Kapolresta Tangerang Pimpin Penggerebekan Arena Sabung Ayam di Jayanti

- Penulis

Minggu, 10 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaexpose.com | Kabupaten Tangerang – Polresta Tangerang menggerebek arena judi sabung ayam berkedok “Manong” di wilayah Pabuaran, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Minggu (10/05/2026).

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Tangerang sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam memberantas penyakit masyarakat (pekat), khususnya praktik perjudian di wilayah hukum Kabupaten Tangerang.

Kronologi Penggerebekan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lokasi sabung ayam tersebut disebut telah lama meresahkan warga sekitar. Menindaklanjuti laporan masyarakat, jajaran Polresta Tangerang turun ke lokasi sekitar pukul 15.30 WIB.

Dalam dokumentasi yang beredar, sejumlah personel kepolisian tampak melakukan pemeriksaan di lokasi yang berada di area kebun dan rumpun bambu. Beberapa warga serta terduga pelaku turut diamankan guna dimintai keterangan lebih lanjut.

Petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa kandang ayam, kurungan, arena sabung ayam dari bambu dan terpal, serta perlengkapan lainnya yang diduga digunakan untuk aktivitas perjudian.

Terduga Pelaku dan Barang Bukti

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum merilis jumlah pasti orang yang diamankan dalam penggerebekan tersebut. Namun, arena sabung ayam diketahui langsung dibongkar oleh petugas di lokasi kejadian.

Kapolresta Tangerang terlihat memberikan arahan langsung kepada personel yang bertugas selama proses operasi berlangsung. Penggerebekan itu turut disaksikan warga sekitar.

Komitmen Pemberantasan Penyakit Masyarakat

Penggerebekan ini disebut sebagai bagian dari atensi pimpinan Polri dalam memberantas praktik penyakit masyarakat, termasuk perjudian sabung ayam yang melanggar hukum.

Aktivitas perjudian sabung ayam dapat dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian, dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Humas Polresta Tangerang belum memberikan keterangan resmi terkait jumlah tersangka maupun rincian barang bukti yang diamankan.

 

Media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Kasat Reskrim Polresta Tangerang untuk memperoleh data lebih lengkap.

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satreskrim Polres Jember Ringkus Pelaku Perampokan Toko Emas Murni Berhasil di Banyuwangi
Operasi Sikat Semeru 2026, Polres Lumajang Ungkap 8 Kasus dan Amankan 7 Tersangka
Jejak Digital Bongkar Curanmor Kalibaru, Terduga Joki Diamankan di Bali
Kasus Pencurian Tas Berisi Uang 9 Juta Berakhir Damai, LBH GP Ansor Dampingi Proses Restorative Justice
Rp 1,2 Juta Telah Terpakai, Kurir Shopee di Probolinggo Akui Ambil Tas Berisi Rp 9 Juta
NMAX Raib Saat Korban Belanja, Polisi Tangkap Perangkat Desa dan Buru Rekannya
Teriakan Keadilan Riskiana: Korban Dugaan Pengeroyokan Keluarga Kades Sukosari Lumajang, Mata Luka & Laporan di Polres Jalan di Tempat?
MENGUAK 7 CELAH KOMITE SEKOLAH JADI BEMPER PUNGLI, MODUS KLASIK YANG DIDUGA TERJADI DI SMAN 1 LUMAJANG

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:39 WIB

Satreskrim Polres Jember Ringkus Pelaku Perampokan Toko Emas Murni Berhasil di Banyuwangi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Operasi Sikat Semeru 2026, Polres Lumajang Ungkap 8 Kasus dan Amankan 7 Tersangka

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Jejak Digital Bongkar Curanmor Kalibaru, Terduga Joki Diamankan di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:55 WIB

Kasus Pencurian Tas Berisi Uang 9 Juta Berakhir Damai, LBH GP Ansor Dampingi Proses Restorative Justice

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Rp 1,2 Juta Telah Terpakai, Kurir Shopee di Probolinggo Akui Ambil Tas Berisi Rp 9 Juta

Berita Terbaru