Bupati Lumajang: Pemda Buka Ruang Kolaborasi Pemuda untuk Akselerasi Pembangunan

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang mendorong keterlibatan organisasi kemahasiswaan dalam agenda pembangunan daerah sebagai bagian dari penguatan kolaborasi antara pemerintah dan generasi muda dalam menyelesaikan persoalan publik.

Langkah tersebut ditegaskan Bupati Lumajang Indah Amperawati saat menghadiri pelantikan pengurus PMII di Rock Convention Center, Selasa (13/5/2026). Pemerintah daerah membuka ruang kerja sama yang lebih luas bagi organisasi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam berbagai program lintas perangkat daerah.

Bupati menyampaikan bahwa pembangunan daerah membutuhkan partisipasi aktif generasi muda, terutama dalam isu-isu strategis seperti penurunan stunting, penguatan ekonomi kreatif, pengembangan pariwisata, hingga pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya membuka pintu selebar-lebarnya bagi PMII untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Banyak program di perangkat daerah yang bisa dikerjakan bersama pemuda untuk mendukung pembangunan,” ujar Bupati.

Kebijakan ini menandai penguatan model pembangunan partisipatif, di mana organisasi mahasiswa tidak hanya berfungsi sebagai ruang kaderisasi dan diskursus intelektual, tetapi juga menjadi mitra implementasi kebijakan publik di tingkat lokal.

Dalam konteks pembangunan nasional, pelibatan organisasi kepemudaan dinilai penting untuk memperkuat kualitas pembangunan berbasis sumber daya manusia. Pemerintah menilai generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan sosial sekaligus penghubung antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat.

Bupati menjelaskan, keterlibatan pemuda menjadi semakin penting karena sejumlah indikator pembangunan Lumajang menunjukkan tren positif yang memerlukan penguatan keberlanjutan. Pemerintah daerah mencatat prevalensi stunting turun dari sekitar 30 persen menjadi 19 persen, sementara pertumbuhan ekonomi meningkat dari 4,5 persen pada 2024 menjadi 5,35 persen pada 2025.

Di sektor pariwisata, Lumajang juga mencatat peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke kawasan Air Terjun Tumpak Sewu, yang menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi kreatif lokal.

Menurut Bupati, capaian tersebut membutuhkan dukungan lebih luas dari kalangan muda agar pembangunan tidak hanya bertumpu pada birokrasi, tetapi juga didorong oleh partisipasi sosial yang lebih kuat.

Pemerintah Kabupaten Lumajang juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah membuka ruang kolaborasi dengan organisasi mahasiswa, sehingga kaderisasi di kampus dapat terhubung dengan praktik pembangunan di masyarakat.

Pendekatan ini sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menempatkan generasi muda sebagai pilar penguatan demokrasi partisipatif, inovasi sosial, dan pembangunan berkelanjutan di tingkat daerah. Dengan kolaborasi tersebut, pemerintah berharap organisasi kemahasiswaan dapat menjadi bagian dari ekosistem pembangunan yang lebih adaptif, inklusif, dan berbasis gotong royong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Pengendalian Inflasi, Bupati Tangerang Buka Warteksi Gemilang Jual Sembako di Bawah Harga Pasar
Kolaborasi PLN, DLH dan Desa Olehsari Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif Bernilai Ekonomi
Libatkan Komunitas Nelayan dan Pesisir dalam Pengelolaan Potensi Bahari, Banyuwangi Diapresiasi Delegasi ASEAN ID Blue
Ke Banyuwangi, Kepala Bakom RI Luncurkan Radio Koperasi Merah Putih
Bupati Tangerang Resmikan Renovasi SDN Lontar 2, Kolaborasi Pemkab dan PLTU Lontar
Warga Tukka Protes Keras, Pejabat Kementerian PU Dicegat Saat Tinjau Proyek Banjir
Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Kapolresta Tangerang: Sinergi Polri-Kejaksaan Kunci Tegaknya Hukum Berkeadilan
FPRB Jrebeng Kulon Resmi Terbentuk, Penutupan Destana Tandai Penguatan Mitigasi Bencana Berbasis Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Perkuat Pengendalian Inflasi, Bupati Tangerang Buka Warteksi Gemilang Jual Sembako di Bawah Harga Pasar

Kamis, 23 Juli 2026 - 03:31 WIB

Kolaborasi PLN, DLH dan Desa Olehsari Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif Bernilai Ekonomi

Kamis, 23 Juli 2026 - 03:09 WIB

Ke Banyuwangi, Kepala Bakom RI Luncurkan Radio Koperasi Merah Putih

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:11 WIB

Bupati Tangerang Resmikan Renovasi SDN Lontar 2, Kolaborasi Pemkab dan PLTU Lontar

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:13 WIB

Warga Tukka Protes Keras, Pejabat Kementerian PU Dicegat Saat Tinjau Proyek Banjir

Berita Terbaru