Komisi IV DPR RI Gandeng KKP, Sonny T. Danaparamita Bekali Nelayan dan UMKM Banyuwangi Akses Permodalan

- Penulis

Sabtu, 25 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com |BANYUWANGI – Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Jawa Timur III, Sonny Tri Danaparamita, S.H., M.H., terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan. Bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Sonny menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kewirausahaan dan Akses Permodalan di Aula Pertemuan GARASI (Griya Rajut Aspirasi), Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan yang merupakan kolaborasi Komisi IV DPR RI dengan KKP RI tersebut diikuti oleh kelompok nelayan tangkap, Kelompok Usaha Bersama (KUB), Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan), Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (Poklahsar), serta pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Banyuwangi.

Sonny membuka kegiatan secara langsung dan menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki kemampuan untuk mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Sonny mengingatkan seluruh kelompok penerima bantuan pemerintah agar menjaga dan memanfaatkan setiap fasilitas yang telah diberikan secara optimal.

“Program yang telah diterima harus benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan kelompok. Harapannya, fasilitas dari pemerintah dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Sonny.

Menurutnya, sektor kelautan dan perikanan merupakan salah satu potensi unggulan Banyuwangi yang harus terus diperkuat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan usaha, hingga kemudahan akses terhadap permodalan.

Sementara itu, sambutan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan disampaikan secara virtual oleh Ali Rahmat Iman Santoso, Direktur Pemberdayaan Usaha Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan.

Ali Rahmat mengatakan peluang UMKM di sektor kelautan dan perikanan masih sangat besar. Namun, pelaku usaha masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pemasaran hingga keterbatasan akses pembiayaan.

Karena itu, KKP bersama DPR RI terus menghadirkan berbagai program bimbingan teknis sebagai upaya mempercepat tumbuhnya wirausaha baru di sektor perikanan dan kelautan.

“Kegiatan ini bertujuan mendukung lahirnya wirausaha hasil perikanan dan kelautan yang mampu berkembang dan memiliki daya saing,” katanya.

Dalam sesi materi kewirausahaan, praktisi UMKM Etik Nur Kristiani, pemilik usaha Profita Berkah Jaya dengan merek D’Beja, membagikan pengalaman membangun usaha berbasis potensi lokal Banyuwangi.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh modal, tetapi juga kemampuan membaca kebutuhan pasar dan memilih bidang usaha yang sesuai dengan kemampuan pelaku usaha.

Etik mengajak peserta melakukan riset pasar sebelum memulai usaha, memilih usaha yang produktif, menekuni bidang yang diminati, mengembangkan usaha sesuai kompetensi, serta memanfaatkan sumber daya yang dimiliki secara maksimal.

Sejumlah peserta mengaku merasakan manfaat dari program-program sektor kelautan dan perikanan yang telah diperjuangkan Sonny T. Danaparamita di DPR RI. Mereka berharap pendampingan seperti ini dapat terus dilakukan agar bantuan pemerintah tidak berhenti pada penyaluran sarana, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas usaha masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Sonny berharap nelayan, pembudidaya ikan, pelaku pengolahan hasil perikanan, hingga UMKM di Banyuwangi semakin siap menghadapi tantangan usaha, memperluas pasar, serta memanfaatkan akses permodalan untuk mengembangkan bisnis yang berkelanjutan. (Kevin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berbekal Informasi Warga, Polisi Gerebek Praktik Togel Sidney di Sibolga Sambas
Kecelakaan Tunggal di Sitahuis, L300 Terperosok ke Jurang Sedalam 60 Meter
Hari Bakti ke-79, TNI AU Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bagikan Sembako di Banyuwangi
Pemprov Bali Perkuat Sinergi Bersama Ombudsman RI Demi Kualitas Pelayanan
PROYEK IRIGASI Rp 195 JUTA DI SLATRI DISOROT Diduga Pakai Batu Cadas dan Pasir Ladon Tak Sesuai Spek
Opini: Penegakan Hukum Pertambangan di Banyuwangi Jangan Tebang Pilih
Bupati Masinton Lantik 35 Pejabat, Tegaskan ASN Harus Layani Masyarakat dengan Senyum
Jember Jadi Daerah Pertama di Indonesia yang Miliki Layanan Homecare Resmi Tingkat Kabupaten

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:38 WIB

Berbekal Informasi Warga, Polisi Gerebek Praktik Togel Sidney di Sibolga Sambas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:28 WIB

Kecelakaan Tunggal di Sitahuis, L300 Terperosok ke Jurang Sedalam 60 Meter

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:37 WIB

Hari Bakti ke-79, TNI AU Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bagikan Sembako di Banyuwangi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:32 WIB

Komisi IV DPR RI Gandeng KKP, Sonny T. Danaparamita Bekali Nelayan dan UMKM Banyuwangi Akses Permodalan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:50 WIB

PROYEK IRIGASI Rp 195 JUTA DI SLATRI DISOROT Diduga Pakai Batu Cadas dan Pasir Ladon Tak Sesuai Spek

Berita Terbaru