Sinergi antara Pemerintah dan Pelaku Usaha Pertambangan Pasir di Lumajang, Diharapkan Bermanfaat bagi Masyarakat

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com I Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mendorong tata kelola sektor pertambangan yang tertib dan bertanggung jawab melalui penguatan kolaborasi dengan para pelaku usaha.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Lumajang Indah Amperawati saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama Paguyuban Pengusaha Stockpile Kabupaten Lumajang di Desa Dorogowok, Kecamatan Kunir, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan para pelaku usaha untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan aktivitas pertambangan yang tertib administrasi serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Bupati yang akrab disapa Bunda Indah menyerahkan secara simbolis dokumen perizinan kepada delapan perusahaan stockpile yang telah menyelesaikan proses administrasi. Penyerahan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap pelaku usaha yang berkomitmen menjalankan kegiatan sesuai ketentuan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para pengusaha stockpile di Lumajang yang memiliki komitmen untuk meningkatkan pendapatan daerah serta mendukung tata kelola pertambangan dengan taat administrasi,” ujarnya.

Menurutnya, kepatuhan terhadap regulasi merupakan fondasi penting dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan.

“Pertambangan harus dikelola secara tertib, transparan, dan bertanggung jawab agar manfaat ekonominya dapat dirasakan oleh masyarakat serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” tegasnya.

Bunda Indah juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan penataan aktivitas pertambangan dan distribusi material agar berjalan sesuai aturan serta tetap memperhatikan kenyamanan masyarakat.

“Penataan ini bertujuan memastikan aktivitas ekonomi berjalan baik sekaligus menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat,” jelasnya.

Melalui sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan pelaku usaha, diharapkan sektor pertambangan pasir di Lumajang dapat berkembang secara lebih tertib, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RAT KPRI Adhi Karya Brebes: Kejujuran Harga Mati, Transparansi Jadi Kunci Kepercayaan Anggota
Banyuwangi Perkuat Koperasi Desa, 18 Truk Operasional Mulai Didistribusikan
Ngopi Sambil Nikmati Senja Glenmore, Sensasi Destinasi Baru di Kaki Gunung Raung Banyuwangi
BUMDes Sumur Bandung Sukses Panen Jagung, Dukung Ketahanan Pangan
Harga Melambung dan Langka Bright Gas 12 Kg di Probolinggo Hingga Jember Masyarakat Harapkan Pemerintah Ambil Langkah Kongkret
ASN Dituntut Adaptif, Pesan Tegas Wabup Mujiono di Hari Kesadaran Nasional
HUT 242 Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi Meriah, Ipuk Tekankan Pentingnya Toleransi
PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 16:54 WIB

RAT KPRI Adhi Karya Brebes: Kejujuran Harga Mati, Transparansi Jadi Kunci Kepercayaan Anggota

Rabu, 22 April 2026 - 07:05 WIB

Banyuwangi Perkuat Koperasi Desa, 18 Truk Operasional Mulai Didistribusikan

Rabu, 22 April 2026 - 06:57 WIB

Ngopi Sambil Nikmati Senja Glenmore, Sensasi Destinasi Baru di Kaki Gunung Raung Banyuwangi

Selasa, 21 April 2026 - 07:14 WIB

BUMDes Sumur Bandung Sukses Panen Jagung, Dukung Ketahanan Pangan

Senin, 20 April 2026 - 00:44 WIB

Harga Melambung dan Langka Bright Gas 12 Kg di Probolinggo Hingga Jember Masyarakat Harapkan Pemerintah Ambil Langkah Kongkret

Berita Terbaru