Kebersamaan Mengiringi Keberangkatan 1.258 Jemaah Haji Lumajang

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Lumajang – Keberangkatan jemaah haji dari Kabupaten Lumajang tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial masyarakat.

Pelepasan 1.258 jemaah haji di Pendopo Arya Wiraraja, Selasa (12/5/2026), memperlihatkan bagaimana ibadah haji menjadi ruang kebersamaan yang menyatukan keluarga, pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam suasana saling mendoakan.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menilai momen keberangkatan haji memiliki makna sosial yang besar karena menghadirkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat. Setiap jemaah yang berangkat membawa harapan keluarga sekaligus doa dari lingkungan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keberangkatan haji bukan perjalanan sendiri. Di balik setiap jemaah ada keluarga yang mengantar, masyarakat yang mendoakan, dan harapan bersama agar semuanya berjalan lancar,” ujarnya.

Menurutnya, nilai penting dari ibadah haji tidak hanya terletak pada pelaksanaan rukun Islam kelima, tetapi juga pada semangat kebersamaan yang tumbuh dari proses keberangkatan hingga kepulangan.

Momen tersebut menjadi pengingat bahwa kehidupan sosial masyarakat Lumajang masih ditopang oleh budaya saling menguatkan, menghormati, dan mendoakan satu sama lain.

Tradisi mengantar jemaah menjadi bentuk nyata hubungan sosial yang terpelihara di tengah masyarakat, di mana keberangkatan satu orang menjadi perhatian dan doa banyak orang.

Bupati menjelaskan, solidaritas seperti ini penting dijaga karena menjadi kekuatan sosial yang memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Semangat saling mendoakan ini adalah modal sosial. Ketika masyarakat masih saling peduli, saling menguatkan, itu tanda bahwa persaudaraan di daerah kita tetap kuat,” katanya.

Ia juga mengingatkan para jemaah untuk tetap menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah serta mengikuti arahan petugas pembimbing agar seluruh rangkaian haji dapat dijalankan dengan baik.

Selain itu, jemaah diminta menjaga sikap dan nama baik daerah selama berada di tanah suci. Menurutnya, jemaah membawa identitas Lumajang yang dikenal sebagai masyarakat religius dan menjunjung kebersamaan.

Pelepasan haji tahun ini juga menunjukkan bahwa tradisi keagamaan masih menjadi ruang penting untuk mempererat hubungan antarwarga. Di tengah perubahan sosial, kebersamaan seperti ini menjadi nilai yang perlu terus dirawat.

Pemerintah Kabupaten Lumajang memandang solidaritas masyarakat sebagai fondasi penting pembangunan daerah. Ketika rasa saling peduli terjaga, berbagai persoalan sosial lebih mudah dihadapi secara bersama.

Melalui pelepasan 1.258 jemaah haji, Pemkab Lumajang berharap nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian yang tumbuh dalam momen keagamaan dapat terus menguat di kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, ibadah haji tidak hanya memperkuat hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga sebagai bagian dari kehidupan masyarakat Lumajang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Koster Paparkan Strategi Amankan Pertanian dan Kendalikan Alih Fungsi Lahan
DKUP Kota Probolinggo Gelar Operasi Pasar, Ratusan Warga Padati GOR Tri Dharma Mangunharjo
Sopir Travel Tewas di Tempat, Diduga Mengantuk Tabrak Truk Parkir di Wongsorejo
Pengelolaan Keuangan Berkualitas, Rutan Kraksaan Sabet Dua Penghargaan dari KPPN Bondowoso
Dampingi Komisi IV DPR RI ke PT BSI, Sonny T. Danaparamita Tekankan Pengawasan Investasi Berkelanjutan
Usai Curhat Soal Hama Tikus ke Menko Pangan, Jogo Tirto di Srono Diduga Diintimidasi Oknum, BARISTAN: Fakta Serangan Tikus Memang Benar
2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember
Tinjau Lokasi Huntap bagi Korban Bencana Aceh Tamiang, Menteri Nusron Pastikan Lahan 100% Siap Digunakan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:26 WIB

Gubernur Koster Paparkan Strategi Amankan Pertanian dan Kendalikan Alih Fungsi Lahan

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:18 WIB

DKUP Kota Probolinggo Gelar Operasi Pasar, Ratusan Warga Padati GOR Tri Dharma Mangunharjo

Jumat, 24 Juli 2026 - 02:53 WIB

Sopir Travel Tewas di Tempat, Diduga Mengantuk Tabrak Truk Parkir di Wongsorejo

Jumat, 24 Juli 2026 - 02:24 WIB

Pengelolaan Keuangan Berkualitas, Rutan Kraksaan Sabet Dua Penghargaan dari KPPN Bondowoso

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:56 WIB

Usai Curhat Soal Hama Tikus ke Menko Pangan, Jogo Tirto di Srono Diduga Diintimidasi Oknum, BARISTAN: Fakta Serangan Tikus Memang Benar

Berita Terbaru