Garudaxpose.com | Bali – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa berkesempatan mendampingi Gubernur Bali, Wayan Koster saat menerima audiensi Wakil Gubernur NTT, Irjen. Pol. (Purn). Drs. Johni Asadoma, M.Hum bersama jajaran pada Jumat 30 Januari 2026.
Pada kesempatan itu hadir segenap jajaran Pemerintah Provinsi Bali, Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, unsur Polri, TNI dan instansi terkait lainnya.
Pertemuan dibalut rasa persaudaraan ini membahas berbagai isu strategis dan perjanjian kerjasama antara Pemerintah Provinsi Bali dengan Pemprov NTT. Secara garis besar, pertemuan ini juga turut membahas mengenai beberapa isu sosial dan juga kamtibmas, serta juga berbagai upaya yang akan dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi antardaerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wawali Kota Denpasar Arya Wibawa pada kesempatan yang sama, turut mengapresiasi kehadiran Wagub NTT dan jajaran dalam upaya untuk mempererat tali silaturahmi.
“Kami di jajaran Pemkot Denpasar juga mengucapkan selamat datang kepada Wagub NTT dan jajaran di Kota Denpasar. Semoga kesempatan ini menjadi jalan untuk menguatkan kerjasama dan menjaga hubungan baik antara Pemprov Bali, Pemkot Denpasar dan Pemprov NTT, sejalan dengan semangat Vasudhaiva Kutumbakam atau gotong – royong bekerjasama,” ungkap Arya Wibawa.
Wakil Gubernur NTT, Irjen. Pol. (Purn). Drs. Johni Asadoma, M.Hum menyebut senang dapat melawat ke Pemerintah Provinsi Bali dalam agenda menyapa para Diaspora NTT yang ada di Bali.
“Diaspora NTT tercatat telah hadir di Bali sejak 70 tahun yang lalu dan beberapa telah sukses berkontribusi kepada Bali disejumlah bidang seperti olahraga. Hubungan yang baik ini semoga tidak dirusak oleh perbuatan segelintir oknum,” ungkapnya.
Lebih jauh, Johni Asadoma mengemukakan, ke depan melalui pertemuan ini, pihaknya akan berupaya untuk menjalankan kerjasama yang strategis dan pembenahan yang lebih baik mengantisipasi isu sosial dan kamtibmas yang melibatkan warga NTT di Bali.
“Pertemuan dengan Gubernur Bali ini menjadi awal yang baik dalam melakukan pembenahan – pembenahan tersebut,” ujar Johni Asadoma. @ (NPU)












