Tiga Kandidat Resmi Bertarung dalam PAW Kepala Desa Tamansari 2026, Masyarakat Diharapkan Gunakan Hak Pilih Secara Cerdas

- Penulis

Jumat, 5 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com|BANYUWANGI – Tahapan Pemilihan Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Tamansari Tahun 2026 memasuki fase penting setelah panitia resmi menetapkan tiga calon yang akan bertarung memperebutkan kursi Kepala Desa Tamansari. Ketiga kandidat tersebut telah memperoleh nomor urut dan siap menyampaikan visi serta program kerja mereka kepada masyarakat.


Berdasarkan pengumuman panitia PAW, tiga calon yang akan bersaing adalah:


Nomor Urut 01 : Slamet Hariyanto
Nomor Urut 02 : Nurul Yaqin, S.E., M.Si
Nomor Urut 03 : Dwi Nita Lestari

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT


Pelaksanaan PAW Kepala Desa Tamansari menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan desa ke depan. Pergantian kepemimpinan melalui mekanisme demokrasi desa ini diharapkan mampu melahirkan figur yang tidak hanya memiliki kapasitas manajerial, tetapi juga integritas serta komitmen kuat dalam melayani kepentingan warga.


Menurut sejumlah tokoh masyarakat, pemimpin desa saat ini dituntut mampu menghadapi berbagai tantangan, mulai dari peningkatan pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, pengelolaan potensi wisata desa, hingga transparansi penggunaan anggaran desa.


“Siapa pun yang terpilih nantinya harus menjadi pemimpin seluruh masyarakat Tamansari, bukan hanya kelompok tertentu. Kepala desa harus hadir untuk semua warga, mampu merangkul perbedaan dan fokus pada pembangunan yang berkeadilan,” ungkap salah satu tokoh masyarakat setempat.


Persaingan Diprediksi Ketat
Masuknya tiga kandidat dengan latar belakang yang berbeda membuat kontestasi PAW kali ini diperkirakan berlangsung kompetitif. Masing-masing calon memiliki basis dukungan serta pengalaman yang menjadi modal dalam meraih kepercayaan pemilih.


Panitia PAW mengimbau seluruh pihak untuk menjaga situasi tetap kondusif selama proses pemilihan berlangsung.

Perbedaan pilihan politik diharapkan tidak memicu perpecahan di tengah masyarakat, mengingat siapapun yang terpilih nantinya akan memimpin seluruh warga Desa Tamansari.


Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar, isu provokatif, maupun kampanye negatif yang berpotensi mengganggu jalannya demokrasi desa.


Momentum Menentukan Masa Depan DESA


PAW Kepala Desa Tamansari bukan sekadar memilih pengganti kepala desa, melainkan menentukan arah pembangunan desa dalam beberapa tahun ke depan. Karena itu, warga diharapkan mencermati rekam jejak, gagasan, program kerja, serta komitmen para calon terhadap kemajuan desa.


Transparansi, akuntabilitas, dan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat menjadi indikator penting yang harus menjadi pertimbangan dalam menentukan pilihan.


Dengan ditetapkannya nomor urut calon, tahapan berikutnya akan menjadi ajang bagi para kandidat untuk menyampaikan visi dan misi secara terbuka kepada masyarakat. Warga pun menaruh harapan besar agar proses demokrasi desa ini berjalan jujur, adil, aman, dan menghasilkan pemimpin terbaik bagi Desa Tamansari.


PAW Kepala Desa Tamansari 2026 bukan hanya tentang siapa yang menang, tetapi tentang bagaimana masyarakat memilih pemimpin yang mampu membawa desa semakin maju, transparan, sejahtera, dan bermartabat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Kebangsaan Banyuwangi Pererat Kolaborasi Pemerintah, Aparat dan Masyarakat
“Bangunan Berdiri, Izin Belum Jadi: Mbah Geger dan LBH Gadjah Madha Bongkar Dugaan Pembiaran Pelanggaran Perizinan di Banyuwangi”
SALANTARA Gelar Diskusi Perbudakan Modern di Sektor Perikanan dan IUU Fishing di IPB
Jadi Best Practice Daerah Inklusif, Perkins International Gelar Lokakarya di Banyuwangi
Kemenag Jatim Gelar FGD di Probolinggo: Matangkan Implementasi EMIS GTK Terbaru
Datangi Lapak Pedagang, KUA Dringu Kampanyekan Wajib Halal Oktober 2026 di Pasar Tradisional
Usai Dilantik Sebagai Sekda, Yayan Koordinasi OPD Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
Kasad: Lulusan Seskoad Harus Berwawasan Strategis dan Visioner

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:58 WIB

Rumah Kebangsaan Banyuwangi Pererat Kolaborasi Pemerintah, Aparat dan Masyarakat

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:32 WIB

Tiga Kandidat Resmi Bertarung dalam PAW Kepala Desa Tamansari 2026, Masyarakat Diharapkan Gunakan Hak Pilih Secara Cerdas

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:02 WIB

“Bangunan Berdiri, Izin Belum Jadi: Mbah Geger dan LBH Gadjah Madha Bongkar Dugaan Pembiaran Pelanggaran Perizinan di Banyuwangi”

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:37 WIB

SALANTARA Gelar Diskusi Perbudakan Modern di Sektor Perikanan dan IUU Fishing di IPB

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:02 WIB

Jadi Best Practice Daerah Inklusif, Perkins International Gelar Lokakarya di Banyuwangi

Berita Terbaru