Kuburan Diduga Terdampak Proyek Jalan Paving Blok di Kampung Kuya, Jayanti

- Penulis

Minggu, 12 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaexpose.com | Kabupaten Tangerang – Pembangunan jalan paving blok di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sumur Tamiang, Kampung Kuya RT 04/RW 03, Desa Pangkat, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan sejumlah pihak. Minggu (12/07/2026).

Berdasarkan hasil peninjauan yang dilakukan tim kontrol sosial Media Center Jayanti di lokasi proyek, ditemukan sejumlah hal yang menjadi perhatian. Di antaranya, proyek tersebut disebut tidak memasang papan informasi sehingga identitas kegiatan, sumber anggaran, dan nilai proyek tidak diketahui oleh masyarakat.

Selain itu, tim juga menyoroti adanya salah satu makam yang diduga terdampak pembangunan jalan paving blok. Di lokasi, pekerja juga terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) sebagai bagian dari penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang pekerja di lokasi mengatakan bahwa pembangunan jalan paving blok memiliki panjang sekitar 135 meter. Namun, ia mengaku tidak mengetahui asal-usul proyek maupun sumber anggarannya.

“Mandor pelaksananya orang Rajeg, tadi baru saja pulang,” ujar pekerja tersebut.

Ia juga menyebutkan bahwa pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu lima hari dan dikerjakan oleh dua orang pekerja.

Sementara itu, Ketua Media Center Jayanti, Bonai Supriyadi, mempertanyakan tidak adanya papan informasi proyek serta dugaan terdampaknya salah satu makam akibat pekerjaan tersebut.

“Seharusnya pekerjaan dilengkapi papan informasi proyek agar masyarakat mengetahui kegiatan ini berasal dari mana. Selain itu, aspek keselamatan kerja juga harus menjadi perhatian. Kami juga melihat ada salah satu makam yang diduga terdampak proyek jalan paving blok. Pertanyaannya, apakah pihak keluarga makam tersebut sudah dikoordinasikan?” tegas Bonai.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait belum memberikan keterangan atau tanggapan resmi atas temuan dan pertanyaan yang disampaikan.

 

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Periksa Dua Mantan Pejabat Dinsos dan Belasan Petugas PKH Brebes Soal Dugaan Korupsi Bansos Covid-19
Di Alun-Alun Brebes, Gus Bill Mengubah Bawang Merah Jadi Bahasa Hati
Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang
Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan UMKM di Kota Tangerang, DPRD Usulkan Dua Raperda Inisiatif 
DPD Gerindra Sumut Buka Suara soal Pemakzulan Masinton, Sikap DPC Tapteng Disebut Tanpa Koordinasi
Refleksi Dies Natalis ke-13 LSM PMPR Indonesia: Dadan Nugraha Meneguhkan Esensi Gerakan Sosial dan Integritas Kebijakan Publik
DIDUGA ADA JUAL BELI AIR IRIGASI DI SKUNDER KALIPAHIT, WARGA TEGALDLIMO PERSOALKAN PUNGUTAN Rp50 RIBU
Melalui 110 Warga Melaporkan Kejadian Diduga Pencurian Sepeda Motor Di Perum Metro Munjul Solear, Gerak Cepat Jajaran Kepolisian Polsek Cisoka Datangi TKP

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:28 WIB

KPK Periksa Dua Mantan Pejabat Dinsos dan Belasan Petugas PKH Brebes Soal Dugaan Korupsi Bansos Covid-19

Rabu, 9 September 2026 - 15:36 WIB

Di Alun-Alun Brebes, Gus Bill Mengubah Bawang Merah Jadi Bahasa Hati

Rabu, 9 September 2026 - 10:55 WIB

Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang

Rabu, 9 September 2026 - 10:03 WIB

Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan UMKM di Kota Tangerang, DPRD Usulkan Dua Raperda Inisiatif 

Rabu, 9 September 2026 - 07:29 WIB

DPD Gerindra Sumut Buka Suara soal Pemakzulan Masinton, Sikap DPC Tapteng Disebut Tanpa Koordinasi

Berita Terbaru