Info Bali Terkait Tata Kelola Daerah, Kunker PGRI, Sektor Kerajinan dan Tantangan Global

- Penulis

Sabtu, 30 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Tata Kelola Ekonomi Daerah Terbaik, Gubernur Koster Dianugerahi Tribun Bali Award, Dahlan: Kontribusi Mulia untuk Masyarakat

Garudaxpose.com l Denpasar-Bali – Kepemimpinan Gubernur Bali, Wayan Koster di Pemerintah Provinsi Bali pada periode ke-II tahun 2026 dianugerahi penghargaan Tribun Bali Award 2026 kategori “Tata Kelola Ekonomi Daerah Terbaik”.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster dari CEO Tribun Network (Tribunnews), Dahlan Dahi, pada Jumat (Sukra Umanis, Warigadean) 29 Mei 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya, Kota Denpasar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tribun Bali menganugerahi penghargaan bergengsi tersebut, karena menilai Pemerintah Provinsi Bali yang dinahkodai Gubernur Wayan Koster telah mencatatkan kinerja terbaik dalam pengendalian inflasi, kemiskinan, pendidikan, pesehatan, tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi ditengah dinamika nasional maupun global. Ditangan Wayan Koster, ekonomi Bali juga berhasil mengalami pertumbuhan 5,58 persen pada periode Triwulan I Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Gubernur Wayan Koster menyampaikan terimakasih atas penghargaan yang diberikan oleh Tribun Bali. Kata Koster, penghargaan ini bukan sesuatu yang dicari. Terus terang saja, yang harus dilakukan lebih banyak ialah mengutamakan kerja dari pada atribut penghargaan.

“Bukan ini yang dicari, tapi kerja untuk Bali dan masyarakat Bali,” ujarnya.

Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini menegaskan bahwa di periode keduanya, masih banyak pekerjaan dan sejumlah agenda penting untuk Bali yang harus dituntaskan, karena waktu lima tahun menjadi Gubernur Bali terlihat sangat singkat.

“Jadi di periode kedua, sebelum berakhir pada 20 Februari 2030, saya harus kerja lebih cepat dan kerja lebih keras agar bisa meletakan pondasi yang kokoh untuk Bali sesuai Haluan Pembangunan Masa Depan Bali 100 Tahun Bali Era Baru,” katanya sembari mengatakan Bali kedepan harus tetap eksis dengan pondasi kehidupan yang semakin berkualitas, berdaya saing tinggi, dan kompetitif dari segi ekosistem kehidupan lingkungan serta budaya-nya sesuai visi pembangunan Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Kemudian berbicara ekonomi, Koster mengungkapkan dalam pemerintahannya Ekonomi Bali sempat mengalami minus 9,31 persen akibat bencana dunia pandemi COVID-19 pada tahun 2020 Kemudian pada tahun 2021 ekonomi Bali secara perlahan membaik 1,46 persen, tahun 2022 membaik tumbuh positif 4,3 persen, sampai di tahun 2025 membaik 5,82 persen atau berada nomor lima di Indonesia.

“Bali berada nomor lima di Indonesia ekonominya paling baik, sedangkan nomor empat sampai diatasnya merupakan daerah penghasil tambang seperti minyak gas, batubara, nikel. Jadi ekonomi Bali yang 5,82 persen itu sebenarnya kontribusi terbesarnya dari sektor pariwisata,” jelas Gubernur Koster seraya mengatakan pada tahun 2025 jumlah Wisatawan Mancanegara ke Bali mencapai 7,05 juta orang atau lebih tinggi dari tahun 2024 yang hanya mencapai 6,33 juta orang.

Pada tahun 2025, Pariwisata Bali juga berkontribusi sebagai penyumbang devisa yang mencapai Rp 176,0 Triliun atau 55,0 persen. Jadi disini kita bisa bayangkan, Pulau Bali yang kecil bisa memberikan kontribusi secara ekonomi, karena daya tariknya tidak ada yang mengalahkan yaitu kekayaan dan keunikan seni budaya Bali yang di dalamnya meliputi berbagai adat istiadat, tradisi, seni budaya dan kearifan lokal Bali.

