Bupati Masinton Tinjau Jalan Perbatasan Tapteng dan Taput, Akses Simargarap Parmonangan Ditargetkan Dibangun Tahun Ini

- Penulis

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.COM, TAPTENG | Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu meninjau langsung kondisi jalan perbatasan antara Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Tapanuli Utara di wilayah Simargarap, Kecamatan Pasaribu Tobing (Pastob), Jumat (22/5/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai langkah awal rencana pembangunan jalan penghubung ruas Simargarap menuju Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara. Pembangunan jalan itu direncanakan menggunakan alokasi bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2026.

Dalam keterangannya, Bupati Masinton mengatakan pembangunan jalan penghubung antarwilayah tersebut sangat penting untuk membuka akses masyarakat yang selama ini masih tergolong terisolir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dua kecamatan perbatasan, yakni Kecamatan Parmonangan di Taput dan Kecamatan Pasaribu Tobing di Tapteng, direncanakan dibangun tahun ini menggunakan bantuan keuangan dari Provinsi Sumatera Utara,” ujar Masinton saat meninjau lokasi.

Ia menjelaskan, untuk Kabupaten Tapanuli Tengah sendiri telah dialokasikan anggaran sekitar Rp9 miliar. Namun setelah melihat langsung kondisi medan dan panjang jalan yang akan dibangun, anggaran tersebut dinilai masih belum mencukupi.

Menurutnya, ruas jalan yang akan dibangun diperkirakan memiliki panjang sekitar 6 hingga 7 kilometer dengan kondisi geografis yang cukup berat.

“Kita menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara atas dukungan bantuan keuangan provinsi untuk pembangunan jalan penghubung Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah. Tapi setelah melihat kondisi medan, biaya yang ada masih kurang,” kata Masinton.

Dalam peninjauan itu, Masinton turut didampingi Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tapteng, Winner Napitupulu. Masinton menilai pembangunan jalan tersebut nantinya akan memberi dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di dua kabupaten, khususnya di wilayah Kecamatan Parmonangan dan Pasaribu Tobing yang selama ini belum terkoneksi secara optimal.

Selain menjadi jalur penghubung antarwilayah, kawasan tersebut juga berbatasan dengan Kabupaten Humbang Hasundutan dan dikenal sebagai daerah pertanian serta perkebunan masyarakat.

Sejak dahulu, masyarakat di kawasan perbatasan itu memiliki hubungan ekonomi dan budaya yang erat. Aktivitas perdagangan sebelumnya hanya dilakukan melalui jalur tradisional dengan berjalan kaki, namun kini sebagian jalur sudah dapat dilalui sepeda motor.

Komoditas utama masyarakat di kawasan tersebut antara lain hasil pertanian, perkebunan, serta minyak nilam. Dengan terbukanya akses jalan, distribusi hasil kebun diharapkan menjadi lebih mudah dan mampu meningkatkan perekonomian warga.

Selain sektor ekonomi, akses pendidikan juga diperkirakan akan semakin terbantu. Sebelumnya, anak-anak dari wilayah Hajoran diketahui harus menuju wilayah Sorkam melalui jalur yang cukup sulit untuk bersekolah.

Jalan Menuju Desa Sipakpahi

Dalam kesempatan itu, Masinton juga menyinggung kondisi jalan menuju Desa Sipakpahi yang nyaris putus akibat longsor dan banjir bandang beberapa bulan waktu lalu.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah berharap perbaikan jalan tersebut dapat dilakukan tahun ini melalui anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Untuk jalan yang nyaris putus itu nanti dikoordinasikan dengan PU menggunakan anggaran BTT. Besaran anggarannya masih dihitung secara teknis oleh PU,” pungkas Masinton. (Ps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Probolinggo Siapkan Pola Baru Perencanaan Pembangunan, Data dan Digitalisasi Jadi Penopang
PERANG BINTANG DI UJUNG TIMUR JATENG: Tarian Senegal di Rumput Agus Salim
Korupsi Mempermalukan Indonesia, DePA-RI Dorong Efek Jera dan Pengembalian Aset Negara
Dari Polda ke Sibolga, AKBP Budi Prasetyo Bawa Harapan Baru
Kejati Bali Fasilitasi Anak Terlantar Dokumen Kependudukan
Puncak HUT PMI ke-81 di Brebes Meriah, Fun Walk, Bantuan Kaki Palsu hingga Penghargaan Pendonor Darah
Probolinggo Bersolek Exhibition Dibuka, 132 Tenant Ramaikan Stadion Bayuangga
Pemuda Lintas Agama Didorong Jadi Penggerak Ruang Digital yang Sehat di Kota Probolinggo

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:01 WIB

Probolinggo Siapkan Pola Baru Perencanaan Pembangunan, Data dan Digitalisasi Jadi Penopang

Sabtu, 19 September 2026 - 16:45 WIB

PERANG BINTANG DI UJUNG TIMUR JATENG: Tarian Senegal di Rumput Agus Salim

Sabtu, 19 September 2026 - 15:22 WIB

Korupsi Mempermalukan Indonesia, DePA-RI Dorong Efek Jera dan Pengembalian Aset Negara

Sabtu, 19 September 2026 - 14:09 WIB

Dari Polda ke Sibolga, AKBP Budi Prasetyo Bawa Harapan Baru

Sabtu, 19 September 2026 - 03:52 WIB

Kejati Bali Fasilitasi Anak Terlantar Dokumen Kependudukan

Berita Terbaru