BREBES, GarudaXpose.com//– Drama adu taktik tersaji di GOR Kabupaten Brebes pada lanjutan Turnamen Futsal Piala DINDIKPORA Tingkat SMA/SMK/MA Kabupaten . Brebes. SMK BISMA harus puas berbagi angka 1-1 dengan SMK N 1 Bulakamba setelah kebobolan di 19 detik terakhir pertandingan. Sabtu,23 Mei 2026
Meski hasil imbang, SMK BISMA tetap mengunci status juara grup dan melenggang ke fase berikutnya.
Jalannya Pertandingan: 19 Detik yang Menentukan
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Laga berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim saling jual beli serangan dengan tempo tinggi. Solidnya pertahanan dan aksi gemilang kedua kiper membuat babak pertama berakhir kacamata.
Memasuki babak kedua, SMK BISMA akhirnya memecah kebuntuan lewat aksi Kelfin, siswa kelas XI Jurusan TKR. Berawal dari skema bola mati, tendangan keras Kelfin tak mampu dibendung kiper Bulakamba. GOR bergemuruh, 1-0 untuk BISMA.
Unggul satu gol membuat anak asuh Ikhsan Mustakim makin percaya diri mengontrol permainan. Beberapa peluang emas sempat tercipta, namun belum mampu menggandakan keunggulan. Petaka datang saat laga menyisakan 19 detik. Kelengahan lini belakang dimanfaatkan SMK N 1 Bulakamba lewat serangan balik cepat yang berujung gol penyeimbang. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Data Pertandingan
null
Racikan Strategi Duo Saepul-Ikhsan Kembali Terbukti
Di balik hasil ini, ada tangan dingin duet pelatih dan pembina yang sudah tak asing dengan prestasi. SMK BISMA ditangani Pelatih Ikhsan Mustakim, eks pemain Soeratin PERSAB BREBES, didampingi Pembina Saepul Anwar.
Keduanya merupakan kakak beradik yang punya rekam jejak mentereng. Sebelumnya, duet ini sukses membawa Tim Sepak Bola SMK BISMA melaju dari Piala Soeratin hingga menjadi juara di kejuaraan. Kini, sentuhan strategi mereka kembali mengantar BISMA memuncaki klasemen grup di cabang futsal.
Sorak Dukungan dan Evaluasi Menuju Babak Berikutnya
Meski hasil akhir tak sempurna, raihan 1 poin cukup mengunci posisi puncak grup bagi SMK BISMA. Para suporter yang memadati GOR tetap memberikan tepuk tangan apresiasi atas perjuangan tim.
Usai laga, Pelatih Ikhsan Mustakim menegaskan bahwa kebobolan di detik akhir akan menjadi bahan evaluasi serius. “Anak-anak sudah main luar biasa. Ini futsal, konsentrasi 1 detik saja bisa mengubah segalanya. Hasil ini jadi pelajaran berharga sebelum fase gugur,” tegasnya.
Sementara itu, Pembina Saepul Anwar menambahkan bahwa target tim tak berubah. “Kami bersyukur lolos sebagai juara grup. Mental anak-anak sudah teruji. Fokus kami sekarang recovery dan benahi finishing. Target kami jelas, melaju sejauh mungkin,” pungkasnya.
Dengan status juara grup, SMK BISMA kini tinggal menunggu lawan di babak berikutnya. Adu strategi dan mental juara akan kembali diuji di fase knock-out.***
(Gus)










