Habiburokhman Tegaskan Narasi Posisi Polri di Bawah Kementerian Justru Melemahkan Kepemimpinan Presiden Prabowo

- Penulis

Minggu, 1 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GarudaXpose.com I Jakarta – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyatakan bahwa narasi yang berkembang belakangan mengenai wacana menempatkan Polri di bawah kementerian bukan hanya tidak tepat, tetapi berpotensi melemahkan kekuasaan Presiden Prabowo Subianto sebagai pemegang otoritas tertinggi institusi kepolisian nasional.

Menurut Habiburokhman, narasi tersebut tampaknya sengaja digelorakan oleh pihak-pihak yang pernah berseberangan secara politik dengan Presiden Prabowo, dengan tujuan untuk mereduksi peran dan pengaruh presiden dalam mengendalikan kebijakan strategis penegakan hukum dan keamanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemungkinan besar narasi Polri di bawah kementerian merupakan narasi yang sengaja dibuat untuk melemahkan Presiden Prabowo dan juga negara Indonesia,” tegas Habiburokhman dalam keterangannya, Minggu (1/2/2026).

Habiburokhman menjelaskan bahwa jika institusi Polri tidak berada langsung di bawah Presiden, maka efektivitas pelaksanaan kebijakan dan komando institusi akan berkurang dan menghambat koordinasi strategis.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa posisi Polri langsung di bawah Presiden bukanlah sekadar pilihan administrasi, tetapi sebuah amanat reformasi yang tertuang dalam Pasal 30 ayat (4) UUD 1945 dan TAP MPR Nomor VII/MPR/2000. Hal ini merupakan hasil evaluasi terhadap pengalaman masa lalu ketika kepolisian diposisikan hanya sebagai aparatur represif kekuasaan.

Habiburokhman menekankan bahwa narasi perubahan struktur tersebut adalah narasi yang ahistoris, sesat, dan tidak relevan dengan solusi substansial yang dibutuhkan institusi Polri maupun masyarakat. Menurutnya, persoalan yang sering dikritisi masyarakat lebih kepada kultur oknum tertentu yang melakukan pelanggaran, namun penyelesaiannya tidak cukup hanya mengubah posisi institusional.

Siaran pers ini disampaikan guna memastikan publik memahami posisi strategis Polri dalam struktur pemerintahan Indonesia serta mendukung semangat Transformasi Polri yang konsisten dengan reformasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Menjaga Stabilitas Harga Serta Memastikan Ketersediaan Bahan Pangan Di Tengah Kondisi Ekonomi Yang Dinamis
Banyuwangi Perkuat Koperasi Desa, 18 Truk Operasional Mulai Didistribusikan
Panen Raya Januari-Maret 2026, Produksi Padi Banyuwangi Capai 160 Ribu Ton
Miliki Peran Strategis, Bupati Ipuk Ajak Ikawangi Perkuat Jaringan Untuk Promosi Daerah, Peluang Ekonomi Hingga Investasi
Menteri LH Minta Jangan Kendurkan Semangat Memilah Sampah
Mantan Menggerak Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Menggelar Kegiatan Silaturahmi, Dan Ucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Probolinggo
Semarak Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-92 Gerakan Pemuda Ansor, Pimpinan Cabang Pemuda Ansor Kota Probolinggo
Pelayanan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Samsat Lumajang menunjukkan tren positif.

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 23:15 WIB

Pemerintah Menjaga Stabilitas Harga Serta Memastikan Ketersediaan Bahan Pangan Di Tengah Kondisi Ekonomi Yang Dinamis

Rabu, 22 April 2026 - 07:05 WIB

Banyuwangi Perkuat Koperasi Desa, 18 Truk Operasional Mulai Didistribusikan

Rabu, 22 April 2026 - 06:54 WIB

Panen Raya Januari-Maret 2026, Produksi Padi Banyuwangi Capai 160 Ribu Ton

Minggu, 19 April 2026 - 14:48 WIB

Miliki Peran Strategis, Bupati Ipuk Ajak Ikawangi Perkuat Jaringan Untuk Promosi Daerah, Peluang Ekonomi Hingga Investasi

Minggu, 19 April 2026 - 10:37 WIB

Menteri LH Minta Jangan Kendurkan Semangat Memilah Sampah

Berita Terbaru