Aktivis Sipispis Kecam PT Tenera Sergai Perkasa: Diduga Buang Limbah ke Sungai dan Cemari Lingkungan

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Serdang Bedagai – Seorang aktivis peduli daerah dari Kecamatan Sipispis, Ahmad Reza, mengecam keras tindakan PT Tenera Sergai Perkasa (TSP) yang diduga melakukan pembuangan limbah ke aliran sungai hingga menyebabkan pencemaran lingkungan. Dugaan tersebut memicu keresahan warga yang selama ini bergantung pada sungai sebagai sumber air untuk kebutuhan sehari-hari.

Dalam keterangannya kepada awak media, Senin (01/12/2025), di Dusun I Sikawak, Desa Silau Padang, Kecamatan Sipispis, Ahmad Reza menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan hanya melanggar etika dan prinsip tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat.
“Tindakan membuang limbah ke sungai adalah bentuk kejahatan lingkungan. Dampaknya tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga mengancam kesehatan warga dan keberlangsungan hidup masyarakat sekitar,” tegasnya.

Menurut pengakuan sejumlah warga, aktivitas pembuangan limbah bukanlah hal baru. Mereka kerap melihat kegiatan mencurigakan yang dilakukan pada jam-jam sepi, seolah disengaja agar tidak terpantau masyarakat. Hal ini, menurut Ahmad Reza, menunjukkan adanya kelalaian serius dan dugaan pembiaran dari pihak perusahaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mendesak pemerintah desa, kecamatan, hingga aparat penegak hukum agar tidak menutup mata terhadap persoalan tersebut.
“Kami meminta Polres Sergai dan Dinas Lingkungan Hidup untuk turun langsung melakukan penyelidikan menyeluruh. Jangan sampai perusahaan besar merasa bisa berbuat semaunya karena memiliki kekuatan modal,” ujarnya.

Sebagai aktivis peduli daerah, Ahmad Reza menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan hak masyarakat atas lingkungan yang bersih dan aman. Ia mengajak warga serta organisasi kepemudaan untuk bersatu menyuarakan penolakan terhadap praktik pencemaran lingkungan di wilayah Sipispis.

“Tanggung jawab menjaga lingkungan adalah kewajiban kita bersama. Namun ketika ada pihak yang justru merusaknya demi keuntungan, maka kami sebagai masyarakat sipil tidak akan tinggal diam,” tutupnya.

Penulis : Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perampokan Berdarah di Jember Kota, Pemilik Toko Emas Murni Dibacok Dua Pelaku
FORJI Lumajang: Santri Berdaya, Indonesia Jaya, Momentum HSN 2026 Perkokoh NKRI
Ketua Umum PW KPMDB BREGAS Desak Pemerintah Ambil Langkah Taktis Atasi Krisis Hutan Kalimantan
Kecelakaan Lalu Lintas melibatkan Dua Dump Truk Terjadi di Badan Jalan Candipuro Lumajang, Laka Material Diselesaikan Mediasi di Polsek
AKSI CEPAT POLRES LUMAJANG BERSAMA TIM GABUNGAN BERHASIL JINAKKAN API DI BLOK BANTENGAN
Pembakaran Sisa Sampah Berakhir Tragis, Mutasan Tewas dalam Insiden Api di Probolinggo
KAPOLRES LUMAJANG TURUN LANGSUNG KE SPBU SUKODONO, PASTIKAN STOK BBM AMAN DI TENGAH KETERLAMBATAN DISTRIBUSI
Simpan Sabu di Wadah Skincare, Upaya Penyelundupan Barang Haram ke Lapas Banyuwangi Digagalkan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Perampokan Berdarah di Jember Kota, Pemilik Toko Emas Murni Dibacok Dua Pelaku

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:06 WIB

FORJI Lumajang: Santri Berdaya, Indonesia Jaya, Momentum HSN 2026 Perkokoh NKRI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Ketua Umum PW KPMDB BREGAS Desak Pemerintah Ambil Langkah Taktis Atasi Krisis Hutan Kalimantan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Kecelakaan Lalu Lintas melibatkan Dua Dump Truk Terjadi di Badan Jalan Candipuro Lumajang, Laka Material Diselesaikan Mediasi di Polsek

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:03 WIB

AKSI CEPAT POLRES LUMAJANG BERSAMA TIM GABUNGAN BERHASIL JINAKKAN API DI BLOK BANTENGAN

Berita Terbaru