Wisatawan Asing Sangat Terkesan di Cafe Rumah Lama Bromo

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Setelah puas berkeliling di kawasan wisata gunung Bromo, wisatawan Asing dari Singapura, melepaskan lelah santai sejenak di cafe rumah lama Bromo. Rabu (13/05/2026)

Cafe rumah lama sendiri berada di kawasan desa Sukapura, kecamatan Sukapura kabupaten Probolinggo.

Cafe rumah lama Bromo menyediakan makanan jadul serta menyajikan minuman tradisional, dan yang tak kalah menarik, cafe rumah lama juga mengenalkan budaya tradisional serta tarian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Makanan yang dikemas dengan fitur klasik vintage, mengunakan daun pisang, tak hanya menyajikan aneka makanan namun juga memberikan edukasi kepada tamu atau wisatawan yang berkunjung, seperti pembuatan gethuk, serta membersihkan beras secara tradisional, dalam bahasa Jawa nampeni beras, serta nginteri beras.

Salah satu pengunjung wisatawan dari Singapura sangat terkesan dengan makanan tradisional dan pengenalan budaya tradisional.

“Iam hapy, saya bersama kawan-kawan sangat senang, dan terkesan dengan apa yang telah disajikan oleh cafe rumah lama, apalagi semua masih dengan proses tradisional, bahkan kami juga diberikan edukasi cara membuat getuk, cara membersihkan beras (dalam bahasa inggris) serta kami juga diberikan sajian tari yang wah sangat luar biasa bahkan kami juga ikut menari bersama mereka,” terang Madam Iris.

Lanjut Madam Iris, harapannya kedepan agar cafe rumah lama bisa dibangun lebih bagus lagi, terutama tentunya untuk terus menjaga kebersihan dan keaslian budaya tradisional,” Pungkasnya.

Konsep cafe rumah lama baik dalam penyajian atau makanan, kesenian disesuaikan dengan permintaan tamu, sesuai budget tamu, namun demikian kita tetap memberikan yang terbaik khususnya dalam pemberian edukasi budaya maupun pembuatan makanan tradisional.

“Untuk hari ini kita terima tamu dari wisatawan  Singapura, kurang lebih 9 orang, intinya mereka cukup senang dengan penyajian makanan ataupun pertunjukan tari, bahkan mereka juga ikut menari, cafe rumah lama dalam konteks menyajikan makanan tradisional juga memberikan edukasi budaya dan pembuatan makanan terutama gethuk yang merupakan makanan khas dari cafe rumah lama, harapannya untuk pemerintah agar bisa mensupport orang orang seperti kami yang ingin mengembangkan potensi wisata di wilayah,” tegas Kreator cafe rumah lama Muhammad Anwar Muttaqin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efek BEC, KAI Layani 12 Ribu Lebih Pelanggan Tujuan Banyuwangi
PSOI Banyuwangi Sukses Gelar Kejurkab dan Kejurprov Surfing 2026 di Pantai Pulau Merah, Diikuti 80 Peserta
Akamsi Lumajang Temukan Mahakarya Bersejarah di Aliran Sungai Wisata Selokambang
BEC 2026 “Perang Bayu” Memukau Ribuan Penonton, Pariwisata Banyuwangi Makin Bergairah
Talang Paras Injourney Hadir di Dusun Jambu, Wujud Gotong Royong Masyarakat Tamansari Bangun Wisata Religi, Pemandian, dan Perkemahan
Pengamanan Piodalan di Pura Mandara Giri Semeru Agung Berjalan Aman dan Lancar
Kawasan Strategis Pesona Tiris Di Pasang Umbul Umbul Upaya Kecamatan Tiris Kenalkan Destinasi Wisata
500 Penari Semarakkan Segoro Topeng Kaliwungu, Kapolres Lumajang Dorong Pelestarian Budaya

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 23:39 WIB

Efek BEC, KAI Layani 12 Ribu Lebih Pelanggan Tujuan Banyuwangi

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:39 WIB

PSOI Banyuwangi Sukses Gelar Kejurkab dan Kejurprov Surfing 2026 di Pantai Pulau Merah, Diikuti 80 Peserta

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:18 WIB

Akamsi Lumajang Temukan Mahakarya Bersejarah di Aliran Sungai Wisata Selokambang

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:17 WIB

BEC 2026 “Perang Bayu” Memukau Ribuan Penonton, Pariwisata Banyuwangi Makin Bergairah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:30 WIB

Talang Paras Injourney Hadir di Dusun Jambu, Wujud Gotong Royong Masyarakat Tamansari Bangun Wisata Religi, Pemandian, dan Perkemahan

Berita Terbaru