“Inilah magnet pariwisata Bali,
jadi selain merawat infrastrukturnya yang harus bagus, nomor satu di hulu yang harus dirawat ialah budaya sampai Desa Adat. Tanpa Desa Adat di Bali kita tidak bisa merawat budaya Bali secara utuh. Bali harus bangga, karena satu-satunya Provinsi di Indonesia yang mampu melestarikan Desa Adat,” jelasnya.

Sebagai penutup, Tata Kelola Penguatan Ekonomi Bali di kepemimpinan Wayan Koster tidak saja bertumpu pada sektor pariwisata, namun Gubernur Bali lulusan ITB ini menginovasikan kebangkitan ekonomi Bali untuk mewujudkan Bali Berdikari dalam Bidang Ekonomi melalui sentuhan Transformasi Ekonomi Kerthi Bali dengan menguatkan sektor unggulan yang ada di Pulau Dewata, diantaranya meliputi sektor Pertanian, Kelautan/Perikanan, Industri, IKM, UMKM, dan Koperasi, sektor Ekonomi Kreatif dan Digital, serta sektor Pariwisata.

Sementara CEO Tribun Network (Tribunnews), Dahlan Dahi menyampaikan penghargaan ini diberikan setelah pihaknya dengan kerja keras melakukan penilaian atas kebaikan program yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah, Swasta, sampai Individu dalam membangun kemajuan daerahnya dan membangun masyarakat.

“Kita lihat seberapa besar kontribusinya dalam berbuat mulia kepada masyarakat, jadi itu makna penghargaan yang kami berikan dalam ajang Tribun Bali Award 2026 ini” jelas Dahlan.
(Ded/Tra).


Hadiri Konkerprov PGRI Bali 2026, Ny. Putri Koster Dorong Guru Tingkatkan Kompetensi dan Wawasan

Garudaxpose.com l Denpasar-Bali Ibunda Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mendorong para guru untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta memperkuat literasi di tengah derasnya arus informasi pada era digital saat ini.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) PGRI Provinsi Bali Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Gedung Universitas Terbuka Denpasar, Jumat (29/5).

Menurut Ny. Putri Koster, guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan pola pikir generasi muda. Karena itu, kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kemampuan guru dalam mengembangkan diri serta mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Untuk menghasilkan generasi yang cerdas dan berkualitas, para guru harus terus membekali diri dengan ilmu pengetahuan, teknologi, serta wawasan dari berbagai sumber. Dengan bekal tersebut, kita akan mampu melahirkan generasi yang memiliki daya saing dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Selain peningkatan kompetensi, Ny. Putri Koster juga mengingatkan pentingnya kemampuan menyaring informasi secara bijak. Ia mengajak para guru untuk menjadi teladan dalam membangun budaya literasi dan berpikir kritis di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.

“Sebagai masyarakat yang bijak, kita harus mampu memilah informasi dengan baik dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang belum jelas kebenarannya. Guru harus menjadi contoh dalam membangun budaya berpikir yang jernih, objektif, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh anggota PGRI Bali untuk terus menjaga kekompakan dan memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Bali yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

Menurutnya, kesamaan visi dan misi antara organisasi profesi guru dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mewujudkan tujuan pendidikan yang sejalan dengan arah pembangunan Bali.

Sementara itu, Ketua PGRI Bali, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, mengajak seluruh insan pendidikan untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan budaya literasi.

Ia menyampaikan bahwa antusiasme guru dalam Sayembara Menulis “Goresan Pena untuk Bali Bersih” menunjukkan semakin kuatnya semangat literasi di kalangan pendidik. Tercatat sekitar 600 karya mengikuti sayembara tersebut dan telah dipilih 50 karya terbaik melalui proses kurasi.

