Hari Lahir Pancasila, Bupati Kembang Ajak Perkokoh Persatuan dan Semangat Gotong Royong

- Penulis

Senin, 1 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Jembrana Bali – Pemerintah Kabupaten Jembrana menggelar apel peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Stadion Pecangakan, Jembrana, Senin (1/6). Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, bertindak selaku inspektur upacara dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkokoh semangat persatuan serta gotong royong sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Apel peringatan Hari Lahir Pancasila tersebut diikuti berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Korpri, PGRI hingga para pelajar. Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jembrana serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jembrana.

Dalam amanatnya, Bupati Kembang Hartawan mengingatkan kembali sejarah lahirnya Pancasila pada 1 Juni 1945. Ia menyampaikan bahwa dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), Bung Karno memperkenalkan pokok-pokok pikiran tentang dasar negara yang kemudian diberi nama Pancasila.
“Pancasila merupakan jiwa yang mempersatukan keberagaman Indonesia dalam satu cita-cita kebangsaan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Bung Karno juga menjelaskan bahwa Pancasila dapat diperas menjadi Trisila yang terdiri atas Sosio-Nasionalisme, Sosio-Demokrasi dan Ketuhanan yang Berkebudayaan. Selanjutnya Trisila diperas menjadi Ekasila, yakni Gotong Royong sebagai inti sari kehidupan berbangsa.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kembang Hartawan membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia dalam rangka Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menjadi momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan masyarakat.

Dalam pidato tersebut ditegaskan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan global. Keberagaman yang dimiliki Indonesia, dengan ribuan pulau dan ratusan kelompok etnis, mampu dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan yang kokoh.
“Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik,” ujarnya.

Selain itu, Indonesia juga dinilai memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menjaga ketertiban dan perdamaian dunia sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945. Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila menjadi modal penting dalam menjembatani berbagai perbedaan serta meredam konflik di tingkat global.

Ia juga menyoroti kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian dunia melalui pasukan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), keterlibatan dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih mengalami penjajahan.

Di akhir amanat, seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, diajak menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai luhur Pancasila diharapkan tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kebijakan publik, sikap toleransi, dan semangat gotong royong.
“Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan. Mari teguhkan komitmen kebangsaan dan tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi persatuan, religiusitas, dan nilai-nilai kemanusiaan,” tegasnya. (Wis/Tra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh
Bapperida Brebes Gelar Bimtek Inovasi Daerah 2026, Puluhan Inovasi Strategis Bupati Brebes Jadi Penggerak Pembangunan.
Bapperida Brebes Gelar Bimtek Inovasi Daerah 2026, Ratusan Inovasi dari OPD Hingga Kecamatan Dipaparkan
Genjot Daya Saing Daerah, Bapperida Brebes Gelar Bimtek Inovasi Lintas Sektor: Dari SIPETARUNG Hingga JALA PUSAKA
Transformasi Digital Jadi Jurus Pemkab Brebes Percepat Pelayanan Publik, Puluhan Inovasi Dipamerkan di Bimtek Inovasi Daerah 2026
Bapperida Brebes Dorong Replikasi Inovasi, dari WARDOYO untuk Lansia hingga LAPANTARU dan 14 Inovasi Baru Lainnya
Bapperida Brebes Genjot Inovasi Daerah, Dari GKB Hingga WARDOYO untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
Wali Kota Jaya Negara Teken MoU dengan BPSDMP Kemenhub, Cetak SDM Transportasi Unggul Berbasis Daerah Lewat Program Pembibitan Taruna

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:13 WIB

APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:10 WIB

Bapperida Brebes Gelar Bimtek Inovasi Daerah 2026, Puluhan Inovasi Strategis Bupati Brebes Jadi Penggerak Pembangunan.

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Bapperida Brebes Gelar Bimtek Inovasi Daerah 2026, Ratusan Inovasi dari OPD Hingga Kecamatan Dipaparkan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 05:47 WIB

Genjot Daya Saing Daerah, Bapperida Brebes Gelar Bimtek Inovasi Lintas Sektor: Dari SIPETARUNG Hingga JALA PUSAKA

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 05:41 WIB

Bapperida Brebes Dorong Replikasi Inovasi, dari WARDOYO untuk Lansia hingga LAPANTARU dan 14 Inovasi Baru Lainnya

Berita Terbaru