Wawali Arya Wibawa Hadiri Pangukuhan Prajuru Desa Adat Pedungan Tekankan Sinergi Desa Adat dan Pemerintah

- Penulis

Selasa, 17 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto: Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan menghadiri pelaksanaan pengukuhan dan prosesi upacara Majaya-jaya Bendesa Adat Pedungan Masa Bakti 2026-2031, Selasa (17/3)di Bale Agung Pura Desa Adat Pedungan, Denpasar Selatan.

 

GarudaXpose.com (Denpasar) – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri Upacara Pangukuhan dan Majaya-jaya Prajuru Desa Adat Pedungan Masa Bakti 2026–2031, Selasa (17/3), di Bale Agung Pura Desa Adat Pedungan, Denpasar Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upacara berlangsung khidmat, dipuput oleh Ida Pedanda Gede Watulumbang Sibang. Turut hadir Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Ketua MDA Kota Denpasar, I Ketut Wisna, Anggota DPRD Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Wirawan, serta Kadis Kebudayaan Denpasar, Raka Purwantara.

Dalam kesempatan tersebut, dibacakan SK MDA Provinsi Bali tentang Penetapan dan Pengukuhan Prajuru Desa Adat Pedungan, dengan menetapkan I Ketut Dantara sebagai Bendesa Adat yang dikukuhkan oleh Ketua MDA Kota Denpasar.

Wawali Arya Wibawa di sela-sela kegiatan mengapresiasi pelaksanaan upacara tersebut sebagai bagian dari kesinambungan tata kelola adat. Arya Wibawa menekankan pentingnya sinergi desa adat dan pemerintah dalam menjaga budaya serta mendukung pembangunan berbasis kearifan lokal.

“Peran Bendesa Adat sangat penting dalam menjaga harmoni dan nilai budaya Bali. Sinergi harus terus diperkuat,” ujar Wawali Arya Wibawa.

Pada kesempatan itu, Wawali Arya Wibawa juga menyerahkan piagam penghargaan kepada I Gusti Putu Budiarta atas pengabdian sebagai Bendesa Adat sebelumnya.

Sementara itu, Ketua MDA Kota Denpasar, I Ketut Wisna, mengapresiasi dedikasi prajuru sebelumnya dan berharap prajuru yang baru dapat terus bersinergi mendukung pembangunan, termasuk dalam program penanganan sampah, pemberdayaan perempuan, dan yowana.

Sementara Ketua Panitia pemilihan Bendesa Adat Pedungan, I Made Alit Wisnu Putra, menjelaskan bahwa pemilihan Bendesa Adat dilakukan melalui paruman desa dengan melibatkan perwakilan lima banjar. Melalui mekanisme musyawarah dan voting, I Ketut Dantara dari Banjar Puseh terpilih sebagai Bendesa Adat Pedungan.

“Dengan pengukuhan ini, diharapkan prajuru yang baru dapat menjalankan tugas dengan baik berlandaskan nilai Tri Hita Karana,” ujarnya. (don)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Koster Jelaskan Soal Ranperda Perubahan APBD 2026 dan 2027
Dukung Kelancaran Pelayanan, BPN Badung Gelar Pelatihan Penggunaan APAR
Koster; Pelaksanaan Perayaan Rahina Tumpek Uye Dirayakan Serentak
Info Bali Terkait Kader Posyandu dan IKM Bali Kreatif
Gubernur Koster Tegaskan Soal Perayaan Rahina Tumpek Landep 
Gubernur Koster Sebut PLN Bali Akan Kelola Penuh PLTS Bangli dan Karangasem
Gubernur Koster Hadiri Puncak Dies Natalis ke-59 FEB dan Unud
Gubernur Koster Bersama Danrem Lepas Bantuan Logistik Sekitar 9 Truck

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 11:40 WIB

Gubernur Koster Jelaskan Soal Ranperda Perubahan APBD 2026 dan 2027

Selasa, 8 September 2026 - 11:04 WIB

Dukung Kelancaran Pelayanan, BPN Badung Gelar Pelatihan Penggunaan APAR

Senin, 7 September 2026 - 02:06 WIB

Koster; Pelaksanaan Perayaan Rahina Tumpek Uye Dirayakan Serentak

Jumat, 4 September 2026 - 04:52 WIB

Info Bali Terkait Kader Posyandu dan IKM Bali Kreatif

Kamis, 3 September 2026 - 05:55 WIB

Gubernur Koster Tegaskan Soal Perayaan Rahina Tumpek Landep 

Berita Terbaru