Bulan Bung Karno Wujudkan Bangsa Berdaulat, Berdikari, Berkepribadian dan Berkebudayaan

- Penulis

Selasa, 2 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Gubernur Koster: Aktualisasi Perjuangan Bapak Proklamator RI


Garudaxpose.com l Denpasar-Bali l DENPASAR – Bulan Bung Karno Tahun 2026 di Provinsi Bali yang mengambil tema “Kawya Atma Kerthi” yang bermakna Meraya Jiwa Perjuangan Proklamator dirangkaikan dengan berbagai kegiatan kreatif dan edukatif sebagai upaya mengaktualisasikan nilai-nilai ajaran Bung Karno dalam kehidupan nyata.  Kegiatan kreatif dan edukatif tersebut antara lain meliputi, Lomba Cipta dan Baca Puisi bertema “Proklamator Bung Karno” serta Lomba Pidato bertema “Bung Karno Bapak Bangsa”.

Gubernur Bali, Wayan Koster mengungkapkan partisipasi dalam kegiatan ini terbuka luas bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelajar dan mahasiswa se-Bali.  “Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh ruang ekspresi sekaligus refleksi generasi muda dalam memahami dan mengaktualisasikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno,” kata Gubernur.

Koster yang didampingi Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta saat membuka secara resmi Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 pada, Senin (Soma Wage, Julungwangi) 1 Juni 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center, Denpasar. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga dihadirkan kategori Lomba Tari Teruna Jaya yang diikuti oleh pelajar tingkat SMP dan SMA se-Bali. Tari Teruna Jaya merupakan warisan seni tari Bali  yang lahir dari ekspresi jiwa kepemudaan, dinamis, penuh semangat, dan sarat dengan keberanian dalam mengekspresikan jati diri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penamaan “Teruna Jaya” sendiri diberikan oleh Bung Karno, yang merefleksikan semangat pemuda yang bangkit, berani, dan penuh daya juang. Nilai ini selaras dengan karakter Bung Karno pada masa mudanya, yang sarat idealisme, keberanian, serta kekuatan dalam membangkitkan kesadaran  bangsa.

Oleh karena itu, kehadiran Tari Teruna Jaya dalam Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 tidak hanya sebagai pertunjukan seni, tetapi juga sebagai sarana pembinaan generasi muda sejak dini, untuk menumbuhkan karakter, semangat juang, serta kecintaan terhadap budaya dan bangsa, sejalan dengan tema “Kawya Atma Kerthi” Meraya Jiwa Perjuangan Proklamator.(Ded/Tra).


Gubernur Koster dan Wagub Giri Prasta Resmi Buka Bulan Bung Karno VIII 2026


Garufaxpose.com l DENPASAR-BALI – Gubernur Bali, Wayan Koster yang didampingi Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta secara resmi membuka Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 pada, Senin (Soma Wage, Julungwangi) 1 Juni 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center, Denpasar.

Pembukaan Bulan Bung Karno Tahun 2026 yang ditandai dengan pemukulan gamelan tradisional Bali, Bende dihadiri langsung oleh Ida Shri Bhagawan Putra Nata Nawa Wangsa Pamayun, Ketua DPRD Bali, Dewa Made Mahayadnya, Bupati dan Wakil Bupati, Ny. Seniasih Giri Prasta, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Bali, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Bupati/Walikota se-Bali, Ketua DPRD Kabupaten/Kota se-Bali, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, dan ribuan masyarakat Bali.

Gubernur Koster dalam sambutannya menyampaikan Bulan Bung Karno Tahun 2026 yang mengambil tema “Kawya Atma Kerthi” bermakna Meraya Jiwa Perjuangan Proklamator dilaksanakan dalam suasana penuh semangat kebangsaan, kebudayaan, dan spiritualitas yang mendalam.

Koster menjelaskan Bulan Bung Karno bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum ideologis dan kultural untuk menghidupkan kembali api perjuangan Sang Babak Proklamator dalam kesadaran kolektif.

