Cegah Meluasnya Kebakaran di TNBTS, BPBD Kabupaten Probolinggo Lakukan Patroli Intensif

- Penulis

Selasa, 4 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Upaya pencegahan meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus dilakukan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo menggelar patroli pemantauan di wilayah Kecamatan Sukapura, Selasa (4/8/2026) siang, menyusul kebakaran yang terjadi di Blok Bantengan sejak Senin (3/8/2026) sore.

Patroli diawali dari Desa Sariwani dengan menyisir sejumlah jalur yang mengarah ke lokasi terdampak. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi terkini kebakaran sekaligus mengidentifikasi potensi penyebaran api ke kawasan hutan lainnya.

Petugas BPBD bersama unsur terkait melakukan observasi lapangan guna memantau perkembangan titik-titik api yang masih berpotensi aktif. Selain itu, tim juga melakukan pemetaan area rawan guna memudahkan langkah penanganan apabila kondisi kebakaran mengalami peningkatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kawasan Blok Bantengan menjadi fokus perhatian karena berada di area konservasi TNBTS yang memiliki ekosistem penting dan menjadi salah satu destinasi wisata alam unggulan di Jawa Timur. Kebakaran yang terjadi dikhawatirkan dapat meluas apabila dipengaruhi embusan angin dan kondisi vegetasi yang mengering akibat musim kemarau.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, menegaskan bahwa patroli lapangan merupakan bagian dari langkah mitigasi untuk mengurangi risiko meluasnya kebakaran. Menurutnya, kecepatan dalam memperoleh informasi dari lapangan sangat menentukan efektivitas penanganan.

“Sejak menerima laporan kebakaran di Blok Bantengan, kami langsung meningkatkan pemantauan melalui patroli rutin. Langkah ini penting untuk mengetahui perkembangan kondisi di lapangan dan memastikan apabila terdapat potensi perluasan api dapat segera ditindaklanjuti bersama tim gabungan,” kata Oemar Sjarief.

Ia menjelaskan bahwa koordinasi terus dilakukan dengan Balai Besar TNBTS, aparat keamanan, pemerintah kecamatan serta unsur relawan yang berada di sekitar kawasan. Sinergi tersebut diperlukan agar seluruh sumber daya yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam upaya pengendalian kebakaran.

Selain memantau titik kebakaran, petugas juga melakukan identifikasi terhadap faktor-faktor yang dapat mempercepat penyebaran api. Di antaranya kondisi cuaca, arah angin, tingkat kekeringan vegetasi serta akses menuju lokasi yang menjadi pertimbangan dalam penyusunan strategi penanganan.

BPBD Kabupaten Probolinggo turut mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar meningkatkan kewaspadaan selama berada di kawasan pegunungan. Masyarakat diminta menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi munculnya titik api baru.

Hingga Selasa pagi, patroli dan pemantauan masih terus berlangsung di sekitar kawasan TNBTS. Pemerintah daerah berharap langkah antisipatif yang dilakukan sejak dini dapat mencegah meluasnya karhutla serta menjaga kelestarian kawasan konservasi yang menjadi salah satu aset lingkungan dan pariwisata Kabupaten Probolinggo. (Septyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

331 Warga Desa Pondokdalem Semboro Terima Sertifikat Tanah PTSL Tahap Pertama
Krisis Air Bersih Landa Pandeglang, Warga Desa Simpang Tiga dan Sekitarnya Menjerit Kekeringan
Pemdes Pondokdalem Semboro Salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ke 20 Penerima Manfaat
Info Bali Soal Monev PKK Bali, Desa Adat dan Juara Kompetisi
PERUMDAM TKR Siagakan Mobil Tangki Air di Dua Lokasi Terdampak Kekeringan
Skandal Pengondisian Proyek U-Ditch Legok: DPP LSM ARBER Resmi Layangkan Surat Audiensi Soal Oknum Wartawan “Penyokong”!
Nyadran Karo 1948 Caka Desa Ngadirejo Alunan Ketipung Pelestarian Budaya Lokal Tengger
Puluhan Karangan Bunga Penuhi Rumah Duka Martua Nainggolan, Bukti Jejak Baik Jurnalis Media Center Jayanti

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Cegah Meluasnya Kebakaran di TNBTS, BPBD Kabupaten Probolinggo Lakukan Patroli Intensif

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:22 WIB

331 Warga Desa Pondokdalem Semboro Terima Sertifikat Tanah PTSL Tahap Pertama

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:34 WIB

Krisis Air Bersih Landa Pandeglang, Warga Desa Simpang Tiga dan Sekitarnya Menjerit Kekeringan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:55 WIB

Pemdes Pondokdalem Semboro Salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ke 20 Penerima Manfaat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:28 WIB

Info Bali Soal Monev PKK Bali, Desa Adat dan Juara Kompetisi

Berita Terbaru

Uncategorized

Semua Lakukan Penandatanganan MoU dan MoA, Ini Maksud Dan Tujuannya

Selasa, 4 Agu 2026 - 11:32 WIB