Keterangan photo: Ketua DPC Gerindra Brebes Abah Wurja.S.E: Sudaryono Sosok Tegas Selamatkan MBG,( Jum,at 24 Juli 2026)
BREBES,GarudaXpose.com//- Badan Gizi Nasional (BGN) kembali berganti pucuk pimpinan. Setelah Kepala BGN sebelumnya tersandung kasus korupsi, kursi pimpinan kini resmi diduduki Sudaryono yang dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (22/7/2026).
Pergantian ini menandai babak baru pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program unggulan Presiden.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana beserta dua wakilnya ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi Badan Gizi Nasional setelah adanya laporan yang beredar pada pertengahan Mei 2026.
Sebagai pengganti, Presiden kemudian resmi melantik Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional di Istana Negara Jakarta pada Senin (8/6/2026). Presiden melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN. Pergantian tersebut diumumkan Mensesneg Prasetyo Hadi, di mana posisi Kepala BGN yang sebelumnya dipegang Dadan Hindayana, kini diduduki Nanik S. Deyang.
Namun, masa jabatan Nanik hanya seumur jagung. Nanik mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Kepala BGN pada 22 Juli 2026. Presiden Indonesia Prabowo Subianto telah menunjuk loyalis partai lama dan wakil menteri pertanian Sudaryono sebagai kepala baru badan yang mengawasi program unggulan makanan gratis setelah mantan kepala mengundurkan diri secara tiba-tiba pada hari Rabu karena alasan kesehatan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Brebes, Abah Wurja, S.E., menyambut positif pelantikan Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar.
“Kami Abah Wurja, S.E., mengucapkan selamat atas dilantiknya Bapak Sudaryono sebagai Kepala BGN yang baru. Kami juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi Ibu Nanik S Deyang selama mengabdikan diri di BGN,” ujar Wurja kepada Lensa Brebes, Jumat (24/7/2026).
Wurja juga menyampaikan doa untuk kesembuhan mantan Kepala BGN tersebut.
“Teriring doa agar beliau, Ibu Nanik S Deyang, diberi kesembuhan dan kesehatan,” imbuhnya.
Menurut Wurja, Sudaryono adalah figur yang tepat untuk membenahi tata kelola BGN yang sempat diterpa isu korupsi. Pihaknya yakin Sudaryono akan mendengarkan aspirasi mitra, pegawai, dan masyarakat luas.
“Kami yakin beliau juga akan bisa melakukan tata kelola BGN dengan baik karena pribadi Bapak Sudaryono itu tegas,” tegasnya.
Ia berharap di bawah komando Sudaryono, program MBG bisa tertata lebih baik dan zero tolerance terhadap korupsi.
“Harapan kami, program unggulan Presiden, MBG, akan tertata lebih baik, sehingga bisa memberi manfaat khususnya bagi para penerima dan masyarakat pada umumnya,” pungkas Wurja.***
(4905)













