Garudaxpose.com | Probolinggo – Suasana semarak terlihat di halaman Mako Satpol PP dan Damkar Kota Probolinggo, Rabu (13/5/2026) pagi. Ribuan kader PKK dari tingkat kecamatan hingga kelurahan memadati lokasi dalam peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 yang mengusung tema “PKK Bergerak, Perempuan Berdaya”.
Dengan balutan kostum bernuansa merah dan hitam, para peserta sudah hadir sejak pagi untuk mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang digelar Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo bekerja sama dengan PT Heinz ABC Indonesia.
Selain senam bersama, acara juga diramaikan sejumlah perlombaan, mulai dari lomba memasak semur tahu, kreasi sambal ABC, lomba yel-yel, hingga lomba daur ulang kreatif. Di area kegiatan, stan UMKM dari lima kecamatan turut berjajar menampilkan produk unggulan masing-masing wilayah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perwakilan PT Heinz ABC Indonesia, Aries Dyanputranto, mengungkapkan Kota Probolinggo menjadi salah satu daerah yang masuk dalam rangkaian program Akademi ABC yang digelar secara nasional.
Menurutnya, antusiasme peserta di Kota Probolinggo menjadi salah satu yang paling tinggi dibanding daerah lain yang pernah dikunjungi.
“Kami cukup terkejut karena sejak pukul enam pagi peserta sudah siap mengikuti kegiatan. Biasanya di daerah lain acara baru mulai ramai sekitar pukul delapan atau sembilan pagi,” ujarnya.
Ia menjelaskan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pengenalan produk baru Kecap Hitam Manis ABC sekaligus penguatan program Akademi ABC di berbagai daerah di Indonesia.
“Kegiatan seperti ini diharapkan bisa ikut mendukung pertumbuhan UMKM dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, memberikan apresiasi terhadap peran aktif TP PKK dalam mendukung program pembangunan daerah.
Menurutnya, kolaborasi antara TP PKK dan Akademi ABC sejalan dengan program penguatan masyarakat hingga tingkat keluarga yang menjadi bagian dari visi pembangunan nasional.
“PKK memiliki kontribusi besar dalam memperkuat peran masyarakat mulai dari tingkat kelurahan hingga keluarga. Ini menjadi kekuatan penting dalam pembangunan Kota Probolinggo,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan UMKM melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Bahkan, ASN di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo turut diajak berpartisipasi membeli produk UMKM yang dipamerkan di setiap stan kelurahan.
Menurut Aminuddin, kegiatan tersebut diharapkan memberi dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus mendukung program pembangunan daerah bertajuk Probolinggo BERSOLEK.
Di sisi lain, Ketua TP PKK Kota Probolinggo, Evariani, menilai peringatan HKG PKK bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.
Ia menegaskan PKK memiliki posisi strategis sebagai penggerak masyarakat di tingkat akar rumput, khususnya dalam bidang ekonomi keluarga, edukasi, dan ketahanan sosial.
“Perempuan saat ini tidak lagi hanya berada di belakang, tetapi harus mampu berjalan berdampingan dan mengambil peran dalam pembangunan,” katanya.
Evariani berharap sinergi antara TP PKK, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dapat terus diperkuat agar pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat dapat berjalan optimal.
Menurutnya, kekuatan gotong royong dan kolaborasi menjadi kunci untuk mewujudkan kemajuan Kota Probolinggo yang lebih berkembang dan berdaya saing.
Penulis : Septyan Dwi Cahyo






