Garudaxpose.com |BANYUWANGI, Upaya memperkuat sinergitas antara pemerintah, aparat keamanan, media, dan elemen masyarakat terus dilakukan. Salah satunya melalui silaturahmi yang dilakukan Ketua Umum PWFRN Counter Polri, Agus Flores, bersama Sekretaris Jenderal Imam Rahmad ke Rumah Kebangsaan Banyuwangi (RKB) yang diketuai Hakim Said, S.H., Jumat (5/6/2026) malam.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi ruang diskusi sekaligus konsolidasi untuk memperkuat kolaborasi antar elemen bangsa dalam menjaga persatuan, keamanan, dan stabilitas sosial di tengah masyarakat.
Ketua Umum PWFRN Counter Polri, Agus Flores, mengatakan bahwa silaturahmi merupakan salah satu cara efektif untuk membangun komunikasi yang sehat serta memperkuat kerja sama lintas sektor.
“Sinergitas harus terus dijaga dan dirawat melalui komunikasi yang baik. Dengan kebersamaan yang kuat, kita bisa berkontribusi dalam menjaga persatuan dan mendukung berbagai program pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Agus Flores.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Senada dengan itu, Sekjen PWFRN Counter Polri Imam Rahmad menegaskan bahwa organisasinya akan terus menjalin hubungan baik dengan berbagai pihak sebagai bentuk komitmen dalam mendukung terciptanya situasi yang aman, kondusif, dan harmonis.
Sementara itu, Ketua Rumah Kebangsaan Banyuwangi (RKB), Hakim Said, S.H., menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, membangun bangsa tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi dan komunikasi yang kuat antara seluruh komponen masyarakat.
“Rumah Kebangsaan Banyuwangi selalu terbuka bagi siapa saja yang memiliki semangat yang sama dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta membangun sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan. Semakin sering kita duduk bersama dan berdialog, maka semakin kuat pula kebersamaan yang dapat kita bangun untuk Banyuwangi dan Indonesia,” ungkap Hakim Said.
Pria yang juga dikenal aktif mendorong berbagai kegiatan sosial, advokasi masyarakat, dan penguatan wawasan kebangsaan tersebut menambahkan bahwa sinergitas 3 Pilar harus diwujudkan dalam kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kolaborasi bukan hanya sebatas pertemuan seremonial, tetapi harus melahirkan gagasan dan langkah konkret yang mampu menjawab berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. Dengan kebersamaan, tantangan sebesar apa pun akan lebih mudah dihadapi,” tambahnya.
Pertemuan kemudian ditutup dengan diskusi santai, ramah tamah, serta foto bersama sebagai simbol komitmen untuk terus menjaga komunikasi dan memperkuat sinergitas 3 Pilar demi terciptanya Banyuwangi yang aman, harmonis, dan semakin maju.











