SPBU 34-15138 Karang Tengah Diserbu Isu Panas: “Ladang Emas” Mafia BBM!

- Penulis

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Kota Tangerang – Lagi dan lagi pembelanjaan BBM solar bersubsidi disejumlah SPBU dengan kendaraan yang sudah dimodifikasi (gerandong) masih terlihat oleh kasat mata, seperti yang terlihat kendaraan box modifikasi berwarna kuning bolak-balik ke pom belanja BBM solar bersubsidi dengan jumlah volume yang luar biasa, tepatnya SPBU 34-15138 jalan Jakarta – merak km 13.5 A tepatnya di desa pinang karang tengah kota Tangerang.

Saat dikonfirmasi sopir box modifikasi yang sedang mengisi BBM solar bersubsidi di SPBU rest area pinang jakarta-merak km 13.5 A mengatakan bahwa dirinya sudah rutin hampir setiap hari belanja BBM solar bersubsidi di rest area pinang km 13.5 A.

Ya saya rutin hampir setiap hari belanja BBM solar bersubsidi SPBU rest area pinang ini. Memangnya kenapa”.. hubungi saja ( bang mi** ) urusan solarnya nanti mau dijual kemananaya itu bukan urusan saya, saya hanya pekerja untuk belanja solar aja di SPBU rest area pinang ini, sampai lapak selanjutnya urusan pengurus,” ujar,” supir yang enggan di tulis namanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan masih maraknya penyelewengan BBM solar bersubsidi diwilayah hukum polres metro Tangerang Polda metro jaya, aktivis Banten panji meminta kepada pihak Kapolres metro kota Tangerang Polda metro jaya agar segera menindak pelaku penyelewengan dan atau penyalah gunaan BBM di SPBU rest area pinang karang tengah jalan Jakarta merak km 13.5 A,

“Diduga penyelewengan atau penyalahgunaan BBM solar bersubsidi di SPBU rest area pinang Jakarta-merak 13.5 A, karang tengah kota Tangerang sudah terorganisir antara pihak pengelola SPBU dengan mafia BBM solar bersubsidi, sepertinya SPBU rest area pinang sudah menjadi ladang basah para pelaku penyalahgunaan bbm solar bersubsidi, ujar,nya,

“Lanjut pihak kepolisian polres metro Tangerang kota, Polda metro jaya agar segera menindak tegas tangkap pelaku BBM solar bersubsidi, yang sudah jelas merugikan negara, kasihan pengguna BBM bersubsidi, supir ngebelain antri di SPBU untuk keperluan mobilnya sendiri sampai antri panjang di SPBU rest area pinang, diduga kuota solar bersubsidi sudah diambil oleh oara mafia solar, demi keuntungan pribadi atau golongannya jangan biarkan mereka menguras BBM solar bersubsidi, saya berharap APH jangan diam,” Tegas panji

 

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seorang Pengendara Motor Jadi Korban Curas, Oleh Dua Orang Pelaku Bersenjata Tajam di Kawasan Jalan Raya Desa Ranuyoso
Berkat Adanya Aduan Masyarakat, (RA) Pemuda Asal Jayanti Dukuh Diamankan Unit Reskrim Polsek Cisoka
Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Lumajang Bongkar 23 Kasus dan Membekuk 29 Orang Tersangka
Nenek Suminah Masih Hidup, Surat Kematian Diterbitkan Demi Jual Tanah: Sekdes Pabuaran Blokir Wartawan
Dugaan Perlakuan Kriminalisasi Hingga di Rumahkan Tanpa Alasan Yang Jelas, Asisten Manager PT ULI Somasi Direktur
Diduga Ada Konspirasi dalam Pembuatan Surat Kematian Nenek Suminah, Warga Pabuaran Masih Hidup
Kasus Matel Diduga Peras Pengendara di Cikupa Diungkap, Polresta Tangerang Tangkap Tiga Terduga Pelaku
Pelarian Sindikat Curanmor Berhasil Ditumpas Tim URC Macan Blambangan

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:11 WIB

Seorang Pengendara Motor Jadi Korban Curas, Oleh Dua Orang Pelaku Bersenjata Tajam di Kawasan Jalan Raya Desa Ranuyoso

Sabtu, 5 September 2026 - 12:45 WIB

Berkat Adanya Aduan Masyarakat, (RA) Pemuda Asal Jayanti Dukuh Diamankan Unit Reskrim Polsek Cisoka

Rabu, 2 September 2026 - 07:58 WIB

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Lumajang Bongkar 23 Kasus dan Membekuk 29 Orang Tersangka

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Nenek Suminah Masih Hidup, Surat Kematian Diterbitkan Demi Jual Tanah: Sekdes Pabuaran Blokir Wartawan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:39 WIB

Dugaan Perlakuan Kriminalisasi Hingga di Rumahkan Tanpa Alasan Yang Jelas, Asisten Manager PT ULI Somasi Direktur

Berita Terbaru