GarudaXpose.com | Lumajang – Kapolsek Pasirian Polres Lumajang Iptu Loni Roi Madhona, S.H menghadiri kegiatan Mini Lokakarya Lintas Sektor yang digelar di UPT Puskesmas Pasirian, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri berbagai unsur Forkopimca, tenaga kesehatan, kepala desa hingga tokoh masyarakat sebagai bentuk sinergitas lintas sektor dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Pasirian.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur RSUD dr. Haryoto Lumajang dr. Wawan Arwijanto, Direktur RSUD Pasirian dr. Mohammad Zainul Arifin, Kepala UPT Puskesmas Pasirian dr. Syaiful, Camat Pasirian Adma Teguh Pambudi, S.TP, perwakilan Koramil Pasirian Serka Nanang, Kepala KUA Pasirian, para kepala desa serta Ketua TP PKK Kecamatan Pasirian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan mini lokakarya tersebut, berbagai persoalan kesehatan masyarakat dibahas bersama, termasuk upaya percepatan penanganan stunting serta peningkatan pelayanan kesehatan di tingkat desa.
Kapolsek Pasirian Iptu Loni Roi Madhona mengatakan, keterlibatan Polri dalam kegiatan lintas sektor merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.
“Kami dari Polsek Pasirian mendukung penuh program kesehatan masyarakat, termasuk penanganan stunting yang saat ini menjadi perhatian bersama,” ujar Iptu Loni Roi Madhona.
Menurutnya, kesehatan masyarakat memiliki hubungan erat dengan terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Karena itu, sinergi antarinstansi sangat diperlukan untuk mendukung keberhasilan program-program pemerintah di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para peserta mini lokakarya agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kepedulian sosial di masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat agar terus menjaga lingkungannya dengan baik, meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan keluarga dan aktif berkoordinasi dengan pihak terkait apabila ada persoalan di lingkungan masing-masing,” katanya.
Selain itu, kegiatan mini lokakarya juga menjadi wadah untuk menampung berbagai saran, pertanyaan dan keluhan dari peserta terkait persoalan kesehatan masyarakat, termasuk kendala penanganan stunting di wilayah Kecamatan Pasirian.
Iptu Loni Roi Madhona menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, aparat keamanan dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman.
“Melalui kegiatan seperti ini, seluruh unsur dapat duduk bersama mencari solusi atas berbagai persoalan di masyarakat. Dengan sinergitas yang baik, kami optimistis pelayanan kepada masyarakat akan semakin maksimal,” tambahnya.









