BEM UMM Desak Polda Jatim Transparan Usut Tuntas Kematian Mahasiswi di Tiris Probolinggo

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Malang –  Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (BEM UMM) menegaskan komitmen kuat untuk mengawal proses hukum atas kasus kematian seorang mahasiswi UMM yang diduga melibatkan oknum aparat kepolisian. Jumat (09/01/2026)

BEM UMM menilai bahwa penanganan perkara ini masih minim transparansi, berjalan lambat, dan tidak memberikan kepastian informasi kepada keluarga korban maupun publik.

Kondisi ini menunjukkan lemahnya akuntabilitas institusional dan bertentangan dengan prinsip negara hukum yang menjunjung keterbukaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Latar Belakang Upaya Pengawalan
Pada 5 Januari 2026, BEM UMM bersama elemen BEM lain di lingkungan kampus mengajukan permohonan audiensi kepada Polda Jawa Timur sebagai langkah formal untuk mengawal proses advokasi.

Pada hari yang sama, BEM UMM berserta BEM Probolinggo melakukan takziah ke rumah duka di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, guna menyampaikan belasungkawa sekaligus mendengar langsung aspirasi keluarga korban.

Dalam pertemuan tersebut, keluarga korban mengungkapkan kekecewaan mendalam atas minimnya perkembangan penyidikan serta kurangnya komunikasi dari pihak kepolisian.

BEM UMM juga mengadakan pertemuan dengan kuasa hukum keluarga untuk memverifikasi kondisi dan hambatan penyidikan.

Audiensi ke Polda Jawa Timur
Pada 7 Januari 2026, BEM UMM menghadiri audiensi dengan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur.

Audiensi ini bertujuan meminta klarifikasi yang objektif mengenai perkembangan penyidikan serta menegaskan pentingnya transparansi dari institusi penegak hukum.

Namun, BEM UMM menilai bahwa informasi yang disampaikan dalam audiensi tersebut belum menunjukkan adanya arah penanganan perkara yang jelas.

Minimnya update resmi justru memperkuat kesan stagnasi dan memperlemah kepercayaan publik terhadap mekanisme penegakan hukum.

Presiden Mahasiswa BEM UMM, Wahyuddin Fahrrurrijal, menegaskan:

“Keterlambatan informasi dan minimnya update memberikan kesan bahwa proses hukum tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Kami hadir bukan untuk berkonfrontasi, tetapi untuk memastikan bahwa keadilan bagi korban benar-benar diperjuangkan.

Menteri Politik, Hukum, dan HAM BEM UMM bersama jajaran Dirjen Aksi menegaskan bahwa apabila Polda Jawa Timur terus mempertahankan pola minim transparansi, maka BEM UMM siap menggelar aksi demonstrasi terbuka sebagai bentuk tekanan moral.

“Jika tidak ada kejelasan, ketegasan, dan transparansi dari Polda Jawa Timur, maka BEM UMM akan turun ke jalan untuk memperjuangkan keadilan bagi almarhumah.

Pernyataan ini merupakan bentuk kontrol sosial akademis, bukan bentuk agitasi emosional.

BEM UMM mengajak seluruh mahasiswa dan masyarakat:
Mengawal kasus secara objektif dan terukur,
Tidak menyebarkan narasi spekulatif di media sosial,
Menjaga empati dan kehati-hatian dalam mengomentari peristiwa sensitif, Menghormati keluarga korban yang masih dalam suasana duka.

BEM UMM menegaskan bahwa pengawalan ini merupakan tanggung jawab moral komunitas akademik untuk memastikan hadirnya keadilan substantif.

BEM UMM menyampaikan tiga tuntutan utama:
Polda Jawa Timur harus mengusut tuntas kasus kematian mahasiswi UMM dengan transparansi, profesionalitas, dan akuntabilitas.

Polda Jawa Timur wajib memberikan perkembangan penyidikan secara berkala kepada keluarga korban dan publik.

Proses etik dan pidana terhadap oknum aparat yang diduga terlibat harus dilakukan secara cepat, terbuka, dan sesuai prosedur hukum.

BEM UMM menegaskan bahwa pengawalan terhadap kasus ini bukan tindakan emosional, tetapi bentuk komitmen akademis dan moral untuk memastikan negara hadir dalam melindungi warganya.

Minimnya transparansi hanya akan memperpanjang ketidakpastian hukum dan memperlemah rasa keadilan publik.
Keadilan tidak boleh menunggu, dan keterbukaan bukan opsi, melainkan kewajiban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelar Apel Gabungan, Polresta Tangerang Siaga Hadapi Erupsi Gunung Anak Krakatau
Masyarakat Kp Bojongloa Cisoka Lelah Liat Pengukuran, Jalan Tetap Tak Ada Perbaikan, Bupati Tangerang Minta Tinjau
Jalan Rusak Di Kp Cipari Cisoka Sudah kami Sampaikan Pada Bupati Dan Wakil Bupati Tangerang Dan sudah Terbalaskan, Ini Kata Wahyu Nugraha Sekretaris DPD Partai Golkar
ALIANSI PEDULI BANTEN SOROTI KINERJA PEMKAB TANGERANG, TERKAIT JALAN RUSAK SELAMA SEKITAR 20 TAHUN DI KP CIPARI CISOKA, PEMERINTAH KEMANA SAJA
Jalan Ancur Di Kp Cipari Cisoka, Ini Kata Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah : Kirim Titik Lokasi Segera Ya, Biar Saya Bantu Usulkan Ke Dinas Terkait
Dari Bara Api Persatuan, Lahir Pemuda Loyal Militan dan Berdedikasi
Di wilayah kec cisoka masih ada jalan rusak parah tak kunjung diperbaiki, Kemana Saja Pejabat Pemerintah Kabupaten Tangerang
Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, Terima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI Ke Masyarakat Hindu Tengger

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:50 WIB

Gelar Apel Gabungan, Polresta Tangerang Siaga Hadapi Erupsi Gunung Anak Krakatau

Selasa, 8 September 2026 - 12:44 WIB

Masyarakat Kp Bojongloa Cisoka Lelah Liat Pengukuran, Jalan Tetap Tak Ada Perbaikan, Bupati Tangerang Minta Tinjau

Selasa, 8 September 2026 - 00:07 WIB

Jalan Rusak Di Kp Cipari Cisoka Sudah kami Sampaikan Pada Bupati Dan Wakil Bupati Tangerang Dan sudah Terbalaskan, Ini Kata Wahyu Nugraha Sekretaris DPD Partai Golkar

Senin, 7 September 2026 - 01:28 WIB

ALIANSI PEDULI BANTEN SOROTI KINERJA PEMKAB TANGERANG, TERKAIT JALAN RUSAK SELAMA SEKITAR 20 TAHUN DI KP CIPARI CISOKA, PEMERINTAH KEMANA SAJA

Senin, 7 September 2026 - 01:21 WIB

Jalan Ancur Di Kp Cipari Cisoka, Ini Kata Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah : Kirim Titik Lokasi Segera Ya, Biar Saya Bantu Usulkan Ke Dinas Terkait

Berita Terbaru