Menurutnya, karya-karya tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran sekaligus menjadi sarana menanamkan nilai-nilai kebersihan, kepedulian lingkungan, dan karakter positif kepada peserta didik.

Konkerprov PGRI Bali Tahun 2026 mengusung tema “Memperkuat Solidaritas dalam Mewujudkan Guru Bermutu, Indonesia Maju”. Kegiatan ini menjadi forum evaluasi program kerja organisasi sekaligus wadah menyamakan persepsi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Bali.

Selain Konkerprov, kegiatan juga dirangkaikan dengan pemberian apresiasi kepada para pemenang Sayembara Guru Menulis “Goresan Pena untuk Bali Bersih” serta peluncuran Aplikasi Sedana PGRI, yaitu sistem elektronik pengelolaan dana dan iuran anggota PGRI Provinsi Bali berbasis digital yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan organisasi.(Tutt/Tra).


Terima Rombongan dari NTB, Ibu Putri Koster Berbagi Pengalaman Memajukan Sektor Kerajinan

Garudaxpose.com l Denpasar-Bali – – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, menerima kunjungan Ketua Dekranasda Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Sinta Agathia Iqbal, di arena Pameran IKM Bali Bangkit, Taman Budaya Provinsi Bali, Jumat (29/5/2026).

Mengawali pertemuan, Ibu Putri Koster menyampaikan bahwa dirinya secara khusus mengundang Ketua Dekranasda NTB yang kebetulan tengah berada di Pulau Dewata.

“Biasanya bertemu saat menghadiri acara di Jakarta. Jadi, mumpung berada di Bali, kita bisa bertemu di sini,” ujarnya.

Pertemuan dengan rombongan dari provinsi tetangga tersebut dimanfaatkan Ibu Putri Koster untuk berbagi pengalaman dalam memajukan sektor kerajinan yang saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan.

Kepada Sinta Agathia Iqbal, Ibu Putri Koster banyak bercerita mengenai tantangan yang dihadapi Bali dalam upaya melestarikan dan memajukan sektor kerajinan, khususnya tenun tradisional.

Salah satu tantangan besar yang dihadapi adalah maraknya pemasaran kain tenun bermotif serupa endek yang diproduksi di Troso, Jawa Tengah. Menurutnya, kondisi tersebut sangat merugikan karena selain motifnya ditiru, Bali juga menghadapi kelangkaan tenaga penenun.

“Kain produksi Troso dijual dengan harga lebih murah, sehingga semakin sedikit warga Bali yang tertarik menjadi penenun. Jika dibiarkan, perajin tenun di Bali lambat laun akan berkurang bahkan bisa hilang. Padahal, peminat kain endek sangat banyak,” ujar Ibu Putri Koster.

Berangkat dari kondisi tersebut, sejak menjabat sebagai Ketua Dekranasda Bali, Ibu Putri Koster terus berupaya membangkitkan sektor kerajinan, khususnya yang berkaitan dengan wastra Bali.

Salah satu program yang digagasnya adalah Pameran IKM Bali Bangkit. Program yang diselenggarakan sejak masa pandemi Covid-19 itu bertujuan membantu pelaku UMKM meningkatkan omzet penjualan sekaligus memperluas akses pasar.

“Motto kami adalah produk berkualitas dengan harga pantas. Jadi, produk yang dipasarkan di sini sepenuhnya merupakan hasil karya penenun Bali,” imbuhnya.

Menyinggung produksi kain di Troso, Ibu Putri Koster berharap terdapat solusi yang dapat memberikan manfaat bagi semua pihak.

“Ini bukan kesalahan saudara-saudara kita di sana. Mari kita cari jalan tengah, misalnya menjadikan Bali sebagai super hub pemasaran kain tenun Nusantara,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dekranasda NTB menyampaikan bahwa kondisi serupa juga dialami oleh para perajin kain tenun khas daerahnya. Ia sependapat dengan Ibu Putri Koster mengenai pentingnya membangun dialog bersama para pemangku kebijakan di Jawa Tengah untuk mencari solusi yang saling menguntungkan.

Selain berbagi informasi dan pengalaman, rombongan Dekranasda NTB juga diajak berkeliling untuk melihat berbagai produk kerajinan yang dipamerkan dalam ajang IKM Bali Bangkit. (Dsk/Tra).


Gubernur Koster Dorong Penguatan Pariwisata Indonesia Ditengah Tantangan Global

Garudaxpose.com l Badung-Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri sekaligus turut membuka secara resmi gelaran Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) ke-12 yang berlangsung di Hotel The Westin Resort Nusa Dua, pada Rabu (28/5). Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana, perwakilan Menteri Luar Negeri RI yang diwakili Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ketua BBTF 2026 sekaligus Ketua ASITA Bali, I Putu Winastra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa BBTF tahun ini mengusung tema “Redefining Indonesia’s Gastronomy Journey: A Celebration of Taste, Culture, and Sustainable Heritage.”

Ia menegaskan BBTF bukan sekadar ajang business matching antara buyer dan seller, melainkan platform strategis untuk membangun kepercayaan pasar, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan membuka peluang bisnis nyata bagi industri pariwisata Indonesia. Tahun ini, BBTF diikuti 407 buyers dari 44 negara dan 286 sellers, yang menjadi bukti tingginya kepercayaan dunia internasional terhadap Bali dan Indonesia sebagai destinasi unggulan di tengah dinamika global.

Sementara itu, Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan BBTF sebagai salah satu travel fair terbesar dan paling strategis di Indonesia. Menurutnya, penyelenggaraan BBTF merupakan bagian dari upaya nyata pemerintah bersama seluruh pelaku industri pariwisata untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan mancanegara di tengah tantangan krisis global, ketidakpastian geopolitik, serta perubahan tren perjalanan dunia.

Ia menegaskan, ajang ini menjadi momentum penting untuk memperkuat promosi pariwisata Indonesia, memperluas jejaring pasar internasional, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional.(Eka/Tra)


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Camat Mayangan Pimpin GELISA POSKAMPLING di Mangunharjo, Perkuat Sinergi Keamanan hingga Tingkat RW
Semarak Iduladha 1447 H, Menteri Nusron Salurkan Hewan Kurban ke Pondok Pesantren Attaqwa
Semangat Iduladha 1447 H, Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat
Kodim 0209/LB Rampungkan Pembangunan Jembatan Beton Penghubung Dusun IV Purwosari dan Desa Pulo Jantan
Tahlil Malam Ke-4 Mendiang Alm. Hadi Hartono Dihadiri Anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi PDIP Mukhlis, SH
Sambut Yadnya Kasada 2026, Masyarakat Desa Wonokerto Kerja Bakti Bersihkan Jalan Sepanjang Tiga Kilo Meter
JUM’AT BERKAH LBH GADJA MADA INDONESIA, TEBAR KEBAIKAN DAN KEPEDULIAN SOSIAL UNTUK MASYARAKAT BANYUWANGI
ASN Pemkab Jembrana Gelar Aksi Gotong Royong

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:27 WIB

Camat Mayangan Pimpin GELISA POSKAMPLING di Mangunharjo, Perkuat Sinergi Keamanan hingga Tingkat RW

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:15 WIB

Info Bali Terkait Tata Kelola Daerah, Kunker PGRI, Sektor Kerajinan dan Tantangan Global

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:07 WIB

Semarak Iduladha 1447 H, Menteri Nusron Salurkan Hewan Kurban ke Pondok Pesantren Attaqwa

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:03 WIB

Semangat Iduladha 1447 H, Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:09 WIB

Kodim 0209/LB Rampungkan Pembangunan Jembatan Beton Penghubung Dusun IV Purwosari dan Desa Pulo Jantan

Berita Terbaru