Banjir Menguji Kepemimpinan: Respons Lamban Sumut vs Sigap Aceh

- Penulis

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com l Medan/Kuala Simpang, 4 Desember 2025 – Musim hujan kembali menimbulkan banjir di Sumatera Utara dan Aceh. Perbedaan penanganan antara dua gubernur semakin tajam terlihat, menimbulkan sorotan keras dari masyarakat dan penggiat sosial.

Sumatera Utara: Respons Lamban dan Koordinasi Amburadul
Di Medan dan wilayah terdampak lainnya, warga menilai penanganan Gubernur Bobby Afif Nasution lamban dan terkesan setengah hati. “Air sudah naik sampai dada, tapi evakuasi dan bantuan datang belakangan. Banyak keluarga terjebak di rumah,” keluh Sari, warga Medan Helvetia.

Pantauan lapangan menunjukkan bahwa koordinasi antar instansi kerap membingungkan. Tim BPBD dan relawan harus bergulat dengan birokrasi dan tumpang tindih perintah, sementara masyarakat menunggu di tengah genangan. Fokus gubernur pada infrastruktur kota dianggap lebih menguntungkan wilayah perkotaan, sementara desa-desa dan kawasan pinggiran tetap rawan banjir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur SUMUT ini merupakan ujian kepemimpinannya yang pertama walaupun sewaktu Walikota MEDAN dia “ GAGAL MENATA BANJIR SERTA MEMBUAT RETENSI BANJIR DI USU dan Martubung . Oleh karena nya warga SUMUT DAN MEDAN sekitarnya harus menyadari hal ini terhadap LEADERSHIP / KEPEMIMPINANNYA SELAKU GUBSU dalam segala ASPEK PERMASALAHAN RAKYAT DI LAPANGAN, sebab nya saja “ KURANNYA HUMANITY( Kemanusiaan ) yang jadi korban terdampak banjir tersebut , seolah mengnggap manusia ini seperti mertuanya membuang kan bantuan kepada rakyat Indonesia seperti yang terpantau di lapangan saat memberikan bantuan kepada masyarakat korban terdampak banjir di Sibolga, masyarakat tak obah nya di buat bak binatang.

Justeru jauh LEVEL / Class LEADERSHIP dengan Gubernur Aceh MUZAKIR MANAF ( MUALLEM ) sampai sampai “ MENITISKAN AIR MATANYA terhadap warganya yang terdampak banjir itu.

Aceh: Kecepatan dan Koordinasi di Ujung Timur
Sebaliknya, masyarakat di Kuala Simpang memuji kecepatan dan ketegasan Gubernur Muzakir Manaf yang akrap disapa (Muallim). “Babinsa dan BPBD langsung turun, posko bantuan dibuka, evakuasi berjalan lancar. Semua dilakukan tanpa menunggu lama,” ungkap Ramli, kepala dusun terdampak.

Aceh menampilkan pendekatan yang komprehensif dan terstruktur, termasuk pembersihan sungai dan kanal kritis, koordinasi rapi antar instansi, serta edukasi mitigasi banjir ke masyarakat desa. Strategi ini menekan dampak banjir secara signifikan dibanding Sumut.

Kesimpulan Pedas

Sumut: Penanganan lamban, koordinasi kacau, fokus hanya kota, desa-desa menanggung risiko sendiri.
Aceh: Respons cepat, koordinasi rapi, mitigasi menyeluruh, komunikasi efektif hingga tingkat desa.
Perbedaan mencolok ini menjadi alarm keras bagi pemerintah provinsi lain: kecepatan dan ketegasan di lapangan menentukan nyawa dan keselamatan warga, bukan hanya rencana dan janji proyek infrastruktur.

Catatan Masyarakat: “Banjir tidak menunggu keputusan birokrasi. Pemimpin yang lamban hanya menambah penderitaan rakyat,” tegas seorang warga Medan.

Penulis : M.SN

Editor : Kaperwil Sumut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ibu Tri Suswanti Tito Karnavian Apresiasi Registrasi Posyandu Bali
Dua Tahun Presiden Prabowo: 200 Fakta Gerak Nyata, Ekonomi Tumbuh 5,45% Tertinggi 13 Tahun, Kemiskinan Turun, BUMN Melonjak
Peduli Korban Karhutla Bromo, Kapolres Probolinggo Bersama Polwan Datangi Keluarga Korban
Samsat Lumajang Diserbu Wajib Pajak Selama Program Pemutihan, Petugas Imbau Warga Tak Menunggu Batas Akhir
Oknum Perilaku Anggota Polisi Viral di Medsos, IPDA Widy : Propam Dalami Informasi
Gubernur Koster Dampingi Presiden ke V Megawati Tinjau Abrasi Pantai Kuta
Gubernur Koster Tegaskan Sinergi Pusat dan Daerah Sangat Penting
Samsat Lumajang Full Senyum! Pemutihan Pajak Bikin Warga Berbondong-bondong Bayar Pajak

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:28 WIB

Ibu Tri Suswanti Tito Karnavian Apresiasi Registrasi Posyandu Bali

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Dua Tahun Presiden Prabowo: 200 Fakta Gerak Nyata, Ekonomi Tumbuh 5,45% Tertinggi 13 Tahun, Kemiskinan Turun, BUMN Melonjak

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Peduli Korban Karhutla Bromo, Kapolres Probolinggo Bersama Polwan Datangi Keluarga Korban

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Samsat Lumajang Diserbu Wajib Pajak Selama Program Pemutihan, Petugas Imbau Warga Tak Menunggu Batas Akhir

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Oknum Perilaku Anggota Polisi Viral di Medsos, IPDA Widy : Propam Dalami Informasi

Berita Terbaru