Bantuan Bedah Rumah di Kampung Kuya Diduga Tidak Tepat Sasaran, Jadi Sorotan Warga

- Penulis

Selasa, 21 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaexpose.com | Kabupaten Tangerang – Program bantuan bedah rumah di Kampung Kuya RT 05 RW 03, Desa Pangkat, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan warga. Program tersebut diduga tidak tepat sasaran karena penerima bantuan disebut sebagai warga yang dinilai berkecukupan secara ekonomi. Senin (21/7/2026).

Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, penerima bantuan bedah rumah diduga bukan termasuk kategori masyarakat yang membutuhkan.

“Program bantuan bedah rumah tersebut diduga tidak tepat sasaran karena penerima manfaatnya dinilai merupakan orang yang mampu. Yang bersangkutan disebut memiliki usaha penggilingan padi dan kendaraan pribadi,” ujar warga tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim kontrol sosial Media Center Jayanti melakukan penelusuran ke lokasi untuk memperoleh data dan informasi lebih lanjut.
Berdasarkan hasil penelusuran, pekerjaan bedah rumah tersebut telah berlangsung sekitar tujuh hari. Warga menyebut penerima manfaat adalah H. Wading yang diketahui memiliki usaha penggilingan padi, sementara pelaksanaan pekerjaan disebut dikoordinasikan oleh seorang perempuan bernama Rateh.

Awak media kemudian mendatangi kediaman Rateh untuk melakukan konfirmasi. Namun, yang bersangkutan sedang tidak berada di tempat. Suaminya yang ditemui di lokasi mengarahkan awak media untuk menghubungi koordinator kecamatan (Korcam) bernama Yatno.

Konfirmasi juga disampaikan kepada Yatno melalui pesan WhatsApp. Awak media meminta penjelasan mengenai asal-usul program bedah rumah tersebut serta mekanisme penetapan penerima manfaat, mengingat adanya laporan warga yang mempertanyakan ketepatan sasaran bantuan. Hingga berita ini diterbitkan, pesan tersebut belum mendapat tanggapan.

Sementara itu, Sekretaris Desa Pangkat, Edi Hartono, saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan pihak pemerintah desa tidak mengetahui secara pasti asal program tersebut karena tidak ada koordinasi dengan pemerintah desa.

“Saya tidak mengetahui program itu berasal dari mana karena tidak ada koordinasi dengan pihak pemerintah desa. Yang saya ketahui, di Kampung Kuya RT 04 RW 03 masih banyak rumah tidak layak huni yang sudah diajukan untuk mendapatkan bantuan sejak tahun lalu, namun hingga kini belum terealisasi,” jelas Edi Hartono.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak penyelenggara program maupun instansi terkait mengenai dugaan ketidaktepatan sasaran penerima bantuan bedah rumah tersebut.

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Periksa Dua Mantan Pejabat Dinsos dan Belasan Petugas PKH Brebes Soal Dugaan Korupsi Bansos Covid-19
Di Alun-Alun Brebes, Gus Bill Mengubah Bawang Merah Jadi Bahasa Hati
Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang
Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan UMKM di Kota Tangerang, DPRD Usulkan Dua Raperda Inisiatif 
DPD Gerindra Sumut Buka Suara soal Pemakzulan Masinton, Sikap DPC Tapteng Disebut Tanpa Koordinasi
Refleksi Dies Natalis ke-13 LSM PMPR Indonesia: Dadan Nugraha Meneguhkan Esensi Gerakan Sosial dan Integritas Kebijakan Publik
DIDUGA ADA JUAL BELI AIR IRIGASI DI SKUNDER KALIPAHIT, WARGA TEGALDLIMO PERSOALKAN PUNGUTAN Rp50 RIBU
Melalui 110 Warga Melaporkan Kejadian Diduga Pencurian Sepeda Motor Di Perum Metro Munjul Solear, Gerak Cepat Jajaran Kepolisian Polsek Cisoka Datangi TKP

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:28 WIB

KPK Periksa Dua Mantan Pejabat Dinsos dan Belasan Petugas PKH Brebes Soal Dugaan Korupsi Bansos Covid-19

Rabu, 9 September 2026 - 15:36 WIB

Di Alun-Alun Brebes, Gus Bill Mengubah Bawang Merah Jadi Bahasa Hati

Rabu, 9 September 2026 - 10:55 WIB

Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang

Rabu, 9 September 2026 - 10:03 WIB

Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan UMKM di Kota Tangerang, DPRD Usulkan Dua Raperda Inisiatif 

Rabu, 9 September 2026 - 07:29 WIB

DPD Gerindra Sumut Buka Suara soal Pemakzulan Masinton, Sikap DPC Tapteng Disebut Tanpa Koordinasi

Berita Terbaru