan kepentingan bersama.

Oleh sebab itu, penguatan literasi digital tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan teknis masyarakat dalam menggunakan teknologi, tetapi juga memperkuat kemampuan berpikir kritis, kesadaran kebangsaan, dan tanggung jawab dalam bermedia.

Melalui IGID Camp Lumajang 2026, peserta memperoleh pembekalan mengenai literasi digital, wawasan kebangsaan, ketahanan informasi, serta semangat pertahanan semesta sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan nonfisik di era digital.

Pemerintah Kabupaten Lumajang meyakini bahwa ketahanan informasi yang kuat harus dibangun dari tingkat komunitas dan desa. Ketika masyarakat memiliki kemampuan memverifikasi informasi, berpikir kritis, dan menyebarkan informasi yang bertanggung jawab, maka ruang digital akan menjadi instrumen yang memperkuat persatuan, mendukung pembangunan, dan menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah perubahan zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Program Jagoan Digital, Bawa Anak Banyuwangi Juara Dunia CanSat Competition (Kompetisi Teknologi Satrlit Mini) di Amerika Serikat
Desa sebagai Simpul Utama Produksi Narasi Pembangunan Berbasis Realitas Sosial
Literasi Digital Diperkuat untuk Jaga Kohesi Sosial di Era Disrupsi Informasi
Turyapada Tower Bali Sudah Berfungsi dan Dimanfaatkan 30 Stasiun Televisi
Permikomnas Wilayah IV Banten Audiensi dengan Diskominfo, Soroti Blank Spot Internet di Banten Selatan
Ayo Mari Kita Bijak Tangani Sampah, Baca Dulu Fakta dan Latar Belakang TPA Suwung Bali
Modernisasi Berbasis Tehnologi, Lumajang Integrasikan Teknologi dan Manajemen Produksi
Melaui Pengajuan Program LSDP, Lumajang Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sistem Terpadu

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 02:23 WIB

Program Jagoan Digital, Bawa Anak Banyuwangi Juara Dunia CanSat Competition (Kompetisi Teknologi Satrlit Mini) di Amerika Serikat

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:09 WIB

Desa sebagai Simpul Utama Produksi Narasi Pembangunan Berbasis Realitas Sosial

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:15 WIB

Literasi Digital Diperkuat untuk Jaga Kohesi Sosial di Era Disrupsi Informasi

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:23 WIB

Hoaks Jadi Ancaman Baru, Lumajang Perkuat Ketahanan Informasi Masyarakat

Selasa, 19 Mei 2026 - 05:05 WIB

Turyapada Tower Bali Sudah Berfungsi dan Dimanfaatkan 30 Stasiun Televisi

Berita Terbaru