Soal Viral Penyiraman Air, Polsek Pasar Kemis Klarifikasi Terduga Penyiram

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Aparat Polsek Pasar Kemis melakukan pemeriksaan klarifikasi terhadap terduga penyiram air ke jalan di Jalan Pepaya II, Pondok Makmur, Kelurahan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, yakni A dan istrinya YS.

“Keduanya dimintai klarifikasi mengenai peristiwa tersebut sekaligus terkait laporan dugaan kekerasan yang disebut dialami oleh A,” kata Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi, Rabu (3/6/2026).

Humaedi menjelaskan, berdasarkan keterangan keduanya, peristiwa dugaan kekerasan tersebut terjadi pada Sabtu (30/5/2026) sekitar jam setengah 11 malam. Saat itu, A bersama istri sedang tidak berada di rumah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun saat mengecek CCTV melalui ponsel, nampak beberapa orang berada di pos RT yang lokasinya tidak jauh dari rumah A. Tak lama, A dan istri pulang.

Setibanya di rumah, saat A hendak membuka pagar, beberapa orang menghampiri A lalu mengajak A ke Pos RT. Namun A menolak ikut karena saat itu tidak ada perangkat lingkungan.

“Berdasarkan pengakuan A, beberapa orang tersebut menarik leher A lalu membawa ke Pos RT,” ujar Humaedi.

Masih berdasarkan keterangan A, di Pos RT, A mengaku dicecar pertanyaan dan diminta mengaku telah menyuruh istrinya menyiramkan air ke jalan. Namun A menolak mengaku karena tidak merasa melakukan hal tersebut.

“Menurut A, situasi lalu memanas terjadilah cekcok mulut,” kata Humaedi.

A kemudian berinisiatif hendak merekam peristiwa tersebut. Namun salah seorang warga meminta agar peristiwa itu tidak direkam. Menurut A, permintaan itu dibarengi dengan pukulan ke A yang mengenai pelipis bawah mata sebelah kiri dan ponsel A pun terjatuh.

“Atas peristiwa tersebut, A melapor ke Polsek Pasar Kemis,” ujar Humaedi.

Humaedi menerangkan, peristiwa penyiraman itu sudah beberapa kali dimusyawarahkan. Namun, sejak A melaporkan dugaan kekerasan yang diklaim dialaminya, video penyiraman itu beredar di media sosial.

Berdasarkan pengakuan A dan istri, air yang disiramkan ke jalan adalah air sabun bekas membersihkan lantai rumah. Adapun alasan air tersebut disiramkan ke jalan, menurut A kepada polisi, adalah agar dapat mengurangi debu.

“Dalam peristiwa ini, kamimasih melakukan proses penyelidikan guna peroses lebih lanjut,” pungkas Humaedi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasad: Lulusan Seskoad Harus Berwawasan Strategis dan Visioner
Koramil 02/Curug Tingkatkan Kewaspadaan Melalui Patroli Keamanan, Jaga Stabilitas Wilayah
Kasdim 0510/Trs Dorong Penguatan Posbakum Untuk Ketahanan Bangsa
Satgas Sampah Kodim 0506/Tgr Masifkan Pengangkatan Sampah di Lingkungan
Jaga Stabiltas Keamanan, TNI Bersama Komduk Patroli Malam 
Perkuat Kualitas Pelayanan Publik, Kantah Kab Tangerang Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Pengaduan
Peringatan 81 Tahun Pancasila, Wawalkot Tegal: Kekuasaan Tak Boleh Otoriter, Harus untuk Kemaslahatan
Cegah JKN Bocor, Pemkab Brebes Perketat Pengawasan: Sekda Tahroni Wanti-wanti Jangan Ulangi Kecurangan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:06 WIB

Kasad: Lulusan Seskoad Harus Berwawasan Strategis dan Visioner

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:11 WIB

Koramil 02/Curug Tingkatkan Kewaspadaan Melalui Patroli Keamanan, Jaga Stabilitas Wilayah

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:07 WIB

Kasdim 0510/Trs Dorong Penguatan Posbakum Untuk Ketahanan Bangsa

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:03 WIB

Satgas Sampah Kodim 0506/Tgr Masifkan Pengangkatan Sampah di Lingkungan

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:00 WIB

Jaga Stabiltas Keamanan, TNI Bersama Komduk Patroli Malam 

Berita Terbaru

TNI POLRI

Jaga Stabiltas Keamanan, TNI Bersama Komduk Patroli Malam 

Rabu, 3 Jun 2026 - 14:00 WIB