GarudaXpose.com | Lumajang – Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Lumajang terus mengintensifkan pengawasan keamanan di titik-titik rawan guna mengantisipasi tindak kriminalitas jalanan dan gangguan kamtibmas 3C (Curas, Curat, dan Curanmor). Pada Selasa dini hari (12/5/2026), giliran kawasan Jembatan Grobokan yang menjadi sasaran utama pelaksanaan Patroli Perintis Presisi (3P).
Operasi preventif yang dimulai pada pukul 03.35 WIB ini dipimpin langsung oleh Ipda Untoro, S.H., bersama dua personel lainnya, Bripda Zaqi dan Bripda Ilzar. Kehadiran para personel kepolisian di jam-jam rawan tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan.
Kapolres Lumajang melalui Kasat Samapta Polres Lumajang, AKP Sajito, S.H., M.H., menjelaskan bahwa patroli ini mengedepankan metode pemantauan wilayah secara dinamis serta dialog langsung dengan warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Langkah ini merupakan implementasi nyata dari komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat pada waktu-waktu krusial. Kami memaksimalkan patroli menggunakan kendaraan roda empat (R4) dan pendekatan dialogis guna memastikan stabilitas keamanan di sekitar Jembatan Grobokan tetap terjaga,” ujar AKP Sajito dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/5).
Lebih lanjut, pihak kepolisian menegaskan bahwa kehadiran fisik petugas berseragam lengkap (show of force) di lapangan bukan sekadar rutinitas. Program Patroli Perintis Presisi ini dikonsepkan agar terbukti efektif dalam memberikan efek jera (deterrent effect) bagi oknum yang berniat melakukan tindakan pidana.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, jalannya patroli mendapat respons positif dari warga setempat yang merasa lebih tenang saat beraktivitas atau melintas di area tersebut. Hingga kegiatan berakhir, situasi di kawasan Jembatan Grobokan dilaporkan aman, tertib, dan sepenuhnya terkendali.