Tema “Kawya Atma Kerthi”, juga mengandung kedalaman filosofis yang luar biasa. “Kawya” adalah ekspresi jiwa yang luhur, “Atma” adalah esensi kesadaran terdalam, dan “Kerthi” adalah upaya penyucian serta pemuliaan. Maka, tema ini mengajak semua untuk tidak hanya mengenang Bung Karno sebagai tokoh sejarah, tetapi menghadirkan kembali jiwa perjuangannya sebagai energi hidup dalam pikiran, sikap, dan tindakan Kita sehari-hari.

Koster mengatakan Bali sebagai provinsi yang konsisten menggelar Bulan Bung Karno. Menurut Gubernur dua periode ini, Bulan Bung Karno merupakan ruang batin untuk merawat ingatan kolektif bangsa.

“Bung Karno tidak hanya mewariskan kemerdekaan, tetapi juga mewariskan jiwa-jiwa yang berani bermimpi besar, berpikir melampaui zamannya, dan bertindak demi kepentingan rakyat” katanya.

Kata Koster, sejarah mencatat, jalan perjuangan beliau ditempa oleh tekanan, penjara, dan pengasingan. Namun justru dari keterbatasan itulah lahir gagasan besar tentang Indonesia merdeka; bangsa yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Bung Karno menaruh perhatian dan kekaguman yang mendalam terhadap Bali. Beliau memandang Bali sebagai ruang hidup kebudayaan yang utuh, tempat nilai spiritual, tradisi, dan kehidupan sosial berpadu secara harmonis.

Dijelaskan Koster, dalam pandangan Bung Karno, Bali mencerminkan kekuatan jati diri bangsa. di mana warisan leluhur tetap terjaga, sekaligus mampu berjalan seiring dengan perkembangan zaman.

“Pandangan tersebut menjadi pengingat bagi Kita semua, bahwa Bali tidak hanya harus maju, tetapi juga harus tetap teguh menjaga identitas dan nilai-nilai luhurnya sebagai bagian dari kepribadian Bangsa Indonesia,” urai Gubernur Koster.

Bagi Bali, Bung Karno bukan sekadar tokoh sejarah, melainkan sumber inspirasi yang hidup dalam kesadaran masyarakat. Nilai-nilai beliau terus bertransformasi dalam pembangunan Bali yang berakar pada kearifan lokal dan berorientasi masa depan. Melalui Bulan Bung Karno, tidak sekedar mengenang, tetapi menghidupkan kembali api perjuangan itu dalam tindakan nyata.

Dengan semangat yang diusung, peringatan tahun ini mengajak semua masyarakat Bali menjadikan perjuangan Bung Karno sebagai kesadaran hidup; sebagai energi yang menggerakkan pikiran, membentuk karakter, dan menuntun arah pembangunan.

Koster menambahkan, semangat ini sejalan dengan visi pembangunan Bali, yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru, yang mengandung

makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan Krama Bali yang sejahtera dan bahagia Niskala-Sakala. “Visi ini berakar dari kearifan lokal Sad Kerthi, yang mengandung enam sumber utama kesejahteraan dan kebahagiaan sejati, yaitu Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi, dan Jagat Kerthi,” jelasnya.

Berpijak pada nilai-nilai tersebut, lanjut Koster harus diteguhkan untuk menata kehidupan Bali dengan kesadaran yang utuh. Dengan semangat itu, Bali tidak hanya akan bertahan, melainkan terus bertumbuh sebagai pusat kebudayaan yang berakar kuat sekaligus memberi makna bagi dunia.

“Dalam kesadaran inilah, Kita melangkah bersama; merawat kesinambungan warisan leluhur serta meneguhkan arah masa depan Bali yang ajeg, berdaulat, dan bermartabat,” tambahnya.

Momentum Bulan Bung Karno ini, Koster mengajak seluruh masyarakat Bali, terutama generasi muda, untuk tidak berhenti bertumbuh; memperkuat kapasitas diri, memperluas wawasan, serta membangun karakter yang tangguh dan berdaya saing. Masa depan Bali sangat ditentukan oleh kualitas manusianya hari ini. Tata kehidupan masyarakat Bali hendaknya terus ditopang oleh nilai-nilai kearifan lokal yang telah mengakar kuat sebagai jati diri. Kebersamaan, rasa saling menghormati, dan keselarasan dalam bertindak bukan sekadar simbol budaya, melainkan fondasi sosial yang menjaga keutuhan dan kekuatan Bali

“Dalam dinamika zaman yang terus bergerak, Kita tidak boleh kehilangan roh kebersamaan. Semangat bekerja bersama, saling menguatkan, dan berbagi tanggung jawab harus tetap menjadi jalan utama dalam setiap upaya pembangunan. Di sanalah terletak kekuatan kolektif yang menjadikan Bali tetap kokoh dan bermartabat.

Dengan keteguhan, keikhlasan, dan komitmen yang berkelanjutan, Kita akan mampu memastikan bahwa Bali tidak hanya berkembang, tetapi juga tetap ajeg dalam nilai dan jati dirinya. Inilah bentuk pengabdian Kita dalam menjaga kesinambungan peradaban Bali, demi Nindihin Gumi Bali,” pungkas Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

Dalam perayaan Bulan Bung Karno Tahun 2026 dimeriahkan oleh sejumlah seniman, artis dan band lokal Bali seperti Leeyonk Sinatra, Lolot, Bagus Wirata, dan seniman musik Naluri Manca x Sine x Bali Extreme Drummer, (ded/, Tra).


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Layanan Pertanahan Jadi Lebih Dekat dengan Sentuh Tanahku dan PELATARAN, Ubah Persepsi Masyarakat Soal BPN
Wali Kota Jaya Negara Pimpin Apel Peringatan Hari Lahir Pancasila di Denpasar, Ajak Semua Pihak Berkolaborasi, Amalkan Nilai Pancasila Menuju Denpasar Maju
Hari Lahir Pancasila, Bupati Kembang Ajak Perkokoh Persatuan dan Semangat Gotong Royong
Teori Genggam Anak Ayam dalam Politik Desentralisasi
Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Hj. Aida Hubaedah Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 2026
Relawan Milenial & Gen Z ARP Aida Ratu Pantura Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 2026
Hari Lahir Pancasila, Kapolresta Tangerang Ajak Masyarakat Jadikan Pedoman Bernegara
“Hari Lahir Pancasila, Ketum YLBH GMI Banyuwangi Danny Hendro Saputro Ajak Seluruh Anggota Terus Berbuat Kebaikan untuk Masyarakat”.

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:05 WIB

Layanan Pertanahan Jadi Lebih Dekat dengan Sentuh Tanahku dan PELATARAN, Ubah Persepsi Masyarakat Soal BPN

Selasa, 2 Juni 2026 - 01:27 WIB

Bulan Bung Karno Wujudkan Bangsa Berdaulat, Berdikari, Berkepribadian dan Berkebudayaan

Senin, 1 Juni 2026 - 23:36 WIB

Wali Kota Jaya Negara Pimpin Apel Peringatan Hari Lahir Pancasila di Denpasar, Ajak Semua Pihak Berkolaborasi, Amalkan Nilai Pancasila Menuju Denpasar Maju

Senin, 1 Juni 2026 - 08:42 WIB

Hari Lahir Pancasila, Bupati Kembang Ajak Perkokoh Persatuan dan Semangat Gotong Royong

Senin, 1 Juni 2026 - 08:18 WIB

Teori Genggam Anak Ayam dalam Politik Desentralisasi

Berita Terbaru

TNI POLRI

Melalui Komsos Babinsa Cikuya Ajak Warga Jaga Kebersihan

Selasa, 2 Jun 2026 - 15:10 WIB