Photo Doc. Wakil Bupati Brebes Abah Wurja, S.E Menendang Bola Perdana (Selasa,19 Mei 2026)
Photo:Doc-Agus
BREBES, WLAHAR,GarudaXpose.com//– Sorak sorai ratusan pasang mata membelah Lapangan Mahakarya Wlahar, Selasa sore, 19 Mei 2026. Turnamen Sepak Bola Kades Cup-1 2026 resmi digulirkan, dibuka langsung oleh Wakil Bupati Brebes, Abah Wurja, S.E.,putra asli Desa Wlahar. Laga pembuka langsung menyajikan drama lima gol. Bima FC Karangsari menundukkan Diklat HM Kedungbokor 3-2 dalam duel 2×30 menit yang berlangsung panas namun tertib.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seremoni Pembukaan: Pulang Kampung, Wabup Abah Wurja Titipkan Pesan Pembinaan
Tepat pukul 15.30 WIB, Lapangan Mahakarya Wlahar mencatat sejarah. Abah Wurja, S.E., yang juga Wakil Bupati Brebes dan putra asli Desa Wlahar, membuka Kades Cup-1 2026 dengan tendangan bola pertama dari titik tengah lapangan.
Momen sakral itu disaksikan langsung oleh Camat Larangan Adhitya Trihatmoko, S.STP, MM beserta jajaran Forkompimca, perwakilan Ketua PSSI Kabupaten Brebes Nanang Raharjo, Kades Wlahar Waryono, M.Pd, serta Ketua Panitia Kades Cup-1 2026 Agus Pramono Triyunanto, S.Pd.
Di hadapan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan suporter kedua tim, Abah Wurja menyampaikan rasa bangganya. “Sebagai putra daerah, saya bangga Desa Wlahar bisa menggelar turnamen sebesar ini. Atas nama Pemerintah Kabupaten Brebes, kami mengucap terima kasih sebesar-besarnya kepada Kades Waryono dan seluruh panitia,” tegasnya.
Ia menitipkan tiga pesan utama yang jadi ruh turnamen:
Untuk Penonton: “Ini hiburan kita bersama. Jaga keamanan, jaga ketertiban. Jangan sampai karena euforia, kita mencoreng nama baik desa.”
Untuk Pemain Bima FC dan Diklat HM: “Saya harap junjung tinggi sportivitas. Kalah menang biasa, yang luar biasa adalah sikap ksatria di lapangan. Tunjukkan bahwa Brebes punya pemain berkarakter.”
Untuk Wasit dan Perangkat Pertandingan: “Berlakulah adil, profesional. Jangan pandang bulu, jangan berpihak. Bapak-bapak adalah hakim di lapangan. Dari keputusan adil bapak-bapak, lahir permainan harmonis yang enak ditonton.”
Lebih dari sekadar tontonan, Abah Wurja menekankan Kades Cup-1 sebagai kawah candradimuka. “Ini kontribusi nyata kita mencari bibit pemain unggul. Harapan kita, dari lapangan Wlahar ini lahir pemain-pemain handal yang kelak membela Brebes di kancah yang lebih tinggi. Supaya sepak bola Brebes semakin hari semakin baik.”
Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Abah Wurja resmi membuka Turnamen Kades Cup-1 Desa Wlahar 2026.
Laga Pembuka: 60 Menit Penuh Drama, Bima FC Kunci 3 Poin
Usai seremoni, Lapangan Mahakarya langsung memanas. Ratusan penonton dari Karangsari, Kedungbokor, dan tuan rumah Wlahar berdesakan di pinggir lapangan, menciptakan atmosfer khas tarkam yang dirindukan.
Wasit Sony Ade memimpin laga, dibantu asisten wasit 1 Sahroni dan asisten wasit 2 Muntiah. Wasit cadangan Tri Joko siaga di pinggir lapangan, sementara Azis Muslim bertugas sebagai pengawas pertandingan.
Babak Pertama: Penalti Menit ke-2 Buka Pesta Gol
Laga baru berjalan 2 menit, publik Wlahar sudah bersorak. Bek Diklat HM melanggar striker Bima FC di kotak terlarang. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih. Joyo, kapten tim bernomor punggung 10, maju sebagai eksekutor dan tak membuang peluang. 1-0 Bima FC memimpin.
Tersengat gol cepat, Diklat HM mencoba keluar menyerang. Namun Bima FC justru menggandakan keunggulan. Skema serangan balik cepat diakhiri sontekan Jombang nomor 13 yang tak mampu dihalau kiper. 2-0.
Tertinggal dua gol, anak-anak Kedungbokor tak panik. Menit ke-11, Rizki nomor 22 memperkecil kedudukan lewat sepakan keras dari luar kotak penalti. Skor 2-1 bertahan hingga wasit meniup peluit tanda turun minum.
Babak Kedua: Adu Mental, Gol Balasan, dan Pertahanan Disiplin
Babak kedua dimulai dengan tensi lebih tinggi. Instruksi dari pinggir lapangan membuat kedua tim bermain lebih terbuka. Jual beli serangan tak terhindarkan.
Menit ke-33, Stadion Mahakarya kembali bergemuruh. Rehan, pemain sayap Bima FC bernomor 15, sukses memanfaatkan umpan terobosan dan menceploskan bola ke pojok gawang. Skor berubah 3-1 untuk Bima FC.
Diklat HM Kedungbokor menunjukkan mental baja. Empat menit kemudian, menit ke-37, giliran Rio nomor 10 yang mencatatkan nama di papan skor. Tendangan placing-nya tak mampu dijangkau kiper Bima FC. Skor ketat 3-2.
Memasuki 15 menit akhir, pertandingan makin dramatis. Diklat HM terus menggempur untuk mencari gol penyama. Peluang emas didapat pada menit ke-45 dan 48, namun penyelesaian akhir yang terburu-buru dan sigapnya penjaga gawang Bima FC membuat skor tak berubah.
Di sisi lain, Bima FC beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat Joyo dan Jombang, tapi skor 3-2 tetap bertahan. Hingga tambahan waktu 3 menit usai, wasit Sony Ade meniup peluit panjang. Bima FC Karangsari mengamankan tiga poin perdana di Kades Cup-1 2026
Ketua Panitia Agus Pramono Triyunanto, S.Pd. bersyukur laga pembuka berjalan sesuai rencana. “Alhamdulillah aman, tertib, lancar. Ini barometer untuk laga-laga selanjutnya. Terima kasih untuk penonton yang luar biasa dewasa. Juga apresiasi untuk kedua tim yang main ngotot tapi tetap sportif,” ujarnya.
Kemenangan dramatis ini jadi modal penting Bima FC Karangsari menatap fase grup. Sementara Diklat HM Kedungbokor masih berpeluang bangkit di laga berikutnya.
Kades Cup-1 2026 akan terus bergulir setiap sore di Lapangan Mahakarya hingga partai final sesuai jadwal panitia. Dari Wlahar, asa baru sepak bola Brebes dimulai.
Pungkas Abah Wurja, S.E., Wakil Bupati Brebes: “Saya titip Kades Cup ini. Jaga marwahnya. Dari sini kita buktikan, Desa Wlahar bisa, Brebes bisa melahirkan bintang. Selamat bertanding, dan buktikan kalian yang terbaik. Turnamen ini saya nyatakan dibuka dan harus selesai dengan selamat sampai akhir.”***
(Gus